10 Oleh-Oleh Khas Pekalongan, Yuk Mampir Beli Bawa Pulang! : Okezone Travel

Diposting pada

PEKALONGAN dijuluki sebagai ‘Kota Batik’ di Indonesia karena ciri khas batiknya yang variatif. Selain batiknya, banyak oleh-oleh khas yang wajib banget Anda bawa pulang saat mengunjungi kota Batik Tersebut.

Wah kira-kira apa saja ya? Melansir laman Javatravel, berikut adalah 10 oleh-oleh khas Pekalongan yang wajib Anda bawa pulang;

Kue Lumpang

Kue lumpang atau lompang merupakan salah satu jajanan kue basah berbentuk mangkok dan memiliki cita rasa gurih.

Kue ini berbahan dasar santan, tepung beras, tepung kanji, daun suji atau pandan, serta parutan kelapa. Anda bisa menemukan kue lumpang ini di Nyonya Djoe yang beralamat di Jalan Sumatera Nomor 16B. Harganya juga relatif murah lho, hanya sekitar Rp5.000 saja.

Apem Kesesi

Apem Kesesi oleh masyarakat setempat disebut dengan Apem Comal. Jenis Apem ini memiliki bentuk bulat pipih, berwarna coklat, dan menggunakan daun pisang sebagai penyajiannya.

Apem Pekalongan

(Apem Kesesi, Foto: Instagram/@apem_gluput)

Teksturnya juga legit ketika dimakan karena terbuat dari gula aren. Jika Anda ingin membelinya, Anda bisa langsung mendatangi pasar kesesi, disana kue yang dijual dibandrol dengan harga yang terjangkau.

Batik Pekalongan

Memang ya kalau mengunjungi Kota Batik belum afdol rasanya jika tidak membeli batiknya. Jika dibanding dengan batik-batik daerah lainnya, batik pekalongan memiliki ciri khas pada warnanya yang cerah dan eksentrik, motifnya yang dipenuhi bunga, tanaman, serta gaya sentuhan Tiongkok. Anda bisa langsung membelinya di Kampoeng batik Kauman dengan harga berkisar 150 ribu rupiah untuk satu kain batik.

Gethuk

Gethuk merupakan jajanan yang sering ditemui jika Anda ke Pekalongan. Makanan yang satu ini terbuat dari ketela pohon dengan campuran gula aren dan parutan kelapa.

Gethuk Pekalongan

(Gethuk, Foto: Instagram/@getuksuperdjatayu)

Gethuk wajib banget untuk dijadikan oleh-oleh jika Anda mengunjungi Pekalongan. Anda bisa membelinya di pasar tradisional atau pusat oleh-oleh disana.

Baca Juga :   4 Keseruan Ganjar Pranowo di Pulau Dewata, dari Lari Pagi sampai Makan Bebek Betutu

Kerupuk Gendar

Kerupuk gendar kerap dijumpai di pasar-pasar tradisional Pekalongan. Makanan yang satu terbuat dari nasi dengan bumbu ketumbar, bawang putih, dan tepung sagu.

Kerupuk sangat praktis jika dijadikan oleh-oleh, Anda bisa membelinya dalam keadaan mentah atau sudah matang.

Nah ternyata Anda juga bisa lho membuatnya sendiri di rumah. Dengan bahan yang sudah disebutkan diatas, cukup blender bahan tersebut lalu kukus hingga berbentuk bulat pipih, dan jangan lupa jemur di bawah sinar matahari. Kerupuk gendar sangat cocok disajikan saat ada tamu Anda yang datang.


Snack Capret

Capret merupakan salah satu jenis kerupuk yang dibuat dari tepung kanji dan diberi beberapa bumbu khusus. Anda yang suka ngemil cocok banget nih untuk dijadikan oleh-oleh di rumah.

Capret memiliki varian rasa pada setiap bungkusnya, ada rasa original pedas asin balado, jagung bakar, sapi panggang, dan BBQ. Kerupuk ini dapat Anda beli di Toko si Pitung yang terletak di Jalan Gajah Mada Bendan, dengan harga 10 ribu rupiah per bungkusnya.

Limun Oriental

Limun Oriental telah diproduksi sejak tahun 1923 dan masih eksis hingga sekarang. Minuman ini terbuat dari campuran sari buah, asam sitrat, dan uap yang diracik dari CO2. Per botolnya dihargai sekitar Rp5.000-Rp7.000.

Dengan harga yang murah, Anda bisa memilih beragam rasa yang ditawarkan, mulai dari strawbery, nanas, moka, sirsak, jeruk, lemon, dan frambos. Jika Anda ingin membelinya, Anda bisa langsung melipir ke Jalan Rajawali Utara Nomor 15 Kota Pekalongan.

Kopi Tjanting

(Kopi Tjanting, Foto: kotomono.co)

Kopi Tjanting

Tjanting merupakan produk kopi legendaris yang sangat familiar bagi masyarakat Pekalongan. Kopi Tjanting memiliki rasa dan aroma khas yang membuat pikiran para peminumnya menjadi lebih tenang.

Baca Juga :   Gelar Panggung Prajurit dan Kontes Bonsai

Kopi ini juga cocok banget nih bagi Anda yang sedang mencari oleh-oleh khas Pekalongan, karena Anda bisa minum kopi ini saat sedang bersantai bersama dengan keluarga atau saat sedang menjamu tamu. Untuk membelinya Anda bisa mengakses website resmi kopi Tjanting, yaitu shop.cintapekalonga.com. Harga yang dibandrol juga bervariatif, yaitu sekitar 60 ribu rupiah per bungkusnya.

Tauto (Tauco Soto)

Soto tauco menjadi makanan khas Pekalongan yang enggak boleh Anda lewatkan ketika berkunjung ke Pekalongan. Menurut sejarahnya makanan ini merupakan perpaduan kuliner China dan India lho. Kok bisa ya?

Tauto sendiri berasal dari campuran tauco, tapi enggak semua orang tahu jika tauco berasal dari India. Sementara soto berakar pada masakan Tiongkok bernama caudo. Karena itulah, soto tauco menjadi makanan perpaduan Tiongkok dan India.

Soto Tauco

(Soto Tauco, Foto: Instagram/@tautopekalongan)

Soto tauco sendiri memiliki cita rasa yang menggugah selera, apalagi jika di santap saat cuaca panas atau dinging. Pada makanan ini memiliki kenikmatan pada bumbu tauco yang digunakan. Nah jika Anda ingin mencoba membuatnya di rumah, Anda juga bisa membeli bumbu tauco nya lho.

Ogak Jahe

Ogak Jahe merupakan makanan khas pekalongan yang terbuat dari kelapa, gula, dan jahe. Makanan ini sangat cocok untuk membantu menghangatkan tenggorokan, karena cita rasanya yang pedas dan manis.

Teksturnya juga renyah, dijamin deh bikin nagih. Jika Anda ingin membelinya, bisa melipir ke Toko Ijo di Jalan Hayam Wuruk Nomor 80. Harganya juga masih aman lho di kanton Anda, sekitar 32 ribu rupiah per bungkusnya.


Artikel ini bersumber dari : travel.okezone.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *