11 Rekomendasi Kuliner Khas Karawang, Ada Soto Tangkar hingga Olahan Tutut


Sangtau Karawang. ©2022 YouTube Dicky Roy/Merdeka.com

Merdeka.com – Kabupaten Karawang di Provinsi Jawa Barat, menyimpan ragam kuliner yang sayang untuk dilewatkan. Saat mampir, wajib kiranya untuk mencicipi sajian-sajian khas di sana yang dijamin mampu bikin ketagihan.

Terhitung mulai dari hidangan khas soto sampai olahan dari keong sawah bernama tutut, tersedia di sini. Selain itu, terdapat ragam kudapan ringan yang juga memikat untuk dinikmati dan cocok sebagai buah tangan sebelum kembali ke tujuan.

Berdasarkan penelusuran Merdeka, setidaknya terdapat 11 makanan khas dari daerah yang terletak tak jauh dari pantai utara Jawa Barat itu. Berikut daftar makanan khas Karawang yang berhasil dirangkum Merdeka dari berbagai sumber, Jumat (16/9).

2 dari 6 halaman

Sangtau

sangtau karawang

Sangtau Karawang ©2022 YouTube Dicky Roy/Merdeka.com

Kuliner pertama ada Sangtau yang wajib dicicipi saat bertandang ke Karawang. Sangtau merupakan singkatan dari Sangu dan Tahu atau dalam bahasa Indonesia artinya nasi tahu.

Sangu tahu terdiri dari nasi yang diberi tahu putih goreng, serta dilumuri bumbu kacang kental. Rasanya gurih dan sedikit manis, cocok untuk disantap sebagai makan siang atau malam.

“Perpaduan nasi panas dengan tahu yang dilumuri bumbu kacang dan racikan rempah-rempah, membuat Sangtau ini bisa dinikmati kapan saja,” kata Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, di sela-sela kunjungannya dalam pameran makanan Resinda Food Festival, Kamis (15/9)

Soto Tangkar

soto tangkar

cookpad.com

Selanjutnya adalah Soto Tangkar. Jenis makanan berkuah ini juga menjadi andalan kuliner di Kabupaten Karawang karena cita rasanya yang lezat sekaligus menghangatkan.

Sepintas, sajian ini mirip soto Betawi namun dengan warna yang lebih kuning. Khasnya, soto ini memakai tangkar atau iga sapi, tulang muda hingga kaki yang dibumbui rempah kunyit sampai cabai.

“Cita rasa Soto Tangkar Karawang semakin kuat dengan kuah yang gurih dengan rempah-rempah,” kata Aep.

3 dari 6 halaman

Bandeng Gepuk

bandeng gepuk karawang

Bandeng Gepuk Karawang ©2022 YouTube Maslimo/Merdeka.com

Bandeng Gepuk menjadi sajian kuliner berikutnya yang bisa dijajal saat bertandang ke Karawang.

Makanan ini merupakan olahan ikan bandeng segar, yang sudah dibumbui rempah serta masuk ke dalam tahap pengolahan. Makanan ini terasa empuk, dengan daging ikan tanpa tulang.

Untuk mengolah makanan ini, bisa dengan cara digoreng maupun diolah dengan cara apapun. Makanan ini awet, dan cocok sebagai oleh-oleh lantaran sudah melalui proses steam.

Pepes Ikan Jambal

pepes ikan

Ilustrasi pepes ikan ©2021 Merdeka.com/ brilio

Sebagai daerah yang dekat dengan pesisir, Kabupaten Karawang juga memiliki juara menu ikan lain yang tak kalah menggugah selera, namanya pepes ikan jambal.

Makanan ini memiliki cita rasa bumbu rempah kuat. Bumbunya pun dijamin meresap ke dalam daging ikan jambal atau patin karena sudah digiling halus. Pepes ini begitu gurih dengan tekstur daging yang lembut.

Untuk pengolahannya, pepes ini tidak dikukus, melainkan dibakar dengan menggunakan tungku. Pengemasannya menggunakan daun pisang, dengan komposisi bumbu seperti kunyit, bawang merah, cabai, daun salam, daun serai dan kemangi.

4 dari 6 halaman

Bubur Ayam Cilamaya

bubur ayam cilamaya

©2022 YouTube Yt Junior/Merdeka.com

Kabupaten Karawang juga menyimpan kuliner bubur ayam yang unik dan khas, namanya Bubur Ayam Cilamaya. Bubur ini berbeda dari makanan serupa karena berisi toping kerupuk mie dan sayur khusus.

Cita rasanya dijamin bikin ketagihan, terutama kombinasi antara potongan kerupuk mie dengan kuahnya. Untuk menyantapnya, penikmat bisa mengaduknya atau dibiarkan karena sama-sama lezat.

Adapun dalam satu porsi Bubur Ayam Cilamaya terdiri dari sejumlah isian seperti ayam goreng, kacang kedelai, bawang goreng, bawang daun, kerupuk mi dan sambal yang bisa ditambahkan sesuai selera.

Sorabi Hijau

resep serabi kuah enak dan nikmat ada kuah kinca yang mudah dibuat

Instagram/©2022 Merdeka.com

Dari makanan berat, kini beralih ke kudapan. Di Karawang, Sorabi Hijau menjadi makanan favorit sebagai pendamping saat bersantai.

Mengutip dari Liputan6, Sorabi ini lebih enak disajikan dengan tambahan gula merah cair yang manis. Tak hanya sekedar gula merah biasa, biasanya penjual juga menyediakan gula merah bercita rasa durian dan original.

Warna hijau dari sorabinya didapat dari air larutan daun pandan yang dicampur dengan tepung, santan dan gula. Aromanya begitu harum saat baru matang. Ketika digigit, potongan serabi begitu terasa lembut, gurih dan manis yang beradu ketika dicocol ke dalam cairan gula merah atau warga setempat biasa menyebutnya kinca.

5 dari 6 halaman

Kerupuk Bontot

bontot kuliner karawang

©2021 Merdeka.com/Kuncoro Widyo Rumpoko

Saat mendengar kata kerupuk, yang terbayang pasti bentuknya yang bundar dan keriting dengan cita rasa yang renyah. Namun kerupuk khas Karawang ini terbilang unik, namanya Kerupuk Bontot.

Tekstur kerupuk bontot begitu berbeda, yakni kenyal mirip aci. Hal ini karena Kerupuk Bontot merupakan bahan setengah jadi dari kerupuk udang.

Istilah Bontot pun merujuk pada kesamaan antara anak terakhir dalam bahasa Sunda, dengan kerupuk ini. Pasalnya Kerupuk Bontot merupakan bagian terakhir dari kerupuk udang yang sudah tidak bisa dipotong.

Saat sudah digoreng, kerupuk ini pun tetap tebal dan kenyal layaknya cimol. Kerupuk bontot sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh.

Gandasturi

Kudapan Gandasturi merupakan sajian khas Karawang yang berbahan dasar kacang hijau. Bagian luarnya kemudian dilapisi tepung, dan diolah dengan cara digoreng.

Rasanya cenderung gurih, dan sedikit manis dengan tekstur yang renyah. Kue ini pun begitu cocok saat disantap bersama kopi atau teh.

Sayangnya, kue ini sudah jarang ditemui karena pembuatnya yang semakin sedikit. Kue gandasturi hanya ditemukan di Karawang. Kue ini juga menjadi sajian yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh saat berkunjung ke kota tersebut.

6 dari 6 halaman

Kue Gonjing

kue pancong

cookpad.com

Pernah dengar kue pancong khas Jakarta? Ya, kudapan ini juga bisa ditemukan di Kabupaten Karawang dengan sebutan kue gonjing.

Bahan dari kue ini adalah tepung beras yang dicampurkan dengan santan dan kelapa parut. Cita rasanya cenderung asin gurih, namun tetap nikmat jika disandingkan dengan segelas teh manis atau kopi hangat.

Ada cara unik untuk menikmati kue ini, yakni dengan cara dicocol ke gula pasir, sehingga cita rasanya jadi makin unik. Kue ini biasa dijual oleh pedagang keliling dipikul dan bekeliling di kampung-kampung.

Opak Ketan Rawa Gede

Berikutnya masih di seputar kudapan khas Karawang, yaitu Opak Rawa Gede. Opak ini begitu garing, renyah dan pecah saat digigit. Begitu unik karena rasanya yang asin dan gurih.

Biasanya opak ini dijual dengan bentuk kecil-kecil, yang berbeda dari opak ketan lainnya yang berukuran besar. Karena ukurannya kecil, dalam sekali santap kudapan ini seketika hilang di mulut setelah dua kali gigitan.

Opak ini biasanya diolah dengan cara dibakar, dan menghasilkan aroma bakaran yang luar biasa. Ketika hasil pembakarannya sempurna, opak ini begitu renyah dan kaya rasa sehingga tidak boleh dilewatkan sebagai salah satu oleh-oleh yang bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Olahan Tutut

enak prajurit tni ini memasak keong sawah untuk menu makan 039colek chef renatta039

Ilustrasi tutut atau keong sawah Youtube/JAMBUL IJO©2022 Merdeka.com

Terakhir adalah olahan dari keong sawah atau tutut. Makanan ini begitu nikmat disantap baik dengan nasi maupun tanpa nasi. Di beberapa daerah, makanan ini juga bernama Kraca.

Paling umum ditemukan di Karawang, tutut akan diolah dengan kuah santan kuning dengan cita rasa rempah kunyit yang kuat. Biasanya tutut akan dinikmati dengan cara disedot langsung dari cangkangnya.

Selain disajikan dengan kuah kuning, tutut juga nikmat disajikan dengan cara diolah mirip sate. Tutut yang telah ditusuk, kemudian dibakar dengan tambahan bumbu bercita rasa pedas gurih, sehingga semakin nikmat

[nrd]


Artikel ini bersumber dari : www.merdeka.com.

Tinggalkan komentar