Akui Rindu Kalbar, Hetty Andika Perkasa Roadshow ke Kalbar Turunkan Stunting — Suarapemredkalbar.com

Diposting pada

PONTIANAK, SP – Ketua Umum Dharma Pertiwi, Hetty Andika Perkasa, yang juga istri dari Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, yang pernah menjabat sebagai Panglima Kodam (Pangdam) XII/Tpr, menggelar roadshow ke Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pada Rabu (28/9).

Ia bersama Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat Hasto Wardoyo.

Roadshow tersebut merupakan kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan BKKBN bersama mitra kerja dalam upaya percepatan penurunan stunting untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul Indonesia.

Salah satu agenda Hetty Andika Perkasa di Bumi Tanjungpura yakni meninjau pelayanan Metode Operasi Pria (MOP), Metode Operasi Wanita (MOW) dan implant di Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr Moh Sutomo Supadio. 

Di RSAU dr Moh Sutomo istri Panglima TNI ini juga menyapa dan bercengkrama para akseptor. Lalu melihat beberapa fasilitas di RSAU dr Moh Sutomo seperti ruang registrasi, screaning, ruang ganti, tindakan, observasi dan ruang tunggu.

Saat berbincang dengan akseptor di RSAU dr Moh Sutomo, Hetty Andika Perkasa mengapresiasi banyak warga yang memilih MOW atau tubektomi untuk metode kontrasepsi. KB MOW merupakan salah satu metode kontrasepsi secara operatif untuk mencegah kehamilan.

“Banyak akseptor yang memilih untuk MOW, ini bagus sekali,” ungkap kagum Hetty Andika Perkasa.

Dalam kesempatan tersebut Hetty Andika Perkasa juga menyambangi para pasien yang tengah dirawat di di RSAU dr Moh Sutomo. Disamping itu dirinya turut membagikan beberapa hadiah untuk para akseptor. Hetty berpesan kepada para akseptor untuk tetap menjaga kesehatan.

“Ibu-ibu jaga kesehatan yang MOW, MOP, cepat sembuh semuanya,” kata Hetty.

Selain itu di Kalbar, Hetty juga memberikan motivasi kepada warga dan pemangku kepentingan untuk upaya percepatan penurunan stunting. Lalu meninjau kegiatan sosialisasi Pekarangan Pangan Lestasi (P2L).

Serta menyerahkan secara simbolis bibit tanaman kepada ibu-ibu Persit KCK, PIA Ardhya Garini, Jalasenastri dan PKK.

HL2 (3)

Selanjutnya istri Panglima TNI juga  meninjau demo memasak menu gizi seimbang bagi ibu hamil dan Baduta. Sajian ini merupakan resep yang diambil dari buku Resep Megawati Soekarnoputri halaman 142.

Serta memberikan bingkisan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bernutrisi kepada perwakilan ibu hamil dan Baduta. Serta Stunting Kids untuk Posyandu dan bantuan sosial untuk masyarakat.

Lalu, Hetty Andika Perkasa berkunjung ke Dekranasda Kota Pontianak di Gedung UMKM Center, Rabu (28/9).

Kunjungan istri Panglima TNI Andika Perkasa ke Gedung UMKM Center untuk melihat produk-produk kerajinan tangan dan membeli beberapa di antara produk khas Kalbar yang ditampilkan di sana. 

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut kedatangan Ketua Dharma Pertiwi di gedung yang berlokasi di Jalan Sultan Abdurrahman. Dijelaskannya, Gedung UMKM Center ini terdapat aneka produk kriya dan fashion hasil kerajinan pelaku UMKM.

“Beliau mengapresiasi dan senang dengan keberadaan dari gedung UMKM serta produk-produk UMKM yang dipajang di sini,” terangnya.

UMKM Center menampilkan banyak produk ciri khas Kota Pontianak seperti kuliner maupun pakaian.

Salah satu contoh adalah kain motif corak insang dan lidah buaya, serta produk unggulan lainnya yang dibuat oleh pengrajin Kota Pontianak. Sejauh ini, sambung Edi, produk yang tersedia di UMKM Center penjualannya sudah lumayan banyak.

Baca Juga :   Berikan Multiplayer Efek,  Pj Bupati Kampar  Minta Sukseskan dan Maksimalkan Event Tour De Muara Takus (TDM) 2022.

“Ini bagian dari mengangkat kualitas pengrajin kita. Karena kalau ada tamu-tamu yang datang, UMKM Center menjadi bagian dari destinasi wisata,” jelasnya.

Selain itu, pembinaan bagi masyarakat juga disiapkan di UMKM Center. Edi mengatakan, terdapat pula pelatihan dan pemasaran. Beberapa ruang juga digunakan untuk kegiatan komunitas UMKM di Kota Pontianak.

“Ada ekonomi kreatif juga, kita membuat lomba desain motif dan semakin banyak yang berpartisipasi. Kita memberi ruang seluas-luasnya,” ucapnya.

Ia berharap kunjungan rombongan Dharma Pertiwi ini memberikan semangat bagi pihaknya dan pelaku UMKM di Kota Pontianak untuk terus meningkatkan kualitas produk hingga packagingnya.

“Semoga kedatangan Ibu Hetty bersama rombongan dapat terkesan sehingga akan kembali berkunjung ke sini,” tuturnya.

Setelah menyapa dan memotivasi para akseptor KB, rombongan Ketua Dharma Pertiwi bertolak ke Rumah Radakng, Kota Pontianak untuk memberikan motivasi kepada warga dan pemangku kepentingan untuk upaya percepatan penurunan stunting.

Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Kepala BKKBN meninjau kegiatan sosialisasi Pekarangan Pangan Lestasi (P2L). Ny. Hetty Andika Perkasa dalam kesempatan ini menyerahkan secara simbolis bibit tanaman kepada ibu-ibu dari Persit KCK, PIA Ardhya Garini dan Jalasenastri serta PKK yang mengikuti sosialisasi.

Selanjutnya istri Panglima TNI yang juga anak mantan Kepala BIN senior Jenderal TNI (Purn) Hendro Priyono berserta  rombongan meninjau demo memasak menu gizi seimbang bagi ibu hamil dan Baduta di Rumah Radank di kawasan Kota Baru Pontianak.

Disambut hangat dengan tarian daerah dan ratusan warga Hetty Andika Perkasa yang dikenal murah senyum dan ramah ini didampingi  Randy Suparman CEO PT. Pesona Inti Rasa/Gulavit.

Ketua Dharma Pertiwi juga memberikan bingkisan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bernutrisi kepada perwakilan ibu hamil dan Baduta serta Stunting Kids untuk Posyandu dan bantuan sosial untuk masyarakat.

Kemudian Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Kepala BKKBN didampingi para Pengurus Dharma Pertiwi Daerah L juga melepas keberangkatan Tim Baksos yaitu para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas untuk mendistribusikan bantuan ke wilayah binaannya masing-masing.

Kunjungan kerja Ibu Hetty Andika Perkasa dan Kepala BKKBN di wilayah Provinsi Kalimantan Barat ditutup dengan kegiatan meninjau kerajinan dan peragaan busana di Gedung Dekranasda Kota Pontianak, Jalan Sutan Syahrir, Pontianak Kota.

Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo mengatakan dalam upaya sosialisasi percepatan penurunan stunting dirinya bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi Hetty Andika Perkasa berkunjung ke provinsi yang stuntingnya masih mendekati 30 persen. Misalnya Provinsi Kalbar yang hingga saat ini masih di angka 29,8 persen. 

“Dengan harapan kunjungan ini bisa berdampak pada menggerakkan seluruh komponen termasuk TNI Polri. Terlebih TNI Polri memiliki anggota hingga ke akar rumput. Diharapkan isu tentang stunting bisa terangkat dan menarik perhatian masyarakat,”  ucap Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo.

Baca Juga :   4 Wisata Alam Berau Cantiknya Tiada Obat, Bikin Liburan Makin Berkesan : Okezone Travel

Hasto menyebutkan dengan potensi besar yang dimiliki Provinsi Kalbar terutama pada sektor perikanan. Dirinya optimis angka stunting di Provinsi Kalbar akan bisa turun.

Terlebih ketersediaan sumber makanan yang mengandung protein hewani menjadi salah satu kunci dalam upaya percepatan penurunan stunting.

“Kunci untuk menurunkan stunting yakni dengan sumber makanan protein hewani, kalau di Jawa telur andalannya maka disini (Kalbar) ikan, disini ada ikan haruan, biawan dan lais, itu bagus banget,” kata Hasto.

Dirinya menjelaskan dalam road show ke Kalbar berbagai agenda dilakukan diantaranya demo memasak dan menyusun gizi seimbang untuk bayi dibawah dua tahun dan lima tahun.

Lalu ibu hamil juga dikumpulkan agar mereka memiliki perhatian untuk kehamilannya. Serta sosialiasi pengaturan jarak kehamilan.

“Ini bagian dari kampanye dan aksi untuk mencegah stunting. Kita optimis bisa mencapai target percepatan penurunan stunting,” jelasnya.

Hasto menyebutkan optimisme tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya hingga saat ini dukungan dan komitmen dari kementrian, lembaga dan stakholder terkait dari pusat hingga daerah sangat luar biasa dalam upaya percepatan penurunan stunting. 

Misalnya Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang mewajibkan agar dana desa digunakan untuk percepatan penurunan stunting. 

“Lalu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang memberikan arahan dan membuka akun anggaran untuk percepatan penurunan stunting,” jelasnya. Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Kepala BKKBN juga melepas keberangkatan Tim Baksos yaitu para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas untuk mendistribusikan bantuan ke wilayah binaannya masing-masing.

Kunjungan kerja Hetty Andika Perkasa dan Kepala BKKBN di wilayah Provinsi Kalbar ditutup dengan kegiatan meninjau kerajinan dan peragaan busana di Gedung Dekranasda Kota Pontianak.

Sebelumnya Plt Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Muslimat mengungkapkan dalam upaya percepatan penurunan stunting saat ini pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 tahun 2021.

Dalam aturan tersebut didorong keterlibatan semua komponen dari kementerian, lembaga, perguruan tinggi, masyarakat, perorangan, kelompok, serta media dalam percepatan penurunan stunting.

“Ini sangat-sangat  diharapkan jika stunting di Kalbar ini kita tekan dan kita turunkan, dan Presiden berharap dan memberi amanah Tahun 2024 angka stunting turun 14 persen,” ucap Plt Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Muslimat.

Muslimat menegaskan pihaknya optimis dan berusaha seoptimal mungkin dalam upaya menurunkan angka stunting di Kalbar yang saat ini 29,8 persen, Terutama dengan upaya bersama-sama berkolaborasi semua lintas sektor agar angka stunting Provinsi Kalbar bisa ditekan semaksimal mungkin.

Dirinya berharap semua sektor untuk bersama-sama berperan dalam menurunkan stunting Kalbar.

Misalnya dari pertanian untuk sisi ketahanan pangan, lalu Dinas PU dari insfrastruktur mulai dari jalan, jamban, sanitasi. Selanjutnya Dinas Sosial melalui pemberdayaan keluarga karena ada Program Keluarga Harapan (PKH).

“Kita juga mendorong keterlibatan pihak swasta, dan kita mencoba melakukan pendekatan dengan pihak swasta ini melalui  dana CSRnya dan kita berharap dilingkungan perusahaan tersebut tidak ada anak yang stunting, dan ini kita berharap semua berperan dalam penurunan angka stunting,” katanya. (din)

Artikel ini bersumber dari : www.suarapemredkalbar.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *