Apa Itu Sate Rembiga, Sate Daging Pedas Khas Lombok? Halaman all

Diposting pada

KOMPAS.com – Sate merupakan makanan populer di Indonesia. Beberapa daerah di Tanah Air bahkan memiliki sate khasnya sendiri.

Salah satunya daerah yang memiliki beberapa varian sate adalah Lombok. Bukan hanya sate bulayak dan sate tanjung, Lombok juga memiliki sate khas yang dikenal dengan nama sate rembiga.

Sate rembiga merupakan sajian khas Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terbuat dari potongan daging sapi.

Chef Chandra Yudasswara mengatakan, potongan daging sapi harus dimarinasi terlebih dulu selama lebih kurang dua jam sebelum dibakar.

Daging sapi untuk membuat sate rembiga bisa dimarinasi menggunakan garam dan lada.

Selain itu, Chandra juga menuturkan bahwa sebagian orang Lombok juga biasanya memarinasi daging sapi menggunakan nanas.

“Kalau sudah pakai nanas tidak bisa disimpan masak besok, harus langsung,” ujarnya saat ditemui Kompas.com dalam acara Exclusive Preview Menu Seribu Rasa by Chef Chandra, Kamis (17/3/2022).

Baca juga:

Sate rembiga terkenal dengan cita rasa pedasnya

Beef Satay Rembiga, menu kolaborasi Seribu Rasa dan Chef Chandra Yudasswara.DOK. SERIBU RASA Beef Satay Rembiga, menu kolaborasi Seribu Rasa dan Chef Chandra Yudasswara.

Chandra menuturkan, bumbu dasar sate rembiga tidak jauh berbeda dengan sate lainnya, yaitu cabai.

“Terus dia ada terasinya. Bumbunya ada asam jawa, gula merah, dan bawang-bawangan. Rempahnya ada ketumbar dan kemiri,” kata Chandra.

Campuran bumbu dan rempah menjadi ciri khas sate rembiga. Setiap gigitannya terasa gurih dan kaya akan rempah.

Cita rasa pedasnya juga menjadi daya tarik sate rembiga tersendiri. Menurut Chandra, sate rembiga asli Lombok sangat pedas hingga mampu membuat orang yang menyantap berkeringat.

Menurutnya, hal itu disebabkan oleh jenis cabai lombok yang terasa sangat pedas. Tambahan cabai rawit juga bisa menjadi alasan tingkat pedas sate rembiga mencolok. 

Baca Juga :   250 Vendor Pernikahan di Indonesia Memeriahkan Jakarta Wedding Festival 2022

Sate rembiga yang mudah ditemui di Lombok ini cocok disajikan bersama lontong atau ketupat.

“Biasanya kalau ke Lombok memang makannya pakai kuah kayak sup gitu. Pakai lontong, pakai sup tulang gitu,” kata Chandra.

Baca juga:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Artikel ini bersumber dari : www.kompas.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *