Asal Usul Benteng Pendem Cilacap, Konon Terhubung ke Nusakambangan – Solopos.com

Diposting pada

SOLOPOS.COM – Benteng Pendem di Cilacap. (id.wikipedia.org)

Solopos.com, CILACAP — Sebagai kabupaten terluas di Jawa Tengah (Jateng), Cilacap memiliki sederet objek wisata andalan. Salah satu objek wisata itu adalah Benteng Pendemi yang merupakan bangunan bersejarah peninggalan Belanda. Berikut asal usul Benteng Pendem di Cilacap.

Benteng Pendem sejatinya memiliki nama asli Kustbatterij Op De Landtong Te Tjilatjap, yang artinya adalah bangunan benteng yang menjorok ke arah laut. Penamaan itu menunjukkan letak Benteng Pendem yang berada di kawasan Pantai Teluk Penyu Cilacap.

PromosiJos! Petani & Peternak Klaten Bisa Jadi Penopang Kedaulatan Pangan

Dikutip dari laman visitjatengprov.go.id, asal usul Benteng Pendem di Cilacap tak bisa dilepaskan dari peran pemerintah Hindia Belanda kala itu yang ingin membangun sebuah benteng pertahanan di pesisir selatan Jawa.

Pembangunan Benteng Pendem ini pun memakan waktu sekitar 18 tahun, atau sejak 1861 hingga 1879. Benteng ini dibangun di area seluas 6,5 hektare, dengan tembok yang tebal dan batu bata merah yang tertata rappi.

Sejak didirikan, Benteng Pendem digunakan tentara Belanda sebagai markas dan benteng pertahanan. Hingga akhirnya pada tahun 1942, saat pendudukan Jepang, benteng ini diambil tentara Jepang.

Baca juga: Jelajah Misteri Benteng Pendem Cilacap yang Sempat Terpendam

benteng pendem cilacap
Wisatawan berfoto di depan ruang senjata di Benteng Pendem, Cilacap, beberapa waktu lalu. (Solopos.com-Imam Yuda S.)

Benteng Pendem di Cilacap baru diambil alih tentara Indonesia saat merdeka pada tahun 1945. Namun pada tahun 1965, bangunan ini mulai ditinggalkan karena kondisinya yang memprihatinkan.

Setelah itu, Benteng Pendem di Cilacap ini pun terbengkalai hingga hampir seluruh bangunannya tertutup tanah atau pasir. Namun pada tahun 1986, Benteng Pendem mulai dikelola kembali hingga kini menjadi objek wisata.

Baca Juga :   Kontingen Pesparani SBT Tiba Tual Dijemput Secara Adat Kei

Kendati demikian, dikutip dari disporapar.cilacapkab.go.id, keberadaan Benteng Pendem saat ini belum seluruhnya seperti bentuk bangunan lamanya. Keberadaan Benteng Pendem di Cilacap saat ini baru sekitar 60% dari total keseluruhan yang ada. Dengan demikian, masih ada sekitar 40% bagian dari bangunan tersebut yang masih tertimbun pasir dan menjadi misteri.

Baca juga: Misteri Gunung Padang Majenang Cilacap, Bakas Piramida?

Asal usul Benteng Pendem di Cilacap ini juga tidak bisa dilepaskan dari sejumlah cerita misteri atau mitos. Konon terowongan bawah tanah yang ada di benteng tersebut terhubung langsung dengan Benteng Klinger atau Benteng Karang Bolong yang ada di Pulau Nuskambangan.

Meski demikian, hingga saat ini mitos atau cerita itu tidak terbukti. Kendati di benteng tersebut memang ada sebuah terowongan, yang panjangnya mencapai 113,94 meter, dengan lebar 3,10 meter dan tinggi antara 2,45-4,88 meter.

Nah, demikianlah asal usul Benteng Pendem di Cilacap. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi saat berkunjung atau menghabiskan waktu liburan di Cilacap.

Artikel ini bersumber dari : www.solopos.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *