Badan Pengawas Obat dan Makanan

Diposting pada

Balai POM di Bengkulu melaksanakan pengawalan Program PJAS Operasional Mobil Laboratorium Keliling terhadap sekolah-sekolah yang ada di Kota Bengkulu. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dimulai sejak pertengahan bulan Juli sampai dengan bulan Agustus tahun 2022. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dari Kelompok Substansi Informasi dan Komunikasi dan Kelompok Substansi Pengujian dengan menggunakan mobil laboratorium keliling milik Balai POM di Bengkulu.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan sampling dan pengujian pangan jajanan anak sekolah menggunakan rapid test kit untuk mengetahui apakah pangan jajajan tersebut mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks dan pewarna tekstil yaitu Rhodamin B dan Methanyl yellow. Pangan jajanan yang disampling meliputi antara lain olahan ikan dan olahan daging, olahan ikan, mi, gorengan seperti tahu, tempe, pisang, minuman berwarna, dan lain-lain. Selain itu, petugas dari BPOM juga melakukan penyuluhan mengenai keamanan pangan kepada siswa.

Kegiatan tersebut juga bekerja sama dengan Poltekkes Kemenkes Bengkulu di mana narasumber dari Poltekkes Kemenkes memberikan penyuluhan mengenai informasi nilai gizi. Kerja sama tersebut merupakan salah satu pelaksanaan kegiatan dari Kesepakatan Bersama antara BPOM dengan Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Bengkulu dalam hal penyelenggaraan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) di bidang obat dan makanan dalam rangka pengabdian masyarakat.

Intervensi Keamanan Pangan Jajanan Anak usia Sekolah (PJAS) merupakan salah satu program strategis yang terkait dengan peningkatan kualitas SDM generasi penerus bangsa. Intervensi PJAS ini merupakan aksi nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian komunitas sekolah dalam menjamin pemenuhan kebutuhan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah yang dikonsumsi dalam kondisi aman, bermutu dan bergizi. Intervensi PJAS dilakukan untuk membentuk Sekolah dengan PJAS aman.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Joko Paman (Pojok Konsultasi Pangan Aman). Joko Paman merupakan salah satu inovasi dari BPOM Bengkulu yang diluncurkan pada tanggal 12 Maret 2022 lalu. Secara umum kendala yang dihadapi sekolah dalam pelaksanaan Joko Paman adalah adanya sistem belajar mengajar secara daring pada tahun ajaran 2021/2022 karena situasi pandemi sehingga kegiatan baru dapat dilaksanakan pada tahun ajaran 2022/2023 ini setelah dilakukan sistem belajar mengajar secara luring. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mendapatkan informasi yang valid dan memadai tentang keamanan pangan.

Baca Juga :   Modifikasi Daihatsu Terios Bertema 7 Wonders Hadir di GIIAS 2022

Artikel ini bersumber dari : www.pom.go.id.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *