Bakal Jadi Sektor Andalan, Pemkot Pangkalpinang Benahi Pantai Pasirpadi Agar Estetikanya Berubah  

Diposting pada

BANGKAPOS.COM, BANGKA –  Destinasi Wisata Pantai Pasirpadi Pangkalpinang sedang dibenahi. Fokus pembenahannya berupa perubahan dan pengembangan karena sektor pariwisata bakal menjadi sektor andalan di kota ini.

Kepala Dinas Pariwisata Pangkalpinang, M Yasin mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih memfokuskan perubahan dan pengembangan wisata Pantai Pasirpadi. Di mana  daerah itu menjadi kawasan wisata pantai di Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Menurutnya saat ini keadaan Pantai Pasirpadi belum representatif, mulai sisi estetika destinasi wisata, fasilitas pendukung yakni jalan, gerbang dan fasilitas lainnya.

“Kondisi secara view  (tampilan -red) estetika dikatakan menjadi objek wisata sangat jauh. Jadi ini sebagai acuan ke depannya apa yang harus dikembangkan di Pasirpadi tersebut,” kata dia kepada Bangkapos.com, Senin (29/8/2022).

Yasin menyebut, pihaknya memang masih beberapa pekerjaan rumah untuk penataan kawasan Pantai Pasirpadi. Pertama dalam hal kebersihan, yang mana pemerintah kota masih berusaha untuk mengedukasi pedagang yang berada di pesisir pantai.

Nantinya para pedagang di tepi pantai itu akan diatur di tempat yang telah ditentukan untuk lapak pedagang. Bahkan tahun depan bakal ada perubahan, dimana Dinas Pariwisata menganggarkan seragam destar. Para pedagang nantinya wajib memakai seragam destar pada hari libur.

“Rencananya, dalam pekan ini saya akan memanggil seluruh pedagang yang ada di wilayah pesisir pantai tersebut untuk mengatur lapak-lapaknya. Jadi setiap minggu mereka kami arahkan untuk memakai seragam itu,” jelas Yasin.

Di sisi lain itu lanjut dia, para pedagang nantinya juga dibekali bagaimana cara menghidangkan dagangan yang mereka jual. Misalnya cara menghidangkan kelapa muda yang menarik. Lalu, pohon-pohon yang ada di pinggir pantai yang cukup besar nanti akan dihias dengan kain motif cual, dan dihiasi lampu-lampu sehingga pada malam hari akan indah dipandang.

Baca Juga :   Yakesma Babel Ajak 30 Anak Yatim Piatu Berwisata ke Tampi Air Mesu

Pada Tahun 2024 nanti untuk gerbang masuk pantai pasir padi akan dipindah. Gerbang itu akan menggambarkan ciri khas tempat wisata. Begitu juga untuk masalah retribusi jasa parkir, diganti menjadi retribusi masuk kawasan wisata. Tahun 2023 ini, pihaknya sudah mulai dengan pembangunan tempat parkirnya. Hal ini menjadi titik awal penataan Pantai Pasirpadi seluas 5,8 hektare yang merupakan aset pemkot dan didanai oleh dana alokasi khusus (DAK).

“Kami juga akan memberdayakan kembali yang namanya budaya gotong royong, nanti akan kita rapat dengan Walikota dan para kepala perangkat daerah. Kita mulai dari pegawai pemerintah kota dulu, minimal satu bulan sekali kita akan bersih-bersih di sepanjang jalan Pasirpadi tersebut,” katanya.

Kendati demikian kata Yasin, nantinya akan ada pembangunan pedestrian di sepanjang 1.500 meter jalan menuju Pasirpadi, berikut musala akan dibongkar dan direnovasi sebagus mungkin, lalu plaza kuliner dan kios kios cinderamata.

Namun saat ini masih terdapat masalah besar dalam penataan Pasirpadi, yakni adanya warung remang-remang. Pihaknya telah menemui pemilik lahan warung dengan memberikan edukasi dan disetujui. Pemerintah kota menegaskan tidak akan menutup tanpa adanya solusi yang diberikan.

“Untuk masalah abrasi, rencananya Minggu depan saya akan menemui Balai Wilayah Sungai. Perlu kita tekankan bahwa upaya treatment ini membutuhkan biaya yang sangat besar, sehingga perlu kolaborasi antara kewenangan wilayah lainnya,” katanya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)


Artikel ini bersumber dari : bangka.tribunnews.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *