Belitung siapkan wisata “hopping Island” bagi delegasi G20

Diposting pada

Tanjung Pandan, Belitung (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyiapkan paket wisata “hopping island” bagi para delegasi pertemuan tingkat Menteri Pembangunan G20 di daerah itu pada 7-9 September mendatang.

“Kalau “site visit” yang sudah pasti bagi delegasi dan memang telah kami persiapkan adalah “hopping island”,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Belitung, Annyta di Tanjung Pandan, Senin.

Hopping Island adalah berwisata mengelilingi dan mengunjungi gugusan Pulau-pulau kecil di perairan sekitar Tanjung Kelayang seperti Pulau  Lengkuas, Pulau Kelayang, Pulau Batu Berlayar, Pulau Pasir.

Ia mengatakan, melalui wisata “hopping island” tersebut pihaknya ingin memperlihatkan kepada para delegasi tentang keunikan formasi bebatuan granit di Belitung yang kini diakui oleh Unesco sebagai Belitong Unesco Global Geopark (UGG).

“Termasuk kami ingin memperlihatkan keindahan laut dan biota bawah laut Belitung yang kelestariannya masih tetap terjaga sampai saat ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus mematangkan persiapan “hopping island” bagi para delegasi G20 nanti.

“Kami terus mempersiapkannya seperti perahu-perahu wisata saat ini juga sedang kami beautifikasi yang nantinya akan digunakan oleh para delegasi,” katanya.

Menurut dia, selain itu, pihaknya juga akan mempromosikan sejumlah geosite di daerah itu kepada para delegasi geosite seperti Tanjung Kelayang, Bukit Peramun, Rimba Alam, Open Pit Nam Salu, Burong Mandi dan Pulau Bukulimau.

“Kawan-kawan dari pelaku wisata di Belitung juga akan menjual paket wisata ini kepada para delegasi,” ujarnya.

Dia menyebutkan, pihaknya juga menawarkan kepada para delegasi untuk mengunjungi Pulau Langer yang memiliki hutan bakau purba.

“Namun untuk sampai di sana memang membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam,” katanya.

Dirinya berharap, para delegasi G20 memiliki kesan yang baik selama berwisata di Belitung dan menceritakan keindahan Belitung ketika mereka ke negaranya masing-masing.

Baca Juga :   Museum Sri Baduga, Wisata Edukasi Sejarah dan Budaya Sunda

“Sesudah G20 kami sudah mendapatkan konfirmasi akan ada konvensi-konvensi internasional lainnya di Belitung. Kami berharap ke depannya Belitung akan menjadi kota yang layak untuk meeting, incentives, conferences, exhibition (MICE) internasional,” ujarnya.


Artikel ini bersumber dari : babel.antaranews.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *