Bingung Cari Oleh-Oleh Khas Jogja Selain Bakpia? Coba Deh Bawa Pulang 6 Makanan Underrated Ini

Diposting pada

Mengunjungi suatu kota, rasanya tentu tidak komplet bila tidak bawa pulang suatu hal yang unik untuk jadi oleh-olehan untuk famili tersayang. Tidak kecuali di Jogja, kota sebagai salah satunya tujuan paling favorit untuk liburan ini mempunyai beberapa opsi oleh-olehan ciri khas yang sering dicari beberapa orang. Diantaranya yang terpopuler ialah bakpia. Ibaratnya, seperti belum betul-betul ke Jogja jika tidak bawa pulang bakpia.

Walau sebenarnya bila kalian tahu, ada beberapa oleh-olehan lain ciri khas Jogja yang bisa dibawa pulang lo. Tentu saja, walau tidak sepopuler bakpia, jejeran makanan ini punyai rasa yang tidak kalah ‘njogjani‘ sekali. Ingin tahu kan? Yok baca pembahasan di bawah ini!

1. Kalau suka yang manis-manis, kenyal, dan lembut, kalian mesti coba bawa yangko ini sebagai oleh-oleh

Jajanan khas dari Kotagede Jogja yang mempunyai struktur halus dan kenyal ini mempunyai rasa yang manis. Berwarna yang berbagai macam akan memikat siapa saja yang pertama kalinya menyaksikannya. Walau memiliki bentuk cuman simpel, makanan yang mempunyai keunikan taburan tepung seperti kue mochi ditanggung akan membuat kalian berasa suka.

Antiknya, berwarna yang berbagai macam ini umumnya dibikin dari beberapa bahan bahan warna alami seperti daun-daunan dan sejenisnya. Harga juga bervariatif, tetapi umumnya 1 kardus yang berisi 30 yangko akan dibandrol dengan harga 15 ribu sampai 20 ribu rupiah.

Baca Juga :   6 Taman Nasional di Indonesia yang Harus Kamu Datangi

2. Nggak jauh berbeda dari yangko, makanan khas Kabupaten Bantul bernama Geplak ini punya bentuk unik dan rasa yang selangit

Jika yangko mempunyai wujud kotak, halus dan kenyal, berlainan dengan yang ini. Walau mempunyai cita-rasa yang serupa yakni manis, geplak memiliki tekstur lebih tidak teratur dan kasar. Jajan yang dibuat dari kelapa ini mempunyai warna yang berbagai macam juga. Umumnya, geplak dipasarkan dengan dibuntel memakai besek atau kotak yang dibuat dari anyaman kelapa.

Meskipun kelihatan kuno sekali, rasa geplak ini tidak perlu ditanya kembali. Kalian akan memahami kenapa orang Jogja senang sama yang manis-manis sesudah mengonsumsi makanan satu ini. Untuk menelusurinya, dapat dengan gampang diketemukan di Beringharjo sebagai pusat oleh-olehan di kota ini. Harga lumayan murah kok, cuman seputar 10 ribu sampai 15 ribu saja tiap beseknya.

3. Waktunya cari oleh-oleh dari Godean, sebuah kawasan pinggiran Jogja yang terkenal dengan olahan belutnya

Kawasan Godean sebagai salah satunya wilayah di tepian Jogja yang mempunyai pemandangan alam berbentuk bentang sawah yang banyak sekali dan luas. Tidaklah aneh bila pada tempat ini, bermacam jenis olahan belut ditawarkan sebagai oleh-olehan. Diantaranya yang terpopuler ialah keripik belut.

Harus dipahami jika belut-belut ini sebagai tangkapan langsung dari warga Godean lo. Kalian dapat dengan gampang menelusurinya di Pasar Godean atau di tepi jalan. Makanan ini mempunyai cita-rasa yang gurih dan renyah. Pas sekali untuk cemilan sekalian santai. Harga juga murah sekali, cuman seputar 15 ribu rupiah untuk satu buntelnya.

4. Ingin merasakan tiwul tapi takut keburu nggak enak setelah dibawa pulang? Tiwul instan adalah jawabannya!

Bagi penduduk Gunungkidul, tiwul adalah makanan ciri khas yang dimakan sebagai alternatif nasi. Dibuat dari singkong, tiwul mempunyai rasa yang demikian ciri khas. Hingga, kalian dapat rasakan bagaimana perjuangan orang Jogja di saat dahulu saat mereka kesulitan untuk memperoleh nasi.

Baca Juga :   Berburu Makanan dan Oleh-oleh Unik di London

Karena perkembangan jaman, sekarang banyak dipasarkan tiwul instant, hingga kalian tidak perlu cemas akan ketahanan makanan itu. Untuk mengkonsumsinya, perlu direbus kembali. Dapat dicicipi dengan taburan parutan kelapa atau apa saja sebagai hasrat kalian. Tiwul instant ini dapat dengan gampang didapat di pusat pemasaran oleh-olehan kok. Harga untuk satu buntelnya dibandrol 10 ribu sampai 15 ribu rupiah saja.

5. Bosan dengan yang biasa-biasa aja? Mungkin oleh-oleh belalang goreng khas Gunungkidul dan Wonosari ini bisa menjadi pilihan

Oleh-olehan antimainstream dan ekstrim yang ini ternyata sukses mengundang perhatian beberapa orang lo. Tidak berbeda jauh dengan belut ciri khas Godean, belalang ini sebagai tangkapan masyarakat Wonosari dan Gunungkidul yang terasa dari wilayah persawahan. Walau kelihatan menakutkan, tetapi rasa gurihnya betul-betul memikat hasrat, apa lagi belalang dipercayai mempunyai tingkat protein yang tinggi.

Untuk memperolehnya, kalian langsung bisa ke arah lajur khusus wilayah Gunungkidul atau Wonosari. Karena, kalian bisa menyaksikan si penjual mengolah dan menggoreng belalang itu sampai siap dikonsumsi. Harga cuman dibandrol 10 ribu sampai 25 ribu rupiah bergantung jumlahnya.

6. Sedikit berbeda karena telah dikemas secara modern, Cokelat Monggo ini juga termasuk underrated lo jika dibandingkan dengan bakpia

Meski tampak modern dan berprestise, tetapi siapa kira bila rupanya Cokelat Monggo ini masih termasuk underrated bila diperbandingkan dengan kepopuleran bakpia. Tetapi, untuk rasanya memang tidak disangsikan kembali. Pengepakannya juga dilaksanakan dengan demikian terbatas namun tetap masukkan beberapa unsur tradisionil Jogja seperti wayang.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *