Desa Sawai di Maluku, Menyatu dengan Sungai, Keluar Rumah Langsung Berenang

Diposting pada

TEMPO.CO, JakartaDesa Sawai merupakan desa tertua yang ada di Maluku Tengah. Dikutip dari akun Instagram @indoflashlight, desa ini berada di atas laut indah serta dikelilingi bukit yang masih asri. Bukit yang berada di Desa Sawai ini bernama Bukit Bendera. Dari atas bukit ini kita dapat menikmati kehindahan Laut Seram yang sangat indah. Keindahan Desa Sawai inilah yang memikat wisatawan lokal dan mancanegara untuk datang. 

Penduduk di desa ini berprofesi sebagai nelayan dan pembuat sagu yang merupakan profesi secara turun-temurun masyarakat Desa Sawai. Penduduknya juga sudah sadar wisata, sehingga menyambut wisatawan dengan kehangatan. Walhasil, wisatawan tak cukup sekali datang, mereka merasa diperlakukan sebagai keluarga baru yang membuat nyaman dan betah. 

Berbagai Informasi Mengenai Desa Sawai

Rute Menuju Desa Sawai

Lokasi Desa Sawai cukup dekat dengan Taman Nasional Manusela, tepatnya berada di Teluk Sawai Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah. Akomodasi menuju Desa Sawai tidak mudah. Anda harus menggunakan berbagai macam moda transportasi umum apalagi jika berasal dari luar Pulau Maluku.

Dari Kota Ambon, Anda harus menumpang kapal Ferry dari Pelabuhan Tureha menuju Pelabuhan Amahai di Pulau Seram. Perjalanan laut yang kamu tempuh kurang lebih selama 5 jam perjalanan. Setelah tiba di Pelabuhan Amahai dilanjutkan dengan perjalanan darat dengan estimasi waktu sekitar 3 jam perjalanan.

Baca Juga :   Road To World Tourism Day ke 42, Poltekpar Medan Gelar Aksi Bersih

Jalan yang dilalui cukup mulus dan beraspal, kanan kiri jalan dihiasi pepohonan rindang yang cukup lebat. Setelah tiba di Horale, yakni daratan terakhir sebelum menuju Desa Sawai, Anda harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu nelayan. Perjalanan yang cukup menguras waktu dan tenaga tersebut segera terbayarkan dengan suasana Desa Sawai yang sangat indah dan menenangkan.

Desa Sawai. Shutterstock

Untuk biaya masuk ke Desa Sawai ini, tidak ada biaya khususnya. Anda hanya perlu mengeluarkan budget penginapan dan transportasi. Tak perlu khawatir jam operasional lantaran tidak ada aturannya, Anda bebas kapan saja berkunjung, tentu dengan mengikuti norma kesopanan ya. Tentu saja Anda harus memperhatikan ketersedian tiket pesawat dan kapal ferry saja.

Ragam Wisata Seru di Desa Sawai

1. Menikmati Alam

Panorama alam yang disunguhkan di desa ini ditambah dengan bentangan langit biru nan indah merupakan pengalaman serta keindahan yang tidak bisa didapatkan di peliknya Ibukota. Tempat ini sangat direkomendasikan untuk orang yang ingin melepaskan penat dan healing dengan menikmati keindahan alam.

Selain menimati alam di desa ini kamu juga dapat menyaksikan tradisi Kalawai yang dilakukan penduduk sekitar, Kalawai adalah sebuah cara menangkap ikan dengan menggunakan tombak yang pada umumnya dilakukan di malam hari. Ketika kamu berkeliling di Desa Sawai, kamu akan mendapati sebuah desa yang bersih serta penduduknya yang ramah. Rumah-rumah yang ada masih dibuat secara alami.

2. Bermain Air di Lautan yang Jernih

Desa Sawai berada di sebuah teluk dengan kondisi alam yang snagat tenang, jernih dan tidak terombang-ambing. Dengan keadaan laut yang sangat jernih kamu dapat melihat terumbu karang yang berada di dasar laut yang menghiasai laut tersebut. Kamu dapat langsung berenang dengan keindahan alam yang sangat bagus bukan hanya berenang bahkan kamu bisa melihat ikan akan menemanimu untuk berenang. Berenang ketika berkunjung ke desa Sawai ini merupakan agenda wajib yang tidak boleh dilewatkan.

Baca Juga :   Kupas Tuntas - Rayakan HUT ke-31 Lampung Barat, Parosil Ngayuh Bebakhong Bersama Komunitas Goweser

3. Mengunjungi Sungai Asinahu

Ketika Anda berjalan-jalan mengelilingi Desa Sawai pasti menemukan sebuah sungai yang seakan membelah desa. Sungai tersebut bernama Sungai Asinahu yang merupakan sumber mata air tawar penduduk Desa Sawai.

Sungai Asinahu sangat jernih, di sampingnya dilapisi keramik dengan maksud supaya kebersihan airnya tetap terjaga. Sehingga terkesan seperti sebuah kolam pemandian yang memanjang. Sungai Asinahu menyimpan cerita sejarah tersendiri, dan keberadaanya dimanfaatkan warga sekitar untuk mandi, mencuci baju, bahkan anak-anak yang berenang dengan serunya.

4. Melihat Indahnya Bawah Laut

Anda dapat mengeksplore keindahan bawah laut dengan melakukan snorkeling ataupun diving, yakni bisa dilakukan di dekat penginapan atau menyewa sebuah kapal. Lokasi yang bagus untuk snorkeling di Desa Sawai adalah: Tebing Batu dan Hatu Supung.

5. Treking ke Bukit Bendera

Kegiatan lain yang dapat dilakukan ketika berada di Desa Sawai ialah dengan melakukan treking menuju Bukit Bendera. Untuk lebih memudahkan treking, Anda dapat menyewa pemandu lokal yang sudah paham jalur menuju Bukit Bendera.

JENIATI ARTAULI TAMPUBOLON

Baca juga: Susuri Tebing Koja Destinasi Wisata yang Tak Jauh dari Jakarta

 Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


Artikel ini bersumber dari : travel.tempo.co.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *