Festival Baselang Tauh Kabupaten Bungo Resmi Dibuka

Diposting pada

Muara Bungo – Festival Baselang Tauh menyajikan berbagai seni budaya Kabupaten Bungo, baik lagu daerah maupun tarian daerah Kabupaten Bungo. Festival ini disandingkan dengan momen peringatan HUT ke-57 Kabupaten Bungo.

Masyarakat Kabupaten Bungo sangat antusias menyaksikan Festival Baselang Tauh ke IV ini, yang tercermin dari tumpah ruahnya masyarakat Kabupaten Bungo menyaksikan festival tersebut.

Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Bungo menyampaikan laporan kegiatan ini merupakan Kerja sama Antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota yang telah kita tanda tangani secara bersama pada tanggal 14 Maret 2017 di kantor gubernur provinsi Jambi tentang festival swarnabhumi.

Undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang kemajuan kebudayaan melalui empat unsur yaitu perlindungan pengembangan pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan

“Baselang tauh yang ke IV ialah sebagai ajang kompetisi pada seni tradisi lagu daerah kuliner tradisional dan olahraga tradisional dalam pelaksanaan pekan kebudayaan daerah kabupaten Bungo,” ujarnya.

Adapun di perlombakan dalam acara Baselang tauh ke IV ini diantaranya Pencipta lagu daerah
Lomba olahraga tradisional selama 7 hari
Lomba kuliner khas Kabupaten Bungo.

Masril menambahkan setiap tahunnya Kabupaten Bungo selalu menyelenggarakan acara Baselang tauh, dan menggali kebudayaan daerah kabupaten Bungo, namun apadaya bencana menimpa kita selama 2 tahun yakni pandemi covid-19. Tapi Alhamdulillah tahun 2022 ini bisa kita selenggarakan kembali acara Baselang Tauh tahun 2022.,” katanya dalam laporan,

Sementara itu Gubernur Jambi yang di wakili oleh Staf ahli Gubernur jambi bidang ekonomi dan pembangunan, mengemukakan bahwa kebudayaan merupakan jati diri suatu bangsa, serta mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga dan melestarikan jati diri (kebudayaan) bangsa tersebut.

“Ditengah kemajuan teknologi, sangat penting untuk melestarikan budaya. Jangan pernah lupa dengan budaya daerah. Jadi apapun kalian nanti, sehebat apapun kalian nanti, jangan pernah melupakan budaya daerah, itu merupakan titipan orang-orangtua kita, generasi sebelumnya, harus kita lestarikan,”ujarnya.

Baca Juga :   Mengenal Keragaman Kuliner dan Kopi Nusantara di Festival Sentra Primer Barat

Dirinya mengajak generasi muda untuk mencintai dan terlibat dengan kebudayaan daerah.

Selain itu juga ia berpesan untuk memanfaatkan memen tersebut sebaik-baiknya. Selain itu, kata staf ahli Gubernur Bidang ekonomi dan pembangunan ini.

Di dampingi Dirjen Kemendikbud & Riset Wakil Bupati Bungo H.Safrudin Dwi Aprianto,S.Pd membuka Festival Baselang Tauh Ke IV Bungo Tahun 2022, ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 4 kali.

Wakil Bupati Bungo, H.Safrudin Dwi Aprianto,S.Pd menyampaikan harapannya yakni agar festival tersebut dapat memotivasi generasi muda untuk melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya daerah ditengah tantangan kemajuan zaman.

“Lanjutnya Wakil Bupati Bungo mengungkapkan acara ini juga dirangkaikan dengan kegiatan kenduri swarnabumi yang dinisiasi oleh pemerintah pusat, mudah-mudahan acara ini akan berlangsung dengan lancar dari awal sampai dengan akhir,” kata Wakil Bupati Bungo.


Artikel ini bersumber dari : bungotoday.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *