6 Gaya Yoga Simpel yang Bisa Kamu Coba dan Lakukan

Diposting pada

Gaya Yoga Simpel – Senang dan ngangenin walau tubuh pegal-pegal, tersebut enaknya mendaki gunung. Memang, walau senang saat sukses menyentuh pucuknya, mendaki gunung jadi kegiatan yang melelahkan. Supaya bisa terus mengambil langkah sampai ke pucuk, kamu pasti harus menyiapkan fisik secara baik.

Gaya Yoga Simpel

Gaya Yoga Simpel
Gaya Yoga Simpel

Nah, penyiapan fisik ini lebih banyak jenisnya. Misalkan dengan olahraga enteng seperti yang sempat diulas awalnya. Tetapi tahukah kamu jika yoga bisa juga jadi opsi olahraga yang oke untuk beberapa pendaki? Hipwee akan menjelaskan 6 Gaya yoga simpelnya di sini.

1. Tadasana

Tadasana atau mountain gaya ialah pergerakan dasar yang dipakai untuk memulai beberapa gerakan yang lain. Gaya ini menolong benarkan bentuk badanmu supaya tegak dan konstan dengan alami, memperkuat paha, pergelangan kaki, dan kaki, memperkuat otot perut, dan menolong menentramkan pemikiran, mekanisme saraf, dan ototmu.

Untuk lakukan gaya dasar ini tidak susah kok. Pikirkan diri kamu seperti gunung yang berdiri tegak dalam ketenangan dan kesunyian, bersatu dengan si bumi. Berdirilah dengan tegak dan lumrah. Statuskan kakimu sejajar dan rasakan kamu mendapati kesetimbangan antara kakimu. Lantas, mengencangkan dan longgarkan sisi pinggul dan bahumu secara berganti-gantian. Kerjakan sekalian menarik dan menghela napas panjang dan rileks. Kerjakan sepanjang 30-60 detik.

2. Garudasana

Saat melangkah kaki telusuri lajur pendakian, sisi lutut dan pergelangan kaki ialah sisi yang berusaha keras dan rawan cedera. Nach, status garudasana atau eagle gaya ini menolong memperkuat ke-2 persendian di atas, hingga kamu dapat memijak lebih kuat saat mendaki, khususnya saat sedang menjejaki permukaan yang sempit. Gaya ini meregangkan otot badan sisi atas, khususnya otot punggung dan memperlancar peredaran darah di situ hingga percepat recovery.

Baca Juga :   Berburu Makanan dan Oleh-oleh Unik di London

Gaya ini memerlukan kesetimbangan dan fokus. Dari status tadasana, sedikit bengkokkan lututmu, lalu angkat kaki kananmu dan silangkan ke kaki lainnya lalu tautkan punggung kaki kanan ke betis kiri. Seterusnya, regangkan tanganmu di depan dan silangkan di muka badanmu. Lekatkan telapak tangan supaya berjumpa keduanya.

3. Virabhadrasana

Gaya simpel Virabhadrasana I mampu meregangkan dan aktifkan beberapa otot-otot penting yang penting sepanjang pendakian, khususnya otot paha depan, paha belakang, dan pinggul. Dengan latih gaya ini dengan teratur, ketahanan kakimu akan bertambah. Kamu bisa juga mengambil langkah lebih lebar dan konstan yang terang dibutuhkan saat mendaki.

Agar bisa lakukan pergerakan ini, kamu cukup melebarkan kaki kanan di depan, lalu bengkokkan lutut kanan sampai sejajar dengan pergelangan kaki kanan. Fokuskan energi dan titik kesetimbangan di sisi tengah badan. Regangkan pinggulmu dan angkat tangan ke atas sambil bernapas secara lamban dan teratur.

4. Adho Mukha Svanasana

Seperti warrior I gaya, pergerakan Adho Mukha Svanasana ini juga berguna untuk latih badan supaya siap mendaki. Status ini sanggup perkuat pundak yang selalu dipakai memanggul keril sepanjang mendaki. Disamping itu, otot-otot kaki seperti paha belakang, betis, dan tendon achilles jadi terlaltih, membuat kamu makin enteng melangkah kaki. Saluran darah yang mengucur ke kepala akan menolong merilekskak pikiranmu.

Triknya, tempatkan tangan dan lututmu di lantai sejajar pundak. Pelan-pelan, angkat punggulmu sampai badanmu membuat status 90 derajat. Yakinkan lengan dan kakimu lempeng.

5. Ardha Matsyendrasana

Saat mengalahkan lajur yang curam dan terjal, badan harus cukup lentur walau memanggul keril yang berkilo-kilo beratnya. Nach, gaya seated twist atau Ardha Matsyendrasana ini menolong meregangkan dan perkuat otot-otot pundak, punggung, dan pinggul dan membuat membuat badanmu lebih fleksibel.

Baca Juga :   5 Jenis Kerja Khas Startup yang Perlu Kamu Kenali. Siapa Tahu Rejekimu Kelak di Sini

Walau terlihat sulit, gaya ini dapat kamu kerjakan secara lumayan gampang. Makin lentur badanmu, makin gampang kamu melakukan. Triknya, duduklah dengan rileks dan tegakkan punggung. Lantas, silangkan kaki kanan di atas kaki kiri dan tekuk lutut kiri ke dalam. Dorong lutut kanan dengan siku samping kiri dan rasakan tulang punggungmu meregang. Kerjakan ini berganti-gantian pada ke-2 segi.

6. Bridge

Satu kembali gaya cukup sederhana tetapi banyak faedahnya. Gaya bridge atau Setu Bandha Sarvangasana ini menolong meregangkan sisi leher dan dada dan tingkatkan kelenturan punggung. Status ini kencangkan otot sisi pantat. Selainnya buat pantat lebih seksi, latihan ini bermanfaat bila kamu harus menyikat lajur pendakian terjal yang memerlukan beberapa langkah besar dan lebar.

Gaya ini dapat dituruti secara mudah. berbaringlah terlentang dengan tangan ada di segi badanmu. Tekuk lututmu dan membawa sisi tumitmu sedekat kemungkinan dengan pantat. Lantas, angkat sisi dada dan pinggul sampai sejajar dengan paha. Gabungkan tanganmu dibalik punggung dan tahan sepanjang 30-60 detik.

Nach, latihan yoga di atas dapat pendamping sepurna selainnya latihan fisik berbentuk kardio dan latihan beban. Ditanggung, langkahmu saat menjejaki lajur pendakian tentu berasa lebih enteng dan oke, dech!

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *