Giliran IRT di Empat Kecamatan Ini Dilatih Kerajinan, Ketua Dekranasda Bitung Bantu Urai Tali Kur

Diposting pada

Rita saat bantu salah satu peserta mengurai tali kur

Bitung, BeritaManado.com – Puluhan Ibu Rumah Tangga (IRT) sibuk mengurai tali kur yang akan digunakan untuk membuat kerajinan tas, Jumat (26/8/2022).

Para IRT ini merupakan perwakilan dari empat kecamatan yakni Kecamatan Lembeh Utara, Lembeh Selatan, Aertembaga dan Maesa untuk mengikuti pelatihan tali kur berkelanjutan dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bitung.

Pelatihan itu digelar di Lantai IV Kantor Wali Kota dibuka Ketua Dekranasda Kota Bitung, Rita Mantiri Tangkudung didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bitung, Ny Nurjaya Theno Munarwin.

Setelah dibuka, para peserta kemudian disibukkan untuk mengurai tali kur yang akan dipotong dua meter sebanyak 37 helai.

Tidak tinggal diam, Rita tanpa sungkan ikut membantu mengurai tali kur peserta agar lebih cepat dipotong-potong sesuai arahan instruktur.

“Kebanyakan peserta salah membuka tali kur dari gulungan, makanya kusut,” kata Rita.

Rita mengaku, keterbatasan waktu yang jadi pemicu sehingga ia rela turun tangan membantu peserta yang kesulitan mengurai tali kur.

“Waktunya cuma dua jam, makanya kami maksimalkan. Minimal peserta tahu cara menganyam tali kur menjadi tas, nanti dilanjutkan di rumah,” katanya.

Pelatihan tali kur lanjut Rita, tidak hanya diikuti IRT dari empat kecamatan tapi juga organisasi wanita se-Kota Bitung, seperti Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Dim 1310/Bitung, Jalasenastri Armada II Bitung, Jalasenastri Cabang 3 Bitung, Jalasenastri Ranting E Cabang 1 Bitung Korcab Pasmar 2, Bhayangkari Cabang Bitung, Ikatan Adyaksa Dharmakarini Daerah Bitung, Dharmayukti Karini Cabang Bitung, Ketua Ranting Bhayangkari Ditpolairud Polda Sulut, Persit Kartika Candra Kirana Ranting 2 Secata Cabang PD XIII/Mdk dan Persit Subdenpom XIII/1-2 Bitung.

Baca Juga :   Gubernur Koster Berharap Wisman Tiongkok Datang ke Bali

Kerajinan tali kur kata Ketua TP PKK Kota Bitung ini memiliki nilai ekonomi karena bisa menjadi cinderamata seperti di Bali dan daerah wisata lainnya.

“Sangat gampang dibuat, apalagi oleh ibu-ibu bisa membuat kerajinan di waktu senggang. Harapannya, makin banyak ibu rumah tangga yang mahir membuat kerajinan dari tali kur agar bisa menambah ekonomi keluarga,” katanya.

(abinenobm)

Berita Terbaru

  • Bandara Sam Ratulangi Mulai Implementasikan Aturan Perjalanan Udara Terbaru
  • Soal Naiknya Harga Telur Ayam, Begini Penjelasan Kadis Ketahanan Pangan Anneke Sumendap
  • Ada Lagi! Pemerintah Kembali Kucurkan Bantuan Subsidi Upah untuk Pekerja, Begini Besarannya
  • Buka Kegiatan Peningkatan Kinerja Aparatur Kecamatan, Ini Pesan Wali Kota Andrei Angouw
  • Resmi Ditutup, Inilah Bacalon Sangadi 15 Desa di Kotamobagu
  • Sinergitas BIN dengan Stakeholder Berhasil Suntik Ratusan Ribu Dosis di Sulut
  • BBM Naik, Harga Kopra di Mitra Terus Anjlok
  • Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Bharada E Kans Bertemu Ferdy Sambo?
  • Pengurus PHBI Bitung 2022-2027 Dilantik Hengky Honandar, Ini Komposisinya

Artikel ini bersumber dari : beritamanado.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *