Iven Kenduri Riau Berakhir, Inilah Daftar Pemenang Lomba hingga Bujang Dara 2022

Diposting pada

PEKANBARU – Gelaran Kenduri Riau 2022 yang digelar di Komplek Bandar Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai), Purna MTQ Pekanbaru, resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution, Minggu (2/3/2022) malam.

Pada ada ajang Kenduri Riau 2022, Harris Ilham Rahadi asal Kota Pekanbaru dan Annisa Fadhila dari Kabupaten Kuansing terpilih sebagai Bujang dan Dara Riau tahun 2022.

GoRiau

Selain itu, Said Fahrul Rozi dari Kabupaten Inhu terpilih sebagai Bujang II Riau dan Dinda Rahmi asal Bengkalis menjadi Dara II Riau. Lalu, Alfin Alfarabi Syachputra dari Inhil terpilih sebagai Bujang III Riau dan Stheva Woelanda menjadi Dara III Riau.

Kemudian, untuk nominasi Bujang Dara Intelegensia Riau 2022 yaitu, Muhammad Gunawan dari Bengkalis dan Bujang Dara Photogenic Riau 2022 adalah Annisa Fadhila dari Kuansing.

GoRiau

Selanjutnya, untuk Bujang Dara Persahabatan Riau 2022 adalah, Said Fahrul Rozi dari Kabupaten Inhu dan Bujang Dara Ekonomi Kreatif Riau 2022 Stheva Woelanda dari Kota Pekanbaru.

Wagubri Edy Natar Nasution mengatakan, sektor kepariwisataan merupakan peluang besar untuk membuka jalur perekonomian di Bumi Lancang Kuning.

Sebelumnya, kata dia, sektor kepariwisataan pernah terlupakan di Riau. Kondisi itu bisa dimaklumi, lantaran pada zaman dahulu, sektor migas masih berada pada prioritas utama.

Namun, kata Edy Natar, kini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Provinsi Riau banyak memiliki potensi wisata alam yang unik, atraksi budaya, dan kuliner.

“Kita saksikan kebangkitan ekonomi kelas menengah, mereka memiliki kebutuhan untuk berpariwisata dengan tujuan tak terlalu jauh dan berbiaya murah. Akumulasi dari sejumlah faktor itulah yang menjadi inspirasi lahir sejumlah objek wisata baru di sekujur bumi Lancang Kuning ini,” ucapnya.

Baca Juga :   TP PKK Bengkulu Gelar Lomba Kreasi Kue Tradisional – PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU

Dengan begitu, Edy Natar menegaskan, Pemprov Riau melalui Dinas Pariwisata agar bisa mengembangkan pariwisata yang sejalan dengan adat dan tradisi asli daerah.

“Karena itu akan bisa memperkenalkan identitas asli Bumi Lancang Kuning terhadap para wisatawan yang berkunjung. Kita kembali menekankan bahwa wisata yang dikembangkan adalah kepelancongan yang selaras terhadap adat dan resam di Riau,” tegasnya.

Kepala Dispar Provinsi Riau, Roni Rakhmat berujar, selama penyelenggaraan Kenduri Riau 2022 telah ditampilkan capaian-capaian baru yang dapat bisa menjadi barometer dalam mengukur geliat pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Partisipasi aktif ditunjukkan sebesar-besarnya untuk menghadirkan iklim kepariwisataan yang semakin kuat, khas, dan berkarakter. Kita memang tengah memperkuat identitas pariwisata Provinsi Riau. Ciri yang berakar dari kultur budaya lokal yang dikembangkan dengan sentuhan kreativitas kekinian tentunya menjadi visi,’’ terangnya.

Selain menyelenggarakan pemilihan Bujang Dara Riau 2022, pada malam penutupan Kenduri Riau juga mengumumkan pemenang berbagai lomba yang diselenggarakan Dispar Provinsi Riau.

Apapun daftar pemenang lomba Kenduri Riau 2022, yakni Lomba Masak, juara 1 dari Kabupaten Kepulauan Meranti, juara 2 dari Kota Pekanbaru dan juara 3 Kota Dumai.

Selajutnya Lomba Fotografi, juara 1 Fadli, juara 2 Fauzan, dan juara 3 Pictures Speak. Lalu, Lomba Film Pendek juara 1 Dunia di halaman Belakang, juara 2 Renjana Tanah Surga, dan juara 3 Seperti Cerita dalam Film. Untuk Lomba Videografi, juara 1 Shndynd, juara 2 Itsmeanzhy, dan juara 3 Emanwar.

Kemudian, Lomba Tari, juara 1 Sanggar Cindai Art, juara 2 Sanggar Bina Tasik, dan Juara 3 Sanggar Balai Proco. Sedangkan, penampil terbaik non rangking yakni, Sanggar Kemilau Art, Sanggar Tahta Tunggal dan Sanggar Titah Negri. Lalu, penata tari terbaik yakni, Sanggar Cindai Art, penata musik terbaik Sanggar Tahta Tunggal. Serta, Penata Rias dan Kostum Terbaik Sanggar Cindai Art.

Baca Juga :   Kuliner Khas Lombok Ayam Taliwang Kini ada di Favehotel Jababeka

Kemudian, Lomba Mural, juara 1 Martianzig, juara 2 Eko Ade, dan juara 3 Fata Alfi. Untuk Lomba Nasyid Kategori Grup, juara 1 Metafora, juara 2 Havva Voice, juara 3 Ikhwan MAN 1, Harapan I Zeeva 2, Harapan II Zeeva 1, dan Harapan III Syaira Nasyid.

Lalu, Lomba Nasyid Kategori Solo, juara 1 Nofrizal Anomj, juara 2 Dea Lestarai, juara 3 Aldo, Harapan I Yulius Novisand, Harapan II Fikri Arif, dan Harapan III Muhammad Wahyudi Sembiring. Kemudian, Lomba Kompang, juara 1 Grup Kompang Indah Budaya, juara 2 Grup Kompang Anak Pulau, juara 3 Grup Kompang Setanggi, dan Harapan I Grup Kompang Mandau Berseri.

Untuk Kompetisi Band, juara 1 Nada Dijadikan, juara 2 Oneday, dan juara 3 Songketa Pala 3. Kemudian, untuk Gitaris terbaik Alya Khairunnisa, Basis terbaik Rezky Dwi Permana, Vokalis terbaik Lona Armevilia, Drumer terbaik Hari Setiawan. ***

Artikel ini bersumber dari : www.goriau.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *