Jika ke Kota Tanjungbalai,Ini Tempat yang Wajib Kamu Datangi

Diposting pada

Asahansatu || Kota Tanjungbalai merupakan salah satu Kota kecil dari 33 Kabupaten Kota yang berada di Provinsi Sumatera Utara tepat nya berada di kawasan pesisir pantai timur sumatera dan memiliki luas wilayah +-60,52 M2 atau +-6, 052 H.
Kota ini berada di tepi Sungai Asahan, sungai terpanjang di Sumatera Utara. Jarak tempuh dari Medan lebih kurang 186 KM atau sekitar 5 jam perjalanan kendaraan.

Kota Tanjungbalai memiliki 6 Kecamatan 31 Kelurahan dengan jumlah penduduk 177,640 jiwa (dikutip dari website BPS Tanjungbalai). Hampir rata pekerjaan masyarakat adalah sebagai nelayan penarik Bentor (Becak Bermotor) karena Kota Tanjungbalai sendiri merupakan daerah pertemuan 2 (dua) sungai besar yaitu Sungai Silau dan Sungai Asahan yang bermuara ke Selat Malaka. Jaraknya relatif dekat dengan negara Malaysia, Singapura dan Thailand. Wilayah Kota Tanjungbalai dikelilingi oleh Kabupaten Asahan dan merupakan hinterland dengan Kabupaten Labuhan Batu, Simalungun, Karo dan Kabupaten / Kota lain di Provinsi Sumatera Utara serta Provinsi Kepulauan Riau.

Kota Tanjungbalai kini memiliki sebutan baru yakni ”Mutiara Selat Malaka di Hilir Danau Toba”.


Berdasarkan letak geografisnya tersebut Kota Tanjungbalai sangat strategis dan ekonomis. Terlebih lagi didukung oleh tersedianya sarana, prasarana, infrastruktur dan aksebilitas yang cukup memadai, baik berupa modal transportasi darat, laut, jaringan air bersih, listrik dan telekomunikasi yang dapat menjangkau seluruh wilayah nusantara maupun negara tetangga.

Kota Tanjungbalai juga banyak memiliki tempat-tempat destinasi wisata yang wajib dikunjungi ketika berkunjung ke Tanjungbalai, diantaranya ada jembatan Tabayang (Tanjungbalai-Sei Kepayang) yang mana jembatan tersebut sebagai jembatan terpanjang di sumatera utara, water front city yang tak jauh dari jembatan tersebut tempat yang pas bersantai dengan keluarga, kerabat dan teman di sore hari sambil melihat kapal para nelayan bersandar karena langsung menghadap ke sungai asahan.

Baca Juga :   Bukan Bakpia atau Gudeg, Ini Oleh-oleh Anti Mainstream dari Yogya yang Sedang Naik Daun!

Bukan hanya itu saja, Tanjungbalai juga memiliki Kota Tua yang berada di jalan Asahan, banyak penjual berbagai jenis Ikan Asin, pajak tertua yaitu pajak Kawat, Pelabuhan Teluk Nibung yang juga langsung menghadap ke tepi sungai bisa melihat matahari terbenam ditemani dengan angin laut dan berbagai macam kuliner khas Tanjungbalai yang dijual para pedagang.

Ketika berkeliling di Kota Tanjungbalai, kita akan disuguhkan berbagai jenis jajanan dan aneka ragam kuliner yang berjejer di pinggiran jalan. Bahkan ada tempat bermain bagi anak-anak yaitu di Lapangan Sultan Abdul Jalal Rahmadsyah, di lokasi tersebut berbagai wahana permainan tersedia untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Tidak jauh dari lokasi tersebut para pedagang akan berjajar di tepi jalan untuk menjajakan dagangan nya. Biasanya jika wisatawan datang, mereka tidak lupa untuk mencicipi makanan khas Tanjungbalai yaitu pisang terjepit dengan aneka ragam kuah. Pembuatan pisang tersebut dibakar terlebih dahulu dan kemudian di kapit menggunakan alat dan dicampur kuah nangka yang sudah dipotong-potong.

Kota Tanjungbalai sendiri dikenal dengan Si Kota Kerang karena penghasil kerang hingga di jual keluar kota bahkan luar provinsi. Kota Tanjungbalai memiliki banyak etnis suku agama namun masyarakatnya hidup rukun berdampingan, menjaga toleransi dan menjaga kedamaian antar beragama. Tanjungbalai sendiri memiliki budaya utama yaitu budaya melayu karena Kota Tanjungbalai memiliki sejarah kerajaan melayu.

Tanjungbalai memiliki semboyan “Balayar satujuan batambat satangkahan” yang artinya seia sekata dalam mencapai tujuan, adalah kota yang heterogen, diresmikan pada tanggal 27 Desember 1620 bertepatan dengan pengangkatan Sultan Abdul Abdul Jalil sebagai Sultan Asahan.(HNS)


Artikel ini bersumber dari : www.asahansatu.co.id.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *