Johannes Rettob Buka Acara Mari Kitong Ngopi Bareng ‘Seduh Kopimu Untuk Dunia’ – #Lelemuku | Lelemuku.com – Cerdaskan Anak Negeri | Portal Berita yang Informatif dan Objektif

Diposting pada

Johannes Rettob Buka Acara Mari Kitong Ngopi Bareng ‘Seduh Kopimu Untuk Dunia’

TIMIKA, LELEMUKU.COM – Pegiat kopi di Kabupaten Mimika merayakan Hari Kopi Internasional dengan menggelar acara Mari Kitong Ngopi Bareng bertema “Seduh Kopimu Untuk Dunia”, bertempat di Rumah Kopi Amungme Gold, Timika pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Ada beberapa kegiatan pada acara yang berlangsung selama dua hari tersebut yaitu talkshow, demo latte art, manual brew, mengenal jenis kopi khas Papua dan edukasi minum kopi.

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob S.Sos, M.M., dalam sambutannya saat membuka acara mengatakan bahwa kopi di Mimika memiliki ciri khas.

“Untuk kita di Timika secara khusus punya kopi dengan rasa yang luar biasa, yang tidak ada di tempat lain. Peluang ini adalah kesempatan emas, dimana kita bisa buat kopi Mimika menjadi luar biasa. Kopi Mimika jenis arabica ini ditanam di suhu 15-21 derajat dan berada di ketinggian 1600 feet dari permukaan laut, sehingga mempunyai ciri khas dan rasa yang luar biasa,” tuturnya.

Menurut Plt Bupati Mimika, ada satu koperasi kopi di pegunungan bernama Gerbang Emas. Selain kopi jenis arabica yang ditanam di daerah pegunungan, ada kopi jenis robusta yang ditanam di dataran rendah Mimika yakni di Iwaka, Agimuga dan beberapa tempat di Jita.

Pada acara yang juga dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Dr. Petrus Yumte, S.H., M.Si. dan perwakilan PT. Freeport Indonesia, Plt Bupati Mimika menyampaikan bahwa dalam rangka ulang tahun Kabupaten Mimika tanggal 8 Oktober 2022, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) akan mengundang pegiat kopi lokal untuk mengikuti pameran/festival kopi.

“Bila kita sudah punya produk, maka kita sudah punya hak cipta. Jadi segera mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai hak personal kita, agar orang tidak lagi menggunakan kopi kita di tempat lain. Kalau ada yang meniru, harus membayar royalti. Untuk pengurusan HAKI akan dibantu oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora). Nah Amungme Gold telah didaftarkan, tetapi membutuhkan waktu dalam prosesnya,” ungkapnya.

Baca Juga :   Rangkaian HUT ke-58 Provinsi Sulawesi Utara Berlangsung Sukses  – SulutAktual.com

Diterangkan oleh Johannes Rettob, kopi dari Paniai dengan sembilan rasa dan merk telah tercatat di HAKI, namun yang mendaftarkan adalah orang Jakarta. Hal ini menjadi catatan agar tidak terjadi lagi hal seperti itu. Diharapkan kepada OPD terkait seperti Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan agar memperhatikan hal tersebut untuk segera didaftarkan melalui UKM. Plt Bupati Mimika juga meminta semua pelaku usaha di Kabupaten Mimika agar mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB) secara pribadi agar bisa diberikan izin untuk memiliki usaha.

Menutup sambutannya, Plt Bupati Mimika berharap dengan acara festival kopi yang dilaksanakan di Timika dapat menjadi momen kebangkitan kopi di Mimika. Bukan hanya di Mimika, namun kopi Mimika bisa menjadi nomor satu di Papua, serta bisa dinikmati di berbagai tempat di Indonesia dan dunia. (DiskominfoMimika)

Artikel ini bersumber dari : www.lelemuku.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *