Kadis PU Tak Hadir, Bupati Lombok Tengah Temukan Jalan Maiq-Meres Belum di Talud, Kades Diperintah Telepon Rekanan

Ribuan masyarakat dengan membawa Dulang Saji saat menyambut kedatangan Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri pada acara peresmian jalan Maiq – Meres, ruas jalan kabupaten di Desa Pendem, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, NTB, Rabu, (21/9/2022).

LOMBOK TENGAH | Bupati Lombok Tengah,H. Lalu Pathul Bahri disambut antusias ribuan masyarakat Desa Pendem, Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu, (21/9/2022).

Selain itu, ratusan Dulang Saji yang berisi makanan, jajanan khas Sasak Lombok dan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat juga menyambut kehadiran Bupati Lombok Tengah.

Kedatangan dan penyambutan orang nomor satu di Bumi Tatas Tuhu Trasna (Tastura) itu dalam rangka meresmikan pembangunan jalan Kabupaten di Desa Pendem, Kecamatan Janapria.

Dulang saji tersebut kemudian diletakkan di sepanjang jalan yang kemudian disantap bersama sama oleh masyarakat.

Hadir dalam kegiatan peresmian jalan tersebut, Camat Janapria dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca). 

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) PUPR Lombok Tengah, Lalu Rahadian selaku Kepala OPD yang menangani bertanggung jawab terhadap proyek pembangunan jalan Kabupaten tidak hadir.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa (Kades) Pendem, Hasan Basri menyampaikan ucapan berterima kasih kepada Bupati Lombok Tengah yang telah membangun jalan hotmix di desanya. Meskipun masih ada 2,5 kilo lagi jalan yang belum diaspal mulai dari Pendem ke Desa Kerembong, namun dirinya berharap pada tahun 2023 nanti bisa dilanjutkan kembali.

Hasan Basri merasa terharu dengan perhatian Bupati Lombok Tengah, sebab baru kali ini bisa dibangun setelah puluhan tahun tidak diperhatikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda). ” Kami terharu, kami bersyukur, kami besangi (pesta) dan syukuran dengan dibangunnya jalan ini, dan sekarang oleh masyarakat menamainya dengan nama jalan Maiq Meres,”ucapnya. 

Ditempat yang sama, Kepala Dusun (Kadus) Jelitung, Hamzanwadi menambahkan atas nama kepala dusun menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian pemerintah daerah. ini adalah kali pertama dikunjungi Bupati setelah sekian puluh tahun tidak pernah didatangi. “Dulu jalan kerbau tetapi sekarang luar biasa mulusnya, kami tak bisa menyampaikan kata kata lagi saking senang dan bahagianya kami,” ucapnya. 

Penyambutan yang dilakukan masyarakat ini lanjut Kadus, adalah luapan perasaan dan kegembiraan atas telah diperbaiki jalan ini dari masyarakat Desa Pendem. “Saya bercerita sedikit, bahwa sejak jalan ini diaspal, ada warga kami yang tidak berani pakai sandal saking mulusnya jalan ini,” ceritanya  

“Mudah-mudahan dengan jalan ini perputaran ekonomi masyarakat akan berjalan,” sambung Kadus Jelitung.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri mengatakan, Pemda Lombok Tengah berharap seluruh ruas jalan bahkan jalan kampung pun bisa di hotmix namun pemerintah tidak mampu jika menggunakan APBD, maka sebagian untuk pembiayaan pembangunan jalan ini, pemerintah daerah berhutang kepada pemerintah pusat. ” Saking kami ingin lihat jalan-jalan di Kabupaten Lombok Tengah ini baik dan mulus, kami terpaksa meminjam dana ke pusat,” ungkapnya. 

Saat Bupati Lombok Tengah berjalan kaki menyusuri jalanan tersebut, Bupati melihat ada beberapa titik jalan yang belum di talud. Hal itu dikhawatirkan akan longsor. “Tadi saya lihat ada beberapa titik jalan belum di talud,belum di rabat, penting dikomunikasikan, tolong pak kades telepon rekanan,” perintahnya

Bupati berpesan agar jalan ini harus dipelihara, jangan ditanami rumput ataupun tanaman lain atau digali untuk mengairi sawah seperti yang banyak terjadi di sejumlah tempat. Harus dipelihara, dijaga dan dirawat dengan sebaiknya. 

Ruas jalan Desa Pendem – Desa Setuta Kecamatan Janapria sepanjang 3 kilometer ini sudah ada puluhan tahun silam, namun selama ini belum pernah disentuh oleh perbaikan. Baru era Kepemimpinan H. Lalu Pathul Bahri – HM Nursiah (Pathul – Nursiah) jalan tersebut diperbaiki. Karena itu masyarakat setempat menamainya dengan nama Jalan Maiq Meres. Karena itu sebagai bentuk rasa syukur masyarakat, Bupati disambut meriah. Bahkan Bupati dari Partai Gerindra itu dielu elukan saat berjalan kaki dan menggunakan mobil wisata hingga perbatasan desa Setuta dan Pendem. [slnews – rul].

Artikel ini bersumber dari : www.suaralomboknews.com.

Tinggalkan komentar