Kopi Robusta Wine Khas Pangandaran, Banyak Rasa dalam Satu Tegukan

Diposting pada

Pangandaran

Mengenal Pangandaran tak lepas dari industri kopi yang khas asal daerah wisata ini. Namanya Robusta Wine, dalam satu tegukan ada banyak rasa. Kopi Robusta Wine ini berasal dari Desa Sidamulih, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran.

Iis Sunisih (35) berbeda dengan pengusaha kopi lainnya di Pangandaran, seorang ibu rumah tangga muda ini justru menggeluti kopi sejak tahun 2019 yang lalu.

Saat diwawancara detikJabar, Iis mengenalkan jenis kopi Robusta Wine yang menjadi kopi khas Pangandaran sejak tahun 2019.



Menurutnya Kopi Rubusta Pangandaran ini diproses secara natural wine. “Setelah dipetik dari pohon prosesnya dilakukan secara alami, kemudian dicuci bersih,” kata Iis kepada detikJabar, Selasa (27/9/2022).

Ia mengatakan bedanya kopi robusta wine dengan jenis kopi yang lainnya dari proses panen sampai menjadi biji kopi siap saji. Setelah proses pemetikan dan pencucian bersih, biji kopi Robusta Wine ada proses fermentasi dengan waktu yang ditentukan.

Waktu fermentasi dilakukan dalam kurun waktu 10 hari. Kemudian melalui proses jemur biji kopi selama 1 bulan.

“Karena itulah khas biji kopi robusta wine ini ada proses fermentasi,” katanya.

Rasa Kopi Robusta Wine

Dalam satu tegukan kopi Robusta Wine memiliki citra rasa yang khas. Ada sedikit rasa anggur. “Ya memang proses fermentasi itulah yang membuat rasa buah itu keluar,” katanya.

Kopi Robusta Wine secara warna sama dengan jenis kopi lainnya berwarna hitam, ada pahitnya, namun sesampainya di lidah rasa anggur sedikit terasa. Kopi Robusta Wine bisa dicampur dengan gula, tetapi direkomendasikan memakai gula aren agar rasa aslinya tidak hilang.

Baca Juga :   Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah

Cara Penyajian Kopi Robusta Wine

Kopi wine robusta PangandaranKopi wine robusta Pangandaran Foto: Aldi Nur Fadilah/detikJabar

Siapkan air panas dengan suhu 85 Celsius, kemudian siapkan biji kopi Robusta Wine seberat 3 gram yang sudah ditumbuk atau dibubukin, kadar airnya cukup 2 mill, tunggu 5 menit baru bisa disajikan dalam gelas.

“Bisa dicampur dengan gula aren atau cukup disajikan murni,” katanya.

Untuk harga Robusta Wine Rp 250.000/kg dan untuk Robusta Lanang Rp 200.000/kg. Iis mengatakan kopi Robusta Wine miliknya menjadi langganan di 17 kafe dan kedai kopi di Kabupaten Pangandaran. Kopi Robusta Wine telah dijual ke berbagai daerah di Jawa Barat, Jakarta dan Jogja.

(yum/yum)

Artikel ini bersumber dari : www.detik.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *