5 Kuliner Khas Papua dari Indonesia Timur

Diposting pada

Kuliner Khas Papua – Papua adalah salah satu wilayah Indonesia timur yang kental dengan adat istiadat. Tidak hanya adat dan istiadatnya, Papua juga memiliki pemandangan alam yang masih asri dan alami, tidak heran jika banyak turis yang datang. Kuliner khas Papua juga unik dan variatif, Anda wajib untuk mencobanya.

Sekilas Tentang Papua

Sebelum membahas mengenai kuliner khas dari Papua, tidak ada salah jika membahas sekilas mengenai daerah Indonesia Timur ini. Pemandangan gunung, laut dan flora fauna di Papua sangat indah dan memiliki ciri khasnya sendiri.

Burung cendrawasih adalah satu satu kekayaan fauna yang ada di Papua. Bulunya yang indah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Burung cendrawasih sendiri merupakan burung asli yang berasal dari Papua.

Namun sayang karena banyaknya pemburu, burung cendrawasih ini terancam punah dan cukup langka untuk ditemukan.

5 Kuliner Khas Papua

Kuliner Khas Papua
Kuliner Khas Papua

Setelah mengetahui sedikit ciri khas daerah Papua. Berikut akan dibahas mengenai apa saja kuliner khas yang ada di Pulau Indonesia Timur ini.

1. Papeda

Mirip dengan papeda yang ada di Jawa. Papeda dari Papua terbuat dari tepung sagu. Teksturnya kental dan kenyal seperti lem. Warnanya putih namun agak keruh. Biasanya disajikan bersamaan dengan ikan, daging, kelapa dan sayuran.

Di Papua sendiri, papeda digunakan sebagai bahan makanan pengganti nasi. Karena sagu merupakan tanaman yang banyak terdapat di Papua.

2. Sagu Lempeng

Berbeda dengan kuliner di Pulau Jawa yang lebih banyak menggunakan bahan tepung terigu. Di Papua banyak kuliner yang menggunakan bahan dasar tepung sagu. Salah satunya adalah lempeng sagu. Lempeng sagu memiliki bentuk seperti kue kering.

Baca Juga :   Cita Rasa Gado - Gado Sidoarjo Rasa Yang Melegenda Di Jl. Monginsidi 54

Ukurannya bervariasi tergantung cetakan yang digunakan. Sagu lempeng ini terkenal sebagai roti tawar khas Papua. Teksturnya keras untuk itu biasanya sagu lempeng ini disantap bersamaan dengan the panas, kopi bahkan kuah ikan.

3. Udang Selingkuh

Nama kuliner satu ini cukup unik dan menarik. Dinamakan udah selingkuh karena udang yang digunakan bentuk capit seperti kepiting. Udang yang digunakan merupakan jenis air tawar dan biasa ditemukan di tenumakan di Kabupaten Jayawijaya tepatnya Sungai Baliem.

Tekstur dari dagingnya lembut dan berserat. Rasanya mirip dan memiliki rasa manis seperti lobster. Udah selingkuh ini biasanya diolah dengan direbus atau ditumis menggunakan berbagai bumbu. Disantap dengan sayuran seperti tumis kangkung.

4. Ulat Sagu

Apakah Anda pernah melihat di media sosial atau televisi ada yang memakan ulat sagu? Ulat sagu ini merupakan kuliner khas yang tinggi protein dari Papua. Seperti namanya, ulat sagu ini ditemukan dalam batang pohon sagu yang sudah lapuk.

Ulat sagu memiliki bentuk lonjong bulat dan gemuk. Ulat sagu bisa dikonsumsi langsung atau mentah, namun juga bisa diolah olah tersebut dengan cara digoreng, bakar atau sate.

5. Kue Lontar

Kue lontar merupakan pie susu khas dari kuliner. Kuliner ini mirip dengan pie susu yang berasal dari Bali, yang membedakan hanya ukurannya yang lebih besar. Kue lontar terbuat dari tepung terigu, gula, margarin, telur dan susu sehingga memiliki cita rasa yang manis.

Di Papua, kue lontar sering disajikan pada hari besar seperti lebaran, tahun baru maupun perayaan lainnya.

Jadi dapat disimpulkan bahwa kuliner khas Papua banyak didominasi dengan bahan dasar tepung sagu. Hal ini dikarenakan sagu merupakan tanaman yang banyak terdapat di daerah Indonesia Timur ini. Tidak hanya kuliner, Papua juga terkenal akan keindahan flora fauna dan pemandangan alamnya.

Baca Juga :   Festival Danau Tempe di Sulawesi Selatan, Wujud Syukur Atas Hasil Danau
  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *