Lela Ledung, Chef Tradisional yang Populerkan Cita Rasa Khas Nusantara

Diposting pada

HITSfluencer : Lela Ledung, Chef Tradisional yang Populerkan Cita Rasa Khas Nusantara
Dokumentasi Lela

HITSfluencer

Lewat konten, Lela Ledung sukses populerkan dan tampilkan aneka cita rasa khas Nusantara dengan menggunakan alat-alat masak tradisional. Seperti apa keseruannya?

WowKeren
Gempuran modernisasi rupanya tak membuat konten yang sarat dengan nilai kearifan lokal lantas tenggelam. Justru, kearifan lokal makin gencar dipopulerkan dengan memanfaatkan platform digital. Hal inilah yang dilakukan oleh Nur Laela. Wanita yang lebih dikenal dengan nama Lela Ledung ini kerap tampilkan aneka cita rasa khas Nusantara lewat konten-konten unggahannya di akun TikTok, @lelaledung2.

Eksis di TikTok sejak beberapa tahun belakangan, Lela kini sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 726 ribu pengikut. Tak hanya itu saja, unggahan-unggahannya cukup menarik perhatian hingga sukses menjaring sampai lebih dari 16,7 juta likes. Wanita asal Banyumas, Jawa Tengah ini bikin nostalgia para penonton lewat cita rasa hingga alat-alat masak tradisional khas Nusantara yang digunakannya.

Salah satu konten memasak tradisional ala Lela yang begitu populer adalah saat ia membuat hidangan sederhana yang dinamainya “uyah goreng”. Masakan yang hanya terdiri dari tumisan bawang merah dan putih yang ditambah garam ini pun sampai sukses mendapatkan total penayangan hingga lebih dari 5 juta kali.

Tak sekedar memasak, Lela juga kerap mengajak para penonton untuk terlebih dahulu memburu bahan masakan di kebun sekitar rumahnya. Hal ini juga sempat dilakukannya saat membuat konten memasak jengkol. Sebelum masak, wanita yang juga aktif sebagai freelance desainer ini membawa penonton ikut menjelajah kebun sembari memanen jengkol. Alhasil, video ini pun sampai tembus lebih dari 4,9 juta penonton.

Kepada WowKeren untuk rubrik HITSfluencer, Lela secara eksklusif membeberkan jatuh bangunnya sebagai konten kreator hingga suka dukanya memasak menggunakan alat-alat tradisional. Penasaran bagaimana kisah selengkapnya? Simak penuturan lengkap Lela berikut ini!

(wk/yoan)

1. Gagal di YouTube sampai Sukses Taklukkan TikTok


Gagal di YouTube sampai Sukses Taklukkan TikTok
TikTok/lelaledung2

Jauh sebelum aktif di platform TikTok, Lela mengaku sempat menjajal YouTube. Sayangnya, saat itu ia masih belum bisa konsisten sehingga hasil viewers yang didapatkan tak sesuai harapan. Hingga akhirnya, TikTok naik daun dan memicunya untuk menjelajahi platform yang makin populer di tahun 2020 ini.

“Di tahun 2019 sudah bikin mulai bikin konten di YouTube. Tapi karena kondisinya jauh dari rumah, jadi belum bisa konsisten. Terus, dari segi viewers itu juga enggak ada kenaikan,” kenang Lela. “Nah, akhirnya aku iseng-iseng coba bikin konten di TikTok. Karena waktu itu di sini TikTok sudah booming banget, jadi orang lebih tertarik melihat video yang pendek daripada yang panjang.”

Lela pun berkisah tentang konten awal yang diunggah di TikTok. “Awal bikin video masih campur. Tapi di TikTok enggak langsung booming, baru video ke-90 booming. Itu dalam waktu sekitar 3 bulanan. Malah yang awal viral itu konten lagi makan. Terus, aku bikin video masak, akhirnya ikut naik viewers-nya. Awalnya, aku upload potongan video saja, tapi penonton kurang tertarik. Akhirnya aku rangkum jadi satu video satu menit. Ternyata, penonton malah tertarik,” cerita Lela.

2. Populerkan Kearifan Lokal dengan Konten


Populerkan Kearifan Lokal dengan Konten
TikTok/lelaledung2

Lela mengaku bahwa saat awal membuat konten, ia terinspirasi dari YouTuber asal China, Liziqi. Karena kondisi sekitar rumah yang memungkinkan, ia lantas tergerak untuk mulai membuat konten-konten yang bertema tradisional. Pasalnya, Lela juga mengungkapkan bahwa di daerah tempat tinggalnya rupanya masih banyak orang yang masih memasak menggunakan tungku.

Baca Juga :   Istimewa, Jersey Rider Tour de Borobudur 2022 Karya Anak Berkebutuhan Khusus

“Tahun 2019-an itu lagi terkenal Liziqi dari China. Terus, aku kepikiran di rumah kan banyak sayuran, kenapa enggak dimanfaatkan. Sekalian kan jadi ciri khasnya orang di desa sini. Jadi akhirnya aku bikin konten untuk nostalgia karena masakan-masakan aku tradisional,” terang Lela. “Karena di tempatku kebanyakan orang masih pakai tungku. Kebetulan sebelum ngonten aku pernah beli alatnya, jadi tinggal dilanjutkan saja. Kalau kayu bakar, disini sudah ada sisa-sisa dari pabrik.”

Untuk memperkental nuansa tradisional, Lela juga kerap menambahkan backsound musik-musik keroncong. Bahkan, nama panggungnya sendiri diakuinya terinspirasi dari sebuah lagu Jawa. “Di daerahku, Jawa Tengah yang namanya Laela itu sering diplesetkan jadi Lela. Terus kan ada lagunya di Jawa (‘Tak Lelo Lelo Ledung’), akhirnya kepikiran buat lucu-lucuan. Sampai lebih dikenal dengan nama ini (Lela Ledung),” lanjut Lela.

3. Jatuh Bangun Masak dengan Alat Tradisional


Jatuh Bangun Masak dengan Alat Tradisional
TikTok/lelaledung2

Dalam konten, Lela kerap mengajak para penonton untuk turut mengambil bahan masakan di sekitar rumahnya. Meski demikian, ia juga mengakui bahwa beberapa bahan tak selalu didapatkannya dari sana. Sesekali, ia memasak dari bahan pemberian dari tetangga. Lela menyebut bahwa memasak menggunakan tungku akan meninggalkan aroma khas yang membuat rasa masakan jadi lebih sedap. Karena itulah, ia harus berhati-hati saat mengatur besar kecil api tungku saat memasak.

“Api jangan terlalu besar karena bisa berpengaruh ke aroma. Jadi, untuk makanan yang butuh api kecil itu juga tantangan tersendiri. Terus kalau lagi musim hujan kayu bakar kan basah, jadi susah menyalakan api. Apalagi sekarang sudah enggak ada minyak tanah. Kalau gitu biasanya aku pakai kertas,” ungkap Lela. “Pernah pas lagi live, enggak nyala-nyala tungkunya hampir setengah jam baru nyala.Tapi kalau lagi hoki ya sekali menyalakan langsung jadi.”

Di sisi lain, dukungan dari para tetangga rupanya tak berhenti sampai di situ saja. Dalam beberapa kesempatan, mereka kerap kali memadati sekitar rumah Lela ketika dirinya tengah membuat konten. Karena itulah, ia juga kerap kali memasak dengan porsi besar untuk dibagi-bagikan pada tetangganya. Baginya, pengalaman tersebut adalah yang paling menarik selama eksis sebagai konten kreator.

4. Diprotes Penonton Saat Jajal Alat Masak Modern


Diprotes Penonton Saat Jajal Alat Masak Modern
TikTok/lelaledung2

Tak hanya tungku, Lela juga memperkuat nuansa tradisional dengan menggunakan alat-alat masak yang berbahan baku dari tanah liat. Nuansa nostalgia ini pun begitu dicintai para penonton. Sampai-sampai, mereka langsung protes saat Lela mencoba menggunakan alat masak yang lebih modern.

“(Selain tungku) aku juga pernah pakai wajan dan panci dari tanah liat. Terus spatulanya juga dari kayu atau tempurung kepala. Aku kan biasanya pakai pisau yang hitam, zaman dulu. Terus aku pernah coba pakai pisau yang warna-warni, malah diprotes. Karena memang sudah ada penggemarnya tersendiri. Tapi kalau aku masak jajanan modern, mereka menerima saja asal alatnya enggak berubah,” beber Lela sembari tertawa.

Menurut Lela, penonton sangat menyukai jika ia memasak makanan tradisional yang sudah sangat jarang dijumpai, seperti lompong. Meski demikian, siapa yang menyangka bahwa ia ternyata juga pernah gagal saat masak. “Waktu itu pernah gagal pas bikin perkedel dan cincau yang dikombinasikan dengan agar-agar. Itu enggak aku bikin videonya. Tapi kalau perkedel kemungkinan masih akan aku coba buat lagi. Tapi kalau cincau itu, ya sudah enggak akan aku coba lagi,” sambung Lela. “Masakan yang paling susah aku buat buntil daun talas. Itu ternyata pas aku bikin berhasil.”

Baca Juga :   Menengok Kampung Batik Jantran, Penghasil Batik Terbesar di Jateng. Sehari Bisa 25.000 Lembar, Harga Dijamin Lebih Miring » JOGLOSEMAR NEWS

5. Sempat Diserang Komentar Miring


Sempat Diserang Komentar Miring
TikTok/lelaledung2

Lela mengungkapkan bahwa video satu menit yang diunggahnya membutuhkan waktu pembuatan yang cukup panjang. “Sekali buat konten, aku biasanya start jam 8 dan selesai jam 1-2. Lama untuk pembuatan video 1 menit saja. Kebetulan, videografernya suami sedangkan editing aku karena aku yang tahu konsep awal hingga akhir,” jelas Lela. “Aku juga biasanya jadwalkan apa saja yang mau aku masak. Tapi kadang bahannya ya spontan saja sih.”

Meski konten Lela merupakan konten positif yang dibuat dengan sepenuh hati, ia mengaku di awal-awal juga sempat mendapatkan komentar miring. Hal ini ditengarai jika ada beberapa proses masak yang berbeda dengan yang umum. Kondisi ini pun sempat membuatnya down. Meski demikian, dukungan dari orang terdekat hingga followers setia akhirnya membantunya kembali bersemangat.

“Sepositif apapun konten kita, tetap saja ada hate komentar. Pas awal-awal itu aku sempat dapat hate komentar yang sempat bikin aku kepikiran dan down. Biasanya, itu karena ada perbedaan cara masak. Misalnya mereka dari step A ke B kemudian ke C, sedangkan aku C dulu baru ke A,” ujar Lela. “Cuma, alhamdulillah sekarang ini sudah lebih terfilter penontonnya. Karena support dari teman teman dan penonton, followers malah. Yang bikin aku malah semangat untuk aku bikin lagi.”

6. Tips Sukses Masak Hidangan Nusantara


Tips Sukses Masak Hidangan Nusantara
TikTok/lelaledung2

Khusus kepada WowKeren, Lela berbagi tips masak hidangan khas Nusantara bagi para pemula. Seperti diketahui, hidangan Nusantara terkenal kaya rempah dan bumbu sehingga banyak pemula kesulitan. Menurut Lela, yang terpenting adalah mengenali bumbu dasar terlebih dahulu. Jika sudah paham bumbu dasar, masakan apapun bisa dieksekusi dengan lebih mudah.

“Tipsnya yang paling penting kita harus tahu bumbu dasarnya dulu. Kalau sudah paham itu, masak jadi jauh lebih mudah. Untuk bumbu, yang harus ada sudah pasti ketumbar, bawang putih dan merah, jahe, kunyit, garam dan lada kalau mau buat bumbu kuning. Itu saja sih sebenarnya simpel,” pesan Lela. “(Bumbu instan) sebenarnya bisa jadi alternatif. Dari rasa untuk lada (instan) dengan lada biasa sebenarnya sama. Cuma kalau bumbu lainnya, aku lebih suka pakai bumbu aslinya. Jadi kalau lagi senggang, sambil kupasin bumbu biar nanti kalau masak tinggal pakai saja.”

Tak hanya itu saja, Lela juga berpesan kepada para pemula untuk terus konsisten belajar meskipun ada kegagalan. “Yang paling penting kalau mau belajar masak itu konsisten. Bahkan kalau masakannya gagal, dicoba saja lagi nanti pasti bakal bisa,” tambah Lela. “Terus, kalau aku prinsipnya jangan pernah takut memberi bumbu, masukkan saja semuanya. Terus kalau misalkan mau bikin video masak, jangan lupa ikuti beberapa event dan challange.”

7. Ingin Terus Eksplorasi Diri Untuk Konten


Ingin Terus Eksplorasi Diri Untuk Konten
TikTok/lelaledung2

Meski sempat gagal mengawali langkahnya di YouTube, namun Lela mengaku bahwa kedepannya ia berencana untuk bisa aktif di platform tersebut. Tak hanya memasak, ia juga berencana mengembangkan konten pada proses-proses berkebun hingga kesehariannya.

Demi kesuksesan konten-konten kedepan, ia berencana untuk meningkatkan kualitas videonya. Selanjutnya, ia juga berharap bisa segera membangan tempat khusus agar jauh lebih nyaman saat memasak untuk konten.

“Kedepannya aku ingin aktif di YouTube. Cuma, sekarang aku masih fokus ke short video dulu. Aku ingin eksplor dengan bikin konten keseharian, jadi enggak cuma masak saja. Terus aku juga ingin meningkatkan kualitas video biar penonton enggak bosan. Kalau kualitas videonya sudah oke, tinggal perbaiki tempatnya. Karena aku ingin bikin tempat tersendiri khusus buat bikin konten masak-masak,” tutup Lela.


Artikel ini bersumber dari : www.wowkeren.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *