Lemhannas RI Apresiasi Langkah Dekranasda NTT Dongkrak Sektor Budaya dan Pariwisata Setempat

Diposting pada

Digiqole ad

KOSADATA – Tenaga Profesional (Taprof) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dadang Solihin mengaku kagum dengan upaya Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam melestarikan kebudayaan setempat.

Hal ini disampaikan Dadang saat menggelar kunjungan bersama peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) ke 64 dan sejumlah tenaga ahli lemhannas lainnya, Senin (22/8) kemarin.

Menurutnya, Dekranasda NTT merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. “Ini salah satu yang terbaik di Indonesia ya. Karena saya lihat di DKI juga tidak seperti ini,” ujar Dadang dikutip Selasa (23/8/2022).

Mantan Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata ini menuturkan, melalui ikhtiar Dekranasda, diharapkan NTT lebih maju terutama dalam mengeksplorasi budaya dan pariwisata di daerah tersebut.

“NTT akan maju dan sejajar dengan Provinsi lainnya. Hal tersebut karena NTT punya potensi yang besar. Yang penting harus ada optimismenya, pemuda – pemudanya harus semangat,” katanya.

“Yang penting itukan peningkatan kualitas sumber daya manusia, setelah itu sektor lain akan ikut maju,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Maria Fransiska Djogo, menyambut kunjungan rombongan pada Senin (22/8) sekitar pukul 11.30 siang dengan mengalungkan selendang khas NTT.

Peserta pendidikan nampak antusias menyaksikan pajangan kain bermotif khas NTT. Pada sisi kiri pintu masuk menuju tangga yang terhubung ke lantai dua, sebuah sasando – alat musik khas dari Rote – terpajang di sana.

Rombongan kemudian menyebar dan menyasar para pegawai Dekranasda NTT dengan berbagai pertanyaan terkait harga produk di sana. Di lantai 2 kantor Dekranasda NTT, terdapat miniatur NTT yang menampilkan pakaian adat, rumah adat dan objek wisata dari masing-masing Kabupaten.

Baca Juga :   9 Makanan Indonesia yang Mendunia, Nomor 5 Kesukaan Barack Obama

Maria kemudian menjelaskan secara detail produk setiap Kabupaten disela kegiatan rombongan menyaksikan proses menenun kain adat yang dikerjakan oleh para pengrajin.

Kain adat dengan berbagai motif itu banyak menyita perhatian. Banyak pertanyaan dilontarkan terkait proses menghasilkan sebuah tenun. Usai berkeliling dan melihat miniatur NTT, rombongan kembali ke lantai 1. Sekitar 7 orang dari rombongan tersebut melihat proses menyeduh dan meracik kopi.

Karyawan Dekranasda NTT tampak sibuk melayani rombongan yang nampak kagum dengan motif kain tenun dan kuliner produksi warga NTT. Dalam kunjungan itu, rombongan Lemhanas RI memborong tenun dan kuliner.

“Kami berharap dengan kunjungan tersebut, NTT semakin dikenal. Karena kita punya mini NTT di lantai 2 dan semua produk tenun dari 22 Kabupaten/Kota ada di sini. (Serta) produk-produk UMKM lainnya,” kata Maria.

Artikel ini bersumber dari : kosadata.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *