Mengenal Ciri Khas Istimewa Bonsai Serut Asal Kediri

Diposting pada

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Setiap wilayah di Indonesia memiliki varian bonsai yang menjadi ciri khas masing-masing. Seperti di Kabupaten Kediri yang banyak dikenal sebagai penghasil bonsai serut. Meskipun bonsai dari pohon serut sebenarnya adalah jenis umum namun di Kabupaten Kediri, bonsai serut memiliki ciri khas sendiri. 

Menurut Sekretaris Bonsai Adventure Kediri Mifhatul Ulum di daerah seperti Mojokerto – Jombang, kebanyakan serut adalah semi fosil. Sedangkan di Tuban, 100 persen serut hidup di bebatuan karang dan berkarakter mirip batu. 

“Di lain-lain daerah, serutnya beda-beda. Kalau di Kabupaten Kediri, serut berbatang tunggal. Selain itu karakternya lebih tua serta tekstur daunnya lebih hijau mengkilat. Bisa dikatakan mikro. itu keunggulannya serut yang ada di Kediri. Terutama di daerah lereng Wilis,” tutur pria yang akrab disapa Ulum itu, Minggu, (11/09/2022). 

Hampir 75 persen penghobi bonsai di Kabupaten Kediri memiliki bonsai serut. Bukan tanpa alasan jenis bonsai itu jadi favorit masyarakat ataupun penghobi bonsai. Bahan bonsai serut memang mudah didapat. 

Saat penghobi bonsai pemula faktor mudah mendapatkan bahan cukup penting. Untuk mereka yang ingin mencari bahan dengan bentuk yang cantik, maka bisa mencari bahan yang sudah sedikit memiliki pola. Tapi jika ingin yang biasa bisa mencari dari alam.

Bonsai-Serut-2.jpg

“Kita mencari bahan serut mudah, kita kalau cari bahan tinggal milih mau yang seperti apa. Serut juga lebih tahan banting. Dalam artian di cuaca apa pun,  kondisi apa pun dia tetap subur, tetap enak dipandang, ” ujar Ulum lagi. 

Selain bahan bonsai itu lebih mudah didapat, karena salah satu jenis tumbuhan atau pepohonan lokal, perawatannya juga lebih tidak membutuhkan waktu atau teknik yang sulit. Penghobi bonsai juga tidak perlu meluang banyak waktu untuk merawat bonsai serut. 

Baca Juga :   Pangdam XVI Pattimura Minta Prajurit TNI Tebar Bibit Kebaikan

“Pohon serut pola rawatannya itu mudah, sangat mudah enggak begitu susah, enggak begitu sulit, enggak begitu memakan waktu aktivitas kita, ” tutur Ulum. 

Faktor kemudahan perawatan ini juga yang membuat para penghobi, terutama penghobi pemula lebih senang dengan bonsai serut.

” Kebanyakan pemula itu mainnya di serut, karena serut perawatannya enak, terus dari segi cuaca,. kemarau maupun cuaca musim hujan, dia tetap subur dan tidak begitu sulit untuk merawat bonsai serut,” pungkas Ulum. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.


Artikel ini bersumber dari : www.timesindonesia.co.id.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *