Menparekraf Yakin Field Trip Delegasi G20 Jadi Momentum Promosikan Desa Wisata di Bali

Diposting pada

MANGUPURA, TRIBUN BALI – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam Presidensi G20 Indonesia mempunyai tugas antara lain bertanggung jawab dalam penyelenggaraan kegiatan pre-on-post tour bagi para delegasi KTT G20.

Membuat paket-paket tour untuk ditawarkan kepada para delegasi yang mengikuti kegiatan pertemuan di Bali maupun pertemuan di 18 kota di Indonesia, yang berlangsung 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.

Untuk mendukung para peserta KTT G20 di Bali, Kemenparekraf bekerja sama dengan IINTOA (Indonesia Inbound Tour Operator Association) akan menyediakan paket-paket wisata yang akan ditampilkan di website indonesia.travel.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno membagikan catatan khusus yang merekam perjalanannya selama melakukan kunjungan kerja ke Bali pada 18-19 Agustus 2022.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno membagikan catatan khusus yang merekam perjalanannya selama melakukan kunjungan kerja ke Bali pada 18-19 Agustus 2022. (istimewa)

Diantara paket tour yang ditawarkan tersebut adalah field trip ke desa wisata, seperti Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Bali.

Paket yang disediakan IINTOA di-support oleh OPSIGO sebagai booking engine dan sudah terintegrasi melalui API dengan Indonesia.travel.

“IINTOA melalui opsigo menyediakan paket wisata yang tersebar di Bali, Lombok, Jogja, Danau Toba, Labuan Bajo dan Bangka Belitung,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI ( Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, di The Apurva Kempinski Bali, Selasa (30/8).

Total saat ini 70 paket wisata dengan rincian Bali 31 paket wisata, Lombok 7 paket wisata, Jogja 18 paket wisata, Labuan Bajo 5 paket wisata, Danau Toba 6 paket wisata, dan Bangka Belitung 3 paket wisata.

Presidensi G20 Indonesia berlangsung 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022 dihadiri lebih dari 18 ribu delegasi dari berbagai negara, dengan mengadakan 150 pertemuan di 19 kota di Tanah Air.

Diantara 150 pertemuan Presidensi G20 tersebut adalah pertemuan Ministerial Conference On Women’s Empowerment (MCWE) yang berlangsung di Nusa Dua Bali pada 24-26 Agustus 2022 lalu. Di akhir pertemuan tersebut sekitar 98 delegasi MCWE melakukan field trip ke Desa Wisata Penglipuran.

Baca Juga :   Tempat Wisata di Kota Bandung Populer dan Instagramable, Lengkap dengan Harga Tiket

“Kunjungan para delegasi MCWE ke Desa Wisata Penglipuran tersebut menjadi momentum untuk mempromosikan Penglipuran sebagai desa terbersih tingkat dunia,” imbuh Menparekraf Sandiaga Uno.


Artikel ini bersumber dari : bali.tribunnews.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *