Menunjukkan Potensi Industri Kreatif Tanah Air dalam Localfest 2022

TEMPO.CO, Jakarta – Area Parkir Timur Senayan sangat ramai pada 9 September lalu. Muda mudi, yang kebanyakan bergaya streetwear, mendatangi berbagai tenan yang hadir di acara Localfest 2022. 

Beberapa terlihat berbelanja, dan memanfaatkan diskon spesial di acara itu, ada pula yang datang hanya melihat-lihat berbagai barang lokal yang ditawarkan. Untuk anak muda penggemar brand lokal, harga-harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Rata-rata Rp 100-200 ribu. 

Tidak hanya melihat baju atau barang-barang karya anak negeri saja, banyak juga anak muda yang menikmati waktu akhir pekan mereka sambil bergoyang. Hujan tidak menghentikan mereka untuk hadir di festival yang berlangsung selama 3 hari itu. Mereka sudah siap dengan jas hujan masing-masing dan terlihat tetap menari-nari di tengah lapangan Parkir Timur Senayan sembari diguyur rintik. Pengunjung berdendang ditemani oleh nyanyian band-band lokal pada hari pertama festival itu, yaitu Seiren dan Divide yang mengisi di sore hari, kemudian Mooner, The Sigit, dan Feel Koplo yang menutup di malam hari.

Tidak hanya didatangi pengunjung muda, ternyata orang tua pun cukup antusias melihat berbagai barang lokal di acara Localfest 2022. “Waktu lihat Instagramnya, ternyata di-follow juga sama temen aku,” ucap seorang ibu berumur 52 tahun Yana pada 9 September 2022. Yana yang merupakan warga Ciputat Timur, Tangerang Selatan itu mengatakan acara yang mengedepankan produk dalam negeri dan ditambah musik ini sebenarnya sangat menarik perhatian semua kalangan, tidak hanya anak muda saja. 

“Seru dan penuh dengan produk-produk yang asik,” kata Yana. Ia mengaku terkesan dengan peletakan dan desain panggung yang tepat sebagai pusat perhatian Localfest. “Gede, bagus, buat icon-nya Localfest, panggungnya oke,” ujarnya.

Walau begitu, Yana menilai bahwa akan lebih baik lagi bila tenan – tenan yang ikut kegiatan ini bisa lebih variatif lagi. Misalnya dengan menambah lebih banyak berbagai merk menargetkan perempuan. “Mungkin kalau cewek yang girly (akan) susah ketemu yang dia mau,” kata Yana. 

Localfest 2022 di Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta pada 9 September 2022/TEMPO. NATHANIA S. ALEXANDRA

Localfest 2022 menyoroti karya-karya lokal dalam bidang mode, kuliner, musik, serta seni. Konsepnya bisa dikatakan mirip dengan festival Jakcloth yang sudah berjalan sejak 2009. Localfest dilengkapi oleh lebih dari 120 merk lokal yang membuka tenan untuk barang-barang mode serta kuliner. Beberapa clothing line yang sempat mengikuti kegiatan ini adalah Kamengski, Erigo, Roughneck, Loony, Cosmonauts, Thanksinsomnia.

Acara ini pun pas didatangi bagi para pecinta kuliner. Jenis jajanan yang ditawarkan cukup banyak, dari mulai jajanan tradisional seperti klepon hingga makanan ala barat seperti tacos dan pizza.

Kepala Marketing dan Komunikasi Localfest Adit Yara mengatakan bahwa Localfest 2022 diharapkan bisa menunjukkan potensi industri kreatif lokal yang saat ini semakin berkembang pesat dan didominasi oleh generasi muda. Adit mengatakan tahun ini, ada 120 brand lokal yang terdiri di kategori fashion, kecantikan dan kuliner yang ikut andil dalam kegiatan ini. Brand lokal itu bahkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya berpusat di wilayah Jabodetabek dan Bandung. “Kita akan coba memulai menggandeng jenama asal Pulau Jawa bagian Tengah,Jawa Timur, Bali dan nantinya ke pulau Sumatra dan Kalimantan,” ujar Adit. 

VP of Marketing PT Bank Neo Commerce Tbk Maritsen Darvita mengatakan Localfest merupakan dapat menjadi wadah bagi para penggiat industri kreatif. Ajang ini juga bisa menjadi festival urban kreatif yang menampilkan potensi-potensi lokal khususnya di bidang fashion, kuliner, musik, dan seni. Program itu juga bertujuan untuk mengkampanyekan kebiasaan masyarakat untuk menggunakan produk lokal. 

Dalam berbagai kesempatan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiiaga Salahuddin Uno mendorong usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif terus bergeliat, makin ekspansif dan mendunia. “Saya pribadi ingin sekali seluruh pelaku ekonomi kreatif dari subsektor musik, kuliner, kriya dan lainnya semakin sejahtera, bangga dengan karya-karya mereka,” kata Sandiaga Uno di Instagramnya pada 11 September 2022.

NATHANIA S. ALEXANDRA | ANTARA | INSTAGRAM


Artikel ini bersumber dari : gaya.tempo.co.

Tinggalkan komentar