Oleh-oleh Khas Nusantara di Jakarta Fair 2022, Ada Batu Permata Halaman all

KOMPAS.com – Jakarta Fair 2022 atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2022 menghadirkan beragam pameran produk dari berbagai daerah di Nusantara. 

Berdasarkan keterangan resmi penyelenggara Jakarta Fair Kemayoran 2022, sejumlah daerah menyajikan produk unggulan mereka. Meliputi DKI Jakarta, Aceh, Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Kalimantan. 

Baca juga: Rekomendasi Kuliner Khas Betawi di Jakarta Fair 2022 

Menariknya, pengunjung Jakarta Fair 2022 dapat membeli oleh-oleh khas nusantara di Jakarta Fair 2022 tersebut. 

“Pengunjung Jakarta Fair 2022 dapat menemukan beragam oleh-oleh khas Nusantara yang sangat menarik,” bunyi keterangan resmi tersebut, dikutip Selasa (22/6/2022).

Oleh-oleh khas Nusantara di Jakarta Fair 2022 sangat beragam mulai dari kuliner, cinderamata, dan produk unggulan. Berikut oleh-oleh khas Nusantara di Jakarta Fair 2022 dari berbagai daerah. 

Baca juga: Jadwal dan Lokasi Atraksi Barongsai di Jakarta Fair 2022

1. DKI Jakarta

Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Jakarta Fair tanpa mengunjungi budaya khas Betawi, termasuk kulinernya. Salah satu tempat yang menyajikan kuliner khas Betawi di Jakarta Fair 2022 adalah Kampung Betawi. 

Lokasi Kampung Betawi ini berada di dekat Hall D JIExpo Kemayoran. Berikut oleh-oleh khas Betawi yang dapat ditemukan pengunjung di Jakarta Fair 2022. 

Baca juga: Harga Tiket Jakarta Fair 2022, Beli Online Lebih Murah

Siapa yang tidak kenal kerak telor? Jajanan berbahan dasar telur ini merupakan salah satu ikon makanan khas Betawi. 

Berdasarkan informasi dari Kompas.com (10/6/2022), kerak telor mempunyai tekstur yang mirip telur dadar. Namun, cita rasanya sangat berbeda. 

KOMPAS.com/Wasti Samaria Simangunsong Salah satu pedagang kerak telor di Jakarta Fair 2022 atau Pekan Raya Jakarta di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, pada Jumat (10/6/2022).

Adapun keunikan cita rasa sajian tersebut berasal dari penggunaan bahan baku yang beragam. Mulai dari ketan, ebi, kelapa parut sangrai, dan tak lupa bahan utamanya yaitu telur ayam atau telur bebek. 

Sebelum disajikan, kerak telor diberi bumbu halus yang terbuat dari campuran kelapa parut sangrai, cabai merah, kencur, merica, jahe, dan gula pasir.

Baca juga: 6 Aktivitas Menarik di Jakarta Fair 2022, Tak Cuma Belanja

Berdasarkan pantauan Kompas.com, penjual kerak telor juga dapat ditemukan pada pintu masuk A1 JIExpo Kemayoran. Tepatnya, bersebelahan dengan area pasar malam. Satu porsi kerak telor tersebut dijual seharga Rp 25.000.

Selain mencicipi kerak telor langsung di tempat, pengunjung bisa membawa makanan khas Betawi ini sebagai oleh-oleh. 

Dodol Betawi dibuat menggunakan tiga bahan utama, yakni ketan, gula merah, dan santan. Selain rasa original tersebut, biasanya penjual juga menyajikan dodol rasa durian, ketan hitam, dan lainnya. 

Cara memasaknya cukup mudah, yakni dengan mencampurkan semua bahan tersebut kemudian diaduk, seperti dikutip dari Kompas.com (10/6/2022). Namun, pembuatan dodol Betawi terbilang melelahkan lantaran membutuhkan waktu memasak yang cukup panjang. 

Baca juga: Wisata ke Jakarta Fair 2022 Kemayoran, Simak 4 Tips Penting Ini

Pekerja menyelesaikan pembuatan dodol betawi Ibu Yuyun di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2015). Menjelang Idul Fitri, permintaan akan dodol betawi mengalami peningkatan. KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMOKRISTIANTO PURNOMO Pekerja menyelesaikan pembuatan dodol betawi Ibu Yuyun di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2015). Menjelang Idul Fitri, permintaan akan dodol betawi mengalami peningkatan. KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMO

Pembuatan dodol Betawi memerlukan waktu 8-10 jam, bergantung kondisi api. Volume api dapat berpengaruh pada kualitas dodol. Jika api terlalu besar, maka dodol bisa menjadi gosong.

Menariknya, pengunjung bisa menyaksikan langsung proses pembuatan dodok Betawi di Kampung Betawi, Jakarta Fair 2022. Tak hanya itu, kamu bisa membeli dodol Betawai sebagai buah tangan untuk keluarga maupun teman. 

2. Aceh 

Pengunjung Jakarta Fair 2022 dapat membeli oleh-oleh khas Aceh tanpa harus jauh-jauh datang ke Kota Serambi Mekkah itu. Berikut sejumlah oleh-oleh khas Aceh yang dapat pengunjung temukan di Jakarta Fair 2022.

Baca juga: 6 Hotel Bintang Terdekat dari Lokasi Jakarta Fair 2022

Kopi gayo merupakan ikon Aceh. Bahkan, kopi gayo berhasil menjadi juara di kompetisi kopi, yakni Cup of Excellence (COE) Indonesia 2021, berdasarkan informasi dari Kompas.com (23/12/2021). 

ilustrasi kopi arabika gayo aceh yang memenangi kompetisi Cup of Excellence Indonesia 2021. SHUTTERSTOCK/ismed_photography_SS ilustrasi kopi arabika gayo aceh yang memenangi kompetisi Cup of Excellence Indonesia 2021.

Tak hanya di Indonesia, cita rasa khas kopi gayo Aceh telah melanglang buana. Para pengusaha kopi gayo kerap memperkenalkan kopi gayo Aceh pada sejumlah pameran internasional, dikutip dari Serambi News. 

Tak hanya itu, kopi gayo merupakan salah satu produk ekspor unggulan Aceh. Kopi gayo merupakan varietas kopi arabika. 

Selain kopi gayo, oleh-oleh khas Aceh lainnya yang dapat ditemukan di Jakarta Fair adalah aksesoris. Sejumlah aksesoris khas Aceh tersebut meliputi tas rajut, peci, dan lainnya.

Tas suvenir khas AcehKOMPAS.com/MASRIADI Tas suvenir khas Aceh

Berdasarkan informasi dari Kompas.com (5/9/2021), keunikan tas Aceh adalah mempunyai motif-motif khas Aceh. Selain itu, warnanya pun beragam sehingga menarik para pembeli. 

Tas Aceh di Desa Ule Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh UtaraKOMPAS.com/MASRIADI Tas Aceh di Desa Ule Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara

3. Sumatera Barat 

Tak mau ketinggalan, Provinsi Sumatera Barat juga menyajikan oleh-oleh khas di gelaran Jakarta Fair 2022, berupa produk kuliner. Beberapa produk kuliner khas Sumatera Barat di Jakarta Fair 2022, antara lain keripik balado, keripik sanjai, dan dendeng kering.

Keripik balado khas Padang pada umumnya terbuat dari singkong yang diberi bumbu balado. Mayoritas keripik balado Padang memiliki rasa pedas. 

Selain itu, tampilan cukup menarik karena berwarna merah yang berasal dari warna sambal balado. 

Ilustrasi keripik singkong balado. SHUTTERSTOCK/HARISMOYO Ilustrasi keripik singkong balado.

Keripik sanjai adalah camilan yang berbahan dasar singkong. Berdasarkan informasi dari Kompas.com (22/9/2021), nama sanjai diambil dari nama jalan tempat pembuatan keripik ini, yaitu Jalan Sanjai.

Keripik sanjai memiliki rasa gurih dan tekstur renyah. Terdapat tiga varian rasa, yaitu tawar, asin, dan pedas.

Bumbu yang digunakan untuk pembuatan keripik sanjai terbilang sederhana, yakni bawang putih, garam, kunyit, cabai, dan gula pasir.

Dendeng balado merupakan sajian khas Padang berupa irisan tipis daging sapi digoreng garing, lalu diberi bumbu balado. Khusus untuk oleh-oleh, biasanya dendeng balado ini disajikan dalam bentuk dendeng kering. 

Baca juga: Rute dan Transportasi Menuju Jakarta Fair 2022 di JIExpo Kemayoran

4. Yogyakarta 

Daerah Istimewa Yogyakarta memang terkenal dengan beragam sajian kuliner dan cinderamata khas. Nah, pengunjung Jakarta Fair 2022 bisa mendapatkan oleh-oleh khas Yogyakarta tersebut tanpa harus jauh-jauh pergi ke Kota Gudeg. 

Bakpia merupakan produk kuliner yang sangat identik dengan Yogyakarta. Camilan ini berupa pai berisi kacang hijau.

Namun, dalam perkembangannya isi bakpia kini lebih bervariasi. Mulai dari keju, coklat, durian, dan sebagainya.

Bakpia, oleh-oleh Yogyakarta Shutterstock/tyasindayanti Bakpia, oleh-oleh Yogyakarta

Wedang uwuh adalah salah satu minuman Yogyakarta yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional. Berdasarkan informasi dari Kompas.com (26/8/2020), wedang uwuh dalam bahasa Jawa berarti minuman sampah.

Ilustrasi bahan wedang uwuh yang sudah dikemas. SHUTTERSTOCK/HERUKRU Ilustrasi bahan wedang uwuh yang sudah dikemas.

Penaamaan tersebut disebabkan penampilan wedang uwuh setelah diseduh atau direbus, terlihat berantakan, seperti sampah rempah. Bahan wedang uwuh meliputi jahe, kayu secang, cengkeh, kayu manis, pala, serai, kapulaga, dan gula batu atau gula pasir.

Wedang uwuh memberikan sensasi hangat di tubuh, sehingga minuman ini cocok disajikan saat hujan, cuaca dingin, atau ketika tubuh tidak fit. 

Baca juga: Absen 2 Tahun karena Pandemi, Jakarta Fair Digelar Lagi 9 Juni 2022

  • Aksesoris dan pakaian khas Yogyakarta

Selain oleh-oleh kuliner khas Yogyakarta, pengungjung Jakarta Fair 2022 juga dapat menemukan aksesoris dan pakaian khas Kota Gudeg. Seperti diketahui, Yogyakarta sangat identik dengan kain batik aneka motif yang merupakan kekayaan budaya Indonesia. 

“Ada Batik Cecek yang mengadopsi desain kontemporer. Lalu, kerajinan tangan dari kulit, seperti blangkon, wayang kulit, hingga aksesoris seperti kalung dan gelang,” kata Penanggung Jawab Stan Yogyakarta, Bedjo. 

Baca juga: Pementasan Ondel-ondel di Mall hingga Jakarta Fair 2022, Simak Lokasi dan Jadwalnya

5. Jawa Timur 

Provinsi Jawa Timur juga menghadirkan berbagai macam oleh-oleh khas. Meliputi, camilan khas Madura, tas, pakaian, hingga kerajinan tangan yang terbuat dari kulit.

Jakarta Fair Kemayoran 2022 kembali digelar setelah vakum dua tahun akibat pandemi Covid-19, para pengunjung tampak masih mematuhi protokol kesehatan dengan mengenakan masker, Kamis (9/6/2022).kompas.com/REZA AGUSTIAN Jakarta Fair Kemayoran 2022 kembali digelar setelah vakum dua tahun akibat pandemi Covid-19, para pengunjung tampak masih mematuhi protokol kesehatan dengan mengenakan masker, Kamis (9/6/2022).

6. Kalimantan Selatan 

Pengunjung Jakarta Fair 2022 dapat menemukan sejumlah produk unggulan Kalimantan Selatan. Selain unik, oleh-oleh khas Kalimantan Selatan ini memiliki nilai sejarah dan budaya. 

Kain sasirangan adalah kain tradisional suku Banjar di Kalimantan Selatan, berdasarkan informasi dari Kompas.com (4/9/2021). Nama kain sasirangan berasal dari kata menyirang, lantaran cara pembuatannya meliputi proses menjelujur menggunakan perintangan dan pewarnaan.  

Ilustrasi kain sasirangan di Kalimantan Selatan. Warna pada kain tersebut berasal dari pewarna alami. Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi kain sasirangan di Kalimantan Selatan. Warna pada kain tersebut berasal dari pewarna alami.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengungkapkan, kain sasirangan berasal dari abad ke -12. Kain tersebut konon memiliki kemampuan mengobati dan melindungi seseorang dari roh-roh jahat. Hal tersebut memengaruhi warna pada kain sasirangan.

Tikar rotan juga dikenal dengan nama lampit. Oleh-oleh khas Kalimantan Selatan ini bahkan telah mendunia sebagai produk ekspor. 

Baca juga: 6 Fakta Jakarta Fair, Dulunya Bukan di Kemayoran

  • Batu permata kecubung dan berlian

Kalimantan merupakan pulau yang kaya dengan sumber daya alam mineral, salah satunya batu mulia. Nah, di Jakarta Fair 2022 pengunjung dapat membeli oleh-oleh khas Kalimantan yakni batu permata kecubung dan berlian. 

Koleksi batu kecubung Ketapang Kalbar milik SamsulKOMPAS.COM/HENDRA CIPTA Koleksi batu kecubung Ketapang Kalbar milik Samsul

Berdasarkan informasi dari Kompas.com (24/3/2012), kecubung atau ametis adalah salah satu batuan mineral yang banyak ditemukan di Kalimantan. Keindahan batu permata ini banyak diburu oleh para kolektor, baik lokal maupun luar negeri.

Batu permata kecubung terdiri dari beberapa jenis, seperti warna ungun, biru laut, kuning, dan sebagainya. Motifnya pun berbeda-beda yang menentukan tingkat harganya. 

Baca juga: Simak Rute Transjakarta ke Jakarta Fair 2022

7. Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Tengah  juga turut memamerkan beragam oleh-oleh khas. Meliputi, sarung tenun sutra, kerajinan tangan, kuliner, pajangan, hingga aksesoris. 

Salah satu yang paling diminati pengunjung Jakarta Fair 2022 adalah perhiasan dari batu giok sjol khas Sulawesi Tengah.

Berdasarkan informasi dari Tribun News, (19/6/2022), giok sojol adalah kerajinan khas Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. 

Baca juga: Ada Parade Karnaval Lagi, Simak Jadwal Jakarta Fair Carnaval 2022

Bahan batu giok tersebut ditemukan pada 2015. Selanjutnya, giok tersebut dijadikan perhiasan perempuan seperti kalung, gelang, dan cincin.  

Pameran ini dijadwalkan berlangsung selama 39 hari, mulai Kamis (9/6/2022) sampai dengan Minggu (17/7/2022). 

Jam buka Jakarta Fair 2022 yakni pukul 15.30-22.00 WIB pada Senin sampai Jumat, serta pukul 10.00-22.00 WIB pada Sabtu dan Minggu.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini bersumber dari : travel.kompas.com.

Tinggalkan komentar