Pasca-kebakaran di Gili Lawa, Spot Snorkeling dan Diving Masih Buka

Diposting pada

LABUAN BAJO, KOMPAS.com – Lokasi snorkeling dan diving (menyelam) di perairan Pulau Gili Lawa di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih dibuka untuk wisatawan pasca-kebakaran yang melanda Gili Lawa beberapa hari lalu.

“Wisatawan tetap dapat beraktivitas di lokasi selam permukaan (snorkeling) dan lokasi diving di wilayah perairan Resort Gili Lawa,” kata Kepala Balai Taman Nasional Komodo Lukita Awang, Kamis (25/8/2022).

Baca juga:

Sebelumnya pada Minggu (21/8/2022), terjadi kebakaran hebat di Pulau Gili Lawa yang juga berlokasi di Kabupaten Manggarai Barat ini. Peristiwa itu mengakibatkan akses wisatawan ditutup sementara hingga pemberitahuan selanjutnya.

Baca juga: Pasca-kebakaran di Bukit Sylvia Labuan Bajo, Turis Dilarang Merokok

Wisatawan menikmati pemandangan saat senja di atas bukit di Gili Lawa Darat di Kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Selasa (29/8). Selain alam lautnya, pesona darat di kawasan ini juga menjadi daya tarik wisatawan. KOMPAS/HERU SRI KUMORO Wisatawan menikmati pemandangan saat senja di atas bukit di Gili Lawa Darat di Kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Selasa (29/8). Selain alam lautnya, pesona darat di kawasan ini juga menjadi daya tarik wisatawan.

Lukita mengatakan, penutupan sementara dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan ekosistem padang sabana di Pulau Gili Lawa Darat yang terdampak kebakaran tersebut.

Pihaknya pun mengimbau wisatawan agar mematuhi sepenuhnya peraturan dan ketentuan wisata alam yang berlaku di Taman Nasional Komodo.

Baca juga:

Adapun Balai Taman Nasional Komodo mencatat, hutan sabana seluas 45 hektar terbakar di Pulau Gili Lawa Darat pada Minggu.

Lukita menjelaskan bahwa kebakaran itu awalnya diketahui oleh petugas Resort Gili Lawa. Mereka melihat ada kepulan asap dari arah selatan jalur trekking Puncak Gili Lawa.

Baca juga: Tarif Pulau Komodo Naik, Ini 5 Pilihan Wisata di Labuan Bajo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga :   4 Masjid Megah dan Indah di Kota Bengkulu, Ada yang Dirancang Presiden Soekarno

Artikel ini bersumber dari : travel.kompas.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *