Pasutri Seniman Spanyol-Malang Konser di Atas Kapal, Tutup Pelayaran Keliling Jawa


Arka Kinari suarakan isu lingkungan dengan konser di atas kapal. ©2022 Merdeka.com/Dok. Arka Kinari

Merdeka.com – Arka Kinari, pertunjukan multimedia mengapung yang diprakarsai pasangan seniman Grey Filastine asal Spanyol dan Nova Ruth asal Malang mengakhiri pelayaran pertunjukannya di Pulau Jawa dengan singgah di Kabupaten Banyuwangi.

Tim Arka Kinari menggelar konser di atas kapal yang digelar di Dermaga Pantai Boom Marina Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, Senin (12/9/2022) malam.

Tidak hanya keliling Pulau Jawa, Arka Kinari berkelana keliling dunia dengan misi menyampaikan pesan tentang lingkungan, khususnya perubahan iklim. Setiap berlabuh, mereka berinteraksi dengan budaya setempat dan menggelar pertunjukan.

“Masalah lingkungan dan perubahan iklim akan sangat mengerikan apabila dibawakan dalam bentuk fakta-fakta yang ada di lapangan, maka kami kemas dalam bentuk pertunjukan,” tutur Nova, dikutip dari akun Instagram @bwi24jam.

2 dari 3 halaman

Alasan Pilih Gunakan Kapal

Penggunaan kapal untuk pertunjukan, kata Nova, memiliki makna tersendiri. Menurut dia, kapal adalah simbol solusi perubahan iklim, hidup alternatif dan mandiri di atas kapal dengan energi yang merdeka.

“Hidup di kapal benar-benar alternatif, kami pakai panel surya, pakai layar untuk berlayar ke mana-mana,” kata dia, dikutip dari Antara.

Adapun pemilihan Banyuwangi sebagai pelabuhan terakhir adalah cara tim Arka Kinari untuk napak tilas.

“Napak tilas ke Banyuwangi atau Blambangan ini seperti keharusan. Kami tertarik pada kebudayaan di sini. Sempat mengundang ‘dulur-dulur’ dari Kemiren untuk manggung di atas kapal,” jelas Nova.

3 dari 3 halaman

Workshop


 

Selain pertunjukan, ada juga workshop di atas kapal yang bertujuan mengenalkan hidup sederhana dan bermakna.

“Kalau hidup di darat tidak ingat air, lampu dari mana, makanan dari mana. Namun kalau di atas kapal dengan keterbatasan, kita dipaksa ingat dan tahu seberapa banyak sumber kehidupan kita, serta belajar berbagi,” terang Nova.

Arka Kinari sendiri sudah berkeliling dunia dan berlabuh di ratusan titik.

“Bahkan sampai tidak bisa menghitung sudah berapa negara atau pelabuhan yang kami singgahi. Tiap singgah selalu memiliki keunikan khas daerah tempat kami berlabuh,” pungkasnya.

[rka]


Artikel ini bersumber dari : www.merdeka.com.

Tinggalkan komentar