Pengunjung Objek Wisata SAE Lanuka Tugu Mandau Tembus 1.500 Orang – Benuanta

Diposting pada

benuanta.co.id, NUNUKAN – Objek Wisata di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lanuka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan menjadi ikon di Nunukan. Pada akhir pekan pengunjung bisa mencapai 1.500 orang.

Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, I Wayan Nurhasta Wibawa mengatakan, setiap harinya Senin hingga Sabtu pengunjung bisa mencapai 500 hingga 800 orang, dan lebih banyak dikunjungi pada sore hari.

“Yang lebih banyak di kunjungi itu pada hari Ahad, karena hari libur warga biasanya bisa datang pada pagi hari, hingga sore hari,” kata I Wayan, Selasa (4/10/2022).

Di SAE Lanuka Lembaga Lapas Kelas IIB Nunukan memiliki Ikon tugu Mandau, Tameng dan tombak dengan masing-masing ketinggian mencapai 12 meter, sedangkan luasan lahan 6 hektare.

Menariknya objek wisata ini adalah dari daya tarik dan pertanian, peternakan dan perkebunan. “Objek wisata ini kami khususkan membuat sebuah ikon tugu Manda karena ini adalah ciri khas daerah Kalimantan budaya Dayak,” jelasnya.

Perkampungan SAE Lanuka masyarakat sudah mulai mengenal dan setiap harinya mendapatkan kunjungan dari masyarakat. SAE Lanuka ini dibangun untuk memberikan pembinaan Napi yang ada di Lapas Nunukan.

Juga ada agro pertanian seperti perkebunan sawit, sayuran Kangkung, Kacang Panjang dan beberapa jenis sayuran lainnya.

Selain itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Timur dan Utara, Jumadi menyampaikan bahwa yang dilakukan Lapas Nunukan ini merupakan kabar baik bagi Pemasyarakatan, harapannya ke depan SAE LaNuka ini dapat lebih banyak menarik minat pengunjung dan terus berkembang serta semakin memberikan citra positif bagi Pemasyarakatan.

“Ini merupakan sebuah bentuk pembinaan dengan konsep baru. Karena pembinaan di dalam Lapas ada dua yakni, pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. SAE LaNuka ini juga sudah sangat jelas menjadi Ruang Kreasi Bagi WBP, pungkasnya.

Baca Juga :   Ini Keseruan Menyusuri Wisata Edukasi di Museum Geologi Bandung 

Sebagai Pemerintah Daerah, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, mengatakan agrowisata SAE yang yang sudah berkembang.

“Kita bisa lihat sendiri ada miniatur- miniatur penghukuman dari masa ke masa mulai dari pancung hingga miniatur sel tahanan jadi sangat unik sekali dan baru ada di Nunukan,” ujarnya.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Artikel ini bersumber dari : benuanta.co.id.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *