Pj Gubernur Aceh: Fordasi Jadi Teladan Kolaborasi Antarprovinsi di Indonesia

Lima provinsi, yaituAceh, DKI Jakarta, DIY, Papua, dan Papua Barat membentuk Fordasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH — Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Mayjen (Purn) Achmad Marzuki menyatakan, terbentuknya Forum Desentralisasi Asimetris Indonesia (Fordasi) sebagai forum kolaborasi bisa dimanfaatkan untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak demi meningkatkan persatuan dan kesejahteraan bangsa.

“Inilah forum kolaborasi di mana kita akan saling bekerja sama dan berkolaborasi demi meningkatkan Persatuan dan Kesejahteraan Bangsa,” kata Marzuki dalam sambutannya pada rapat koordinasi yang melibatkan lima provinsi daerah khusus dan Istimewa, yaitu Aceh, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Papua, dan Papua Barat di Anjong Mon Mata, Kota Banda Aceh, Kamis (22/9/2022).

Marzuki mengatakan, seluruh kepala daerah anggota Fordasi yang resmi dideklarasikan pada 4 Maret 2017 di Yogyakarta, menyepakati penyelenggaraan rakor setahun sekali di tempat yang berbeda. “Alhamdulillah, pada tahun ini Aceh mendapat kesempatan sebagai tuan rumah,” ujar mantan Pangdam Iskandar Muda tersebut.


“Tentu kami akan memanfaatkan kesempatan ini, untuk menjalin kesepakatan bersama guna mendorong kelima daerah tingkat provinsi ini, untuk saling bekerja sama dalam bidang urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah khusus dan istimewa,” kata Marzuki.

Dia pun optimistis, pertemuan tersebut akan menindaklanjuti sejumlah kesepakatan dan perjanjian kerja sama (PKS) antar-organisasi perangkat daerah (OPD) serumpun. “Kami yakin sekali, ada banyak potensi daerah, produk unggulan dan inovasi dari kelima anggota Fordasi ini dalam membangun kolaborasi demi kemajuan daerah masing-masing,” ucap Marzuki.


Dia mengatakan, dengan semangat dan kebersamaan anggota Fordasi, semua agenda yang telah disusun akan berjalan lancar. Sehingga pertemuan tersebut mampu merumuskan rekomendasi terbaik, terutama untuk daerah yang menjadi anggotanya. “Kehadiran Fordasi akan menjadi teladan bagi kolaborasi antarprovinsi yang ada di Indonesia,” kata Marzuki.


Dia juga memperkenalkan berbagai potensi wisata dan kuliner khas Aceh kepada peserta Rakor Fordasi. “Aceh memiliki objek wisata yang indah dan didukung dengan kuliner yang memiliki cita rasa khas, untuk itu kami sangat senang apabila bapak dan ibu berlama-lama di Aceh untuk menikmati wisata alam dan kuliner Aceh,” kata Marzuki.


Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpaw serta pimpinan rombongan DKI Jakarta dan Papua.



Artikel ini bersumber dari : www.republika.co.id.

Tinggalkan komentar