PSMTI Jawa Timur Gelar Talkshow Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19 Bersama Menteri BUMN Erick Tohir

Diposting pada

Surabaya | klikku.net – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jawa Timur menggelar talkshow bertema Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19, dengan menghadirkan Menteri BUMN Erick Tohir sebagai pembicara utama.

Kegiatan yang dipandu motivator Tung Desem Waringin sebagai moderator tersebut, digelar di Kowloon Restaurant, pada Minggu (9/10) malam. Dan dihadiri ratusan pengurus & anggota PSMTI, para pengusaha, serta anggota yayasan & paguyuban lainnya.

Acara ini, juga didukung sepenuhnya oleh Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya, Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) Jawa Timur, serta Shining Surabaya Club.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Teguh Kinarto merasa bersyukur atas kehadiran Menteri BUMN Erick Tohir, yang mau membagikan kiat-kiat pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.

“Sebagai pengusaha dan anggota masyarakat, khususnya di Jawa Timur, kami senantiasa mendukung program pemerintah, berjalan seiring dan bergotong royong membantu pemulihan ekonomi pasca pendemi Covid-19,” ujarnya.

Teguh yang juga Ketua Paguyuban Tulang Rusuk Surabaya menambahkan, bahwa pihaknya optimis, ekonomi bisa segera kembali pulih.

“Dengan banyaknya stimulan ekonomi yang diberikan pemerintah, serta kompaknya pengusaha, maka ekonomi pasca pandemi Covid-19, khususnya di Jawa Timur, bisa pulih kembali. Dan masyarakat bisa hidup sejahtera,” ungkapnya.

Ketua PSMTI Jawa Timur Pepeng Putra Wirawan merasa bangga dengan kehadiran Menteri BUMN Erick Thohir pada kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa PSMTI Jawa Timur senantiasa mendukung semua program pemulihan ekonomi yang dijalankan pemerintah.

Sementara itu, dalam paparannya, Erick Tohir mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sehingga bisa menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Jika Indonesia bersatu dan semangat seperti ini, In syaa Allah ekonomi Indonesia akan terus tumbuh 5%, dan tetap stabil sampai 2045 nanti,” ujarnya.

Menteri BUMN Erick Tohir bersama motivator Tung Desem Waringin

Ia menambahkan, pemulihan ekonomi Indonesia saat ini merupakan tantangan yang berat. Tidak hanya karena dihantam badai pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir. Adanya kondisi geopolitik antara Rusia dan Ukraina, juga menghambat moneter, serta rantai pasok yang mengakibatkan harga pangan dan energi mahal.

Baca Juga :   Tips Mengelola Usaha dan Sukses Bisnis di Ruang Digital

“Namun, kita optimis perekonomian Indonesia tetap tumbuh dengan kisaran 4-5 %. Karena kita memiliki 4 faktor utama, yakni sumber daya alam (SDA) yang di hilirisasi dan di industrialisasi, lumbung pangan dalam bentuk agrikultur dan potensi laut yang luar biasa, ekonomi digital dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Erick menegaskan, saat ini pemerintah sedang melakukan hilirisasi dan industrialisasi terhadap sejumlah petensi sumber daya alam Indonesia, untuk meningkatkan nilai jual.

“Bukan hanya hasil tambang seperti Nikel dan hasil hutan seperti kayu. Industri pangan juga terus kita genjot untuk meningkatkan pertumbuhan usaha,” ujarnya.

Menteri BUMN bersama tamu para VIP

Sementara ekonomi digital Indonesia diprediksi nilainya mencapai Rp4.500 triliun, pada tahun 2030 mendatang. Atau terbesar di Asia Tenggara, yang mencapai 44% dari total nilai ekonomi digital .

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Indonesia juga ditopang oleh industri kreatif, dengan kekayaan kultur yang beragam. Dan didukung generasi milenial yang kreatif dalam bidang film, musik, fashion, pariwisata, dan industri olahraga.

“Tinggal bagaimana kita mempunyai komitmen mencintai produk-produk yang kita rasakan bermanfaat” pungkasnya.

Acara ditutup dengan tanya jawab dan pemberian cinderamata kepada Menteri Erick Tohir. Serta foto bersama dengan seluruh tamu yang hadir. @Nto tze


 


Artikel ini bersumber dari : klikku.net.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *