Puji Produk Ekraf Khas Merauke, Sandiaga Uno: Luar Biasa! : Okezone Travel

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dalam kunjungan kerjanya ke Ambon menyempatkan diri singgah ke Maluku City Mall, Kota Ambon.

Kedatangannya dalam rangka sosialisasi program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI). Di sana, Sandiaga bertemu dengan Theresia Agnes asal Papua Selatan yang membawa brand ‘Madu Pokos Triguna Merauke’.

Mantan Wagub DKI Jakarta itu awalnya mengunjungi 27 stand peserta AKI hingga akhirnya berbincang dengan Agnes.

“Oh ini yang luar biasa dari Merauke. Kira-kira apa nih yang perlu dibantu Kak Agnes,” kata Sandiaga mengawali perbincangan.

(Foto: Dok. Kemenparekraf)

Dikatakan Agnes, produk madunya berasal dari Merauke dan datang ke acara AKI secara susah payah lantaran harus dua kali transit sebelum tiba di Ambon. Agnes pun berharap tahun depan AKI bisa digelar di bumi cenderawasih.

“Kami sangat berharap bapak, semoga tahun depan untuk pameran Apresiasi Kreasi Indonesia bisa dilakukan di salah satu kota di provinsi papua. Karena di sana banyak pelaku ekraf bapak,” tutur Agnes.

Bak gayung bersambut, Sandiaga langsung mengamini harapan wanita asli Papua itu. Sandiaga pun menegaskan bahwa gelaran AKI tahun depan akan digelar di Papua Selatan, tepatnya Merauke.

“Oke, tahun depan Apresiasi Kreasi Indonesia di Merauke,” kata Sandiaga.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Sebelumnya, dalam kunjungan di Ambon, Menparekraf Sandiaga Uno juga memberikan bantuan berupa alat musik ukulele kepada pegiat musik, Gaspar Nikolaas Tulalessy (44).

Pria kelahiran Pekanbaru itu juga nampak asyik memainkan ukulele bersama pegiat musik tradisional Maluku.

Langkah itu dilakukan pemerintah melalui Kemenparekraf dalam rangka mendukung pelestarian melestarikan alat musik ukulele melalui anak-anak di Maluku.

Sandiaga berharap, pemberian bantuan alat musik tradisional itu dapat mengembalikan Kota Ambon sebagai magnet musik Indonesia.

“Jangan dilihat dari jumlahnya tapi dilihat dari bentuk perhatiannya. Mudah-mudahan bisa membantu,” ucapnya.

Artikel ini bersumber dari : travel.okezone.com.

Tinggalkan komentar