Rasa Mie Lendir Pekanbaru Bikin Wisatawan Ngiler

Diposting pada


Rasa Mie Lendir Pekanbaru Bikin Wisatawan Ngiler
Mie Lendir

PEKANBARU – Kota Pekanbaru memiliki banyak kuliner khas daerah. Jika mengunjungi Ibu Kota Provinsi Riau itu, rasanya belum lengkap kalau belum mencicipi mie lendir. 

Mie lendir adalah makanan khas dari Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Bisa ditemui di sejumlah kota seperti, Kota Pekanbaru, Batam, dan Tanjung Pinang. 

Makanan ini sangat populer di kalangan wisatawan, lantaran memiliki cita rasa yang cenderung manis, gurih, dan tidak terlalu pedas.

Di Kota Pekanbaru bisa ditemui di sejumlah kedai, satu di antaranya Kedai Kopi Bengkalis (Kobeng). Lokasinya tepat di pusat Kota Pekanbaru, di Jalan Ronggowarsito, tak jauh dari Mapolda Riau. 

“Mie lendir menggunakan jenis mie pada umumnya, yaitu mie kuning. Disajikan dengan kuah kacang bertekstur kental menyerupai lendir berwarna coklat. Lalu, dicampur tauge, cabai merah, telur rebus, bawang goreng, dan daun seledri,” kata Pramusaji Kobeng, Sukerman, membuka perbincangan, Sabtu (24/9/2022) pagi. 

Dijelaskan Sukerman, kuah mie lendir dibuat dengan beberapa bahan seperti kacang tanah, ubi jalar, bawang merah, bawang putih, garam, gula, dan tepung maizena. 

“Kalau mau kuahnya lebih kental, campuran ubi jalarnya bisa diperbanyak,” ujar Sukerman. 

Seorang pengunjung Kedai Kopi Bengkalis, Fahmi (40) mengakui, rasa mie lendir di Pekanbaru sudah sangat terkenal diberbagai kalangan. Mulai dari pejabat, artis, hingga masyarakat biasa. 

“Rasanya mantap, bumbu kacangnya kental terasa pedas manis. Namun, jika suka dengan rasa pedas, bisa menambahkan irisan cabai rawit ke dalam sajian mie lendir,” ujar Fahmi, sembari menikmati mie lendir. 

Pria yang kerab disapa Tupai itu, menjadikan mie lendir sebagai salah satu kuliner favoritnya. Ia sering kali mengajak rekan kerjanya untuk mencicipi mie lendir di Kobeng. 

Baca Juga :   7 Tempat Makan Nasi Goreng Enak di Semarang, Cicipi Kelezatan Nasi Goreng Babat yang Khas

“Wajib dicoba bagi wisawatan yang datang ke Pekanbaru. Harga per porsi 18 ribu rupiah, isinya banyak dan pakai telur. Banyak kawan-kawan menyukai mie lendir ini,” ucapnya, seraya tersenyum tipis. 

(Mediacenter Riau/MC Riau)


Artikel ini bersumber dari : mediacenter.riau.go.id.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *