Rekomendasi 7 Makanan Khas Jawa Barat yang Terkenal Enak dan Wajib Dicicipi

Setiap daerah memiliki makanan khas masing-masing, termasuk Jawa Barat. Provinsi yang kebanyakan dihuni suku Sunda ini memiliki berbagai jenis makanan yang bisa dinikmati oleh jenis lidah dari semua daerah.

Baik dari makanan berat yang membuat perut mudah kenyang, maupun makanan ringan yang dapat dinikmati ketika santai, semua mudah ditemukan di Jawa Barat.

Meskipun sebagian makanan saat ini sudah banyak ditemui di daerah lain, tentu tidak senikmat dari daerah asalnya. Setiap makanan mempunyai ciri khas masing-masing, baik dari bentuk, bahan yang digunakan dan juga bumbu pelengkapnya.

Baca juga: Rekomendasi 5 Makanan Khas Terpopuler Nganjuk 2022

Maka dari itu, sangat disarankan untuk berwisata kuliner ketika mengunjungi provinsi yang mempunyai ibukota Bandung ini. Dari beberapa jenis makanan yang akan kami rangkum berikut, mungkin ada beberapa yang sudah bisa ditemui di daerah anda saat ini!

1. Lotek

Dalam bahasa Jawa Timur, Sega berarti Sego, atau nasi jika diartikan kedalam bahasa Indonesia. Sega Lengko banyak ditemui di daerah Bandung, Brebes, Cirebon, Tegal dan sekitarnya. Bahannya cukup sederhana, meliputi nasi, tempe dan tahu goreng, taoge dan daun kucai. Kemudian di siram dengan bumbu kacang dan diberi pelengkap kecap manis.

Ketika melihat Lotek, sekilas memang mirip dengan nasi pecel yang ada di Jawa Timur. Namun jika diperhatikan lebih detail, ada beberapa perbedaan yang bisa ditemui.

Diantaranya yakni dari bahan pelengkapnya yang berupa kerupuk dan tambahan bakwan khas Jawa Barat. Jenis bumbu yang digunakan juga berbeda, karena ada terasi dan juga campuran bawang putih.

2. Batagor Bandung

jawa barat

Makanan khas selanjutnya datang dengan nama Batagor Bandung. Saat ini anda mungkin dengan mudah menemukannya di berbagai daerah, bahkan Jawa Timur. Bahan utamanya dari bakso tahu goreng, kalau disingkat jadi Batagor.

Semua menjadi satu antara bakso dan tahu yang kemudian digoreng hingga kering dan renyah. Selanjutnya disiram dengan kacang yang sudah dihaluskan dengan pelengkap bumbu khas daerah tersebut.

3. Seblak

jawa barat

Seblak memang masih baru dikenal dan menjadi hits beberapa waktu lalu, namun tingkat popularitas nya dapat mengalahkan jajanan lain dari daerah yang berpenduduk 46 juta jiwa lebih tersebut. Rasanya unik, campuran antara pedas, gurih, asin dan ada sedikit asam.

Rasa tersebut tidak lain dihasilkan dari bumbu yang diberikan. Bumbu tersebut lalu dicampurkan kedalam berbagai jenis bahan seperti ceker ayam, telur, kerupuk, sosis dan sayuran. Makanan yang satu ini cocok jika dimakan selagi panas dengan tingkat kepedasan ekstra.

4. Dorokdok

jawa barat

Di daerah lain dikenal dengan nama kerupuk rambak, sedangkan di Jawa Tengah bernama krecek. Akan tetapi berbeda dengan di Jawa Barat yang di beri nama Dorokdok. Makanan juga tergolong jenis kerupuk ini terbuat dari kulit sapi yang telah dikeringkan, kemudian digoreng. Sebelumnya tentu sudah diberi bumbu khusus sehingga menghasilkan rasa gurih dan asin.

Siapkan minuman sebanyak mungkin jika ingin menikmatinya, karena meskipun gurih dan nikmat, namun cukup susah ditelan. Selain cocok dijadikan teman makan nasi, Dorokdok juga nikmat digunakan sebagai camilan.

5. Karedok

jawa barat

Kuliner khas Jawa Barat yang satu ini cukup mirip dengan Gado-gado yang ada di Jawa Timur. Terdapat bumbu dari kacang yang sudah dihaluskan sehingga menjadi cair. Perbedaan mencolok dapat dilihat dari penggunaan sayur.

Jika Gado-gado menggunakan sayur yang sudah direbus, Karedok justru menggunakan sayuran mentah. Justru inilah yang menjadikannya khas dan membuat citarasa makanan alami.

6. Sega Lengko

jawa barat

Dalam bahasa Jawa Timur, Sega berarti Sego, atau nasi jika diartikan kedalam bahasa Indonesia. Sega Lengko banyak ditemui di daerah Bandung, Brebes, Cirebon, Tegal dan sekitarnya. Bahannya cukup sederhana, meliputi nasi, tempe dan tahu goreng, taoge dan daun kucai. Kemudian di siram dengan bumbu kacang dan diberi pelengkap kecap manis.

7. Dodol Garut

jawa barat

Sesuai dengan namanya, makanan ringan ini berasal dari Garut. Bahan utamanya berupa tepung ketan, santan dan gula merah. Beberapa penjual juga menambahkan rasa tersendiri untuk menggugah selera. Sekilas cukup mirip jenang yang merupakan makanan dari Kudus, namun Dodol Garut teksturnya lebih halus dan juga lebih kering.


Artikel ini bersumber dari : intrik.id.

Tinggalkan komentar