Resep Gulai Tambusu Khas Minang, Olahan Usus Sapi Isi Telur Halaman all

Diposting pada

KOMPAS.com – Sumatera Barat merupakan tanah kelahiran beberapa para pahlawan kemerdekaan Indonesia. Satu di antaranya adalah Tan Malaka.

Tan Malaka atau Sutan Ibrahim lahir di Nagari Pandam Gadang, Suliki, Lima Puluh Kota pada 2 Juni 1897 dan mendapatkan gelar Pahlawan Nasional pada 1963.

Tan Malaka dikenal sebagai seorang yang cerdas. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia aktif memimpin partai dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia, kamu bisa membuat makanan asal daerah sang pahlawan, Tan Malaka.

Ada banyak makanan khas Sumatera Utara yang populer di Indonesia, seperti rendang, gulai, dan sate.

Gulai tambusu merupakan makanan khas Minang. Sajian ini terbuat dari usus sapi yang berisi campuran telur.

Kali ini, kamu bisa menyimak resep gulai tambusu dari buku “Masakan Khas Sumatera Barat” (2022) oleh Wahyuni Mulyawati & Ilse Harahap terbitan Gramedia Pustaka Utama berikut ini.

Baca juga:

Bahan:

  • 500 gr usus sapi muda
  • 4 butir telur ayam
  • 20 gr terigu
  • 500 ml santan kental
  • 1 lembar daun kunyit
  • 4 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 sdt garam
  • Tali kasur secukupnya untuk mengikat

Bumbu yang dihaluskan:

  • 50 gr bawang merah
  • 20 gr bawang putih
  • 50 gr cabai merah
  • 10 gr jahe
  • 20 gr lengkuas
  • 10 gr kunyit
Gulai tambusu di rumah makan padang.Shutterstock/Fidia Helianti Gulai tambusu di rumah makan padang.

1. Bersihkan usus sapi, cuci bersih. Ikat salah satu ujungnya dengan tali kasur.

2. Ambil satu sendok makan bumbu halus, campur dengan telur, terigu, dan setengah sendok teh garam, aduk hingga tercampur rata. Masukkan campuran telur ke dalam usus. Ikat ujungnya dengan tali kasur.

3. Campur sisa bumbu halus dengan santan. Didihkan bersama daun kunyit, daun jeruk, serai, dan garam sambil diaduk agar santan tidak pecah. Masukkan usus dan masak hingga mengeras.

Baca Juga :   Legal Expo Kemenkumham Gorontalo Pamerkan Produk Karya Warga Binaan

Jika sudah mengeras, tusuk-tusuk dengan tusuk gigi agar tidak pecah. Masak terus hingga matang dan lunak.

4. Potong-potong saat akan disajikan.

Baca juga:

Buku “Masakan Khas Sumatera Barat” (2022) oleh Wahyuni Mulyawati & Ilse Harahap terbitan Gramedia Pustaka Utama tersedia online di Gramedia.com.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Artikel ini bersumber dari : www.kompas.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *