Sektor Pariwisata Minim Pemasukan, DPRD Kota Pangkalpinang Minta Pemkot Evaluasi

Diposting pada

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meminta pemerintah setempat mengevaluasi kembali kinerja pengembangan sektor pariwisata.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kota Pangkalpinang, Rudi Kurniawan, menegaskan, pemerintah kota perlu melakukan pembenahan kawasan wisata yang ada di daerah itu. Terutama destinasi pantai satu-satunya di Pangkalpinang, yakni Pantai Pasir Padi.

“Pemerintah setempat perlu membenahi kawasan wisata, terutama di Pantai Pasir Padi dengan fasilitas umumnya,” kata dia kepada Bangkapos.com, Selasa (23/8/2022).

Rudi mengatakan, Pantai Pasir Padi memang sudah seharusnya ditata. Hal itu agar masyarakat lebih tertarik untuk mengunjungi satu-satunya pantai yang ada di Kota Pangkalpinang. Maka dari itu, perlu konsistensi dan komitmen dari pemerintah setempat untuk mempercantik kawasan wisata itu.

“Maka konsistensi dan komitmen tersebut harus dilaksanakan,” ucapnya.

Disamping itu, lanjut dia, DPRD beberapa waktu lalu telah menargetkan pemerintah kota melalui Dinas Pariwisata, untuk mampu meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata. Legislatif menargetkan pendapatan daerah harus mampu mencapai Rp2 miliar dalam satu tahun.

Target itu imbas dari tidak adanya pendapatan dari sektor pariwisata pada tahun sebelumnya. Namun, pemerintah kota sendiri optimis mampu meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata pada tahun 2023 sebesar Rp1,150 miliar.

“Karena pada tahun sebelumnya jumlah pendapatan nol rupiah, sesuai dengan prioritas pembangunan Kota Pangkalpinang yang akan difokuskan masa terakhir RPJMD di Kota Pangkalpinang tahun 2018-2023,” bebernya.

Oleh karena itu, kata Rudi, pihaknya berharap pemerintah kota dapat menyelaraskan pembangunan potensi wisata daerah. Berikut juga perwujudan kemudahan investasi untuk pengembangan sektor pariwisata industri dan perdagangan.

“Untuk itu Dinas Pariwisata harus diselaraskan antara pendapatan dan pemanfaatan untuk masyarakat,” imbuh Rudi.

DPRD juga meminta adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor olahraga. Dinas Pemuda dan Olahraga optimistis peningkatan PAD sebesar Rp250 juta. Dengan catatan, adanya perbaikan fasilitas umum baik di Stadion Depati Amir, maupun GOR Depati Bahrain yang saat ini kurang layak.

Baca Juga :   Mengenal Kain Cual, Pakaian Kaum Bangsawan Bangka Belitung Zaman Dulu

“Disamping itu, bantuan hibah kepada KONI masih sangat kecil. Fokus tahun 2023 adalah kegiatan Porprov. Bagaimana kita menuntut menjadi juara umum, kalau tidak didukung oleh anggarannya,” sebutnya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)


Artikel ini bersumber dari : bangka.tribunnews.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *