Sosok Santi 16 Tahun Tekuni Pembuatan Pendap Khas Bengkulu Selatan Hingga Juarai Makanan Tradisional

Diposting pada

TRIBUNNEWS.COM, BENGKULU SELATAN – Santi (45), warga Jalan Suardi Naum, Kecamatan Kota Manna, Bengkulu Selatan sudah 16 tahun menekuni pembuatan Pendap makanan khas Bengkulu Selatan.

Cara pembuatan pendap ini didapat Santi dari ibu kandungnya sendiri.

Bahkan, Pendap makanan tradisional asal Bengkulu Selatan itu pernah dinobatkan sebagai makanan tradisional terbaik ke 3 se-Indonesia dalam anugerah pesona Indonesia atau API pada 2021 lalu.

Pendap
Pendap Khas Bengkulu (kompasiana.com)

Dulunya Pendap kerap disajikan pada acara-acara tertu seperti acara adat.

Namun, saat ini pendap menjadi makanan sehari-hari bagi masyarakat provinsi Bengkulu khususnya di Bengkulu Selatan.

Tidak semua orang bisa membuat atau memproduksi makanan olahan dari daun talas itu.

Karena membuat pendap harus mempunyai trik khusus agar olahan ikan yang dibungkus daun talas itu terasa lezat.

Pendap dibuat dari bahan berupa ikan yang diolah dengan bumbu khusus bersama dengan kelapa parut dan dimasak dalam bungkusan daun talas dan daun pisang.

Proses memasak pendap bisa dibilang cukup lama, yakni sekitar 6-8 jam hingga ikan benar-benar masak dan bumbu menyerap serta daun talas tidak lagi menyebabkan rasa gatal pada kulit.

Berbagai jenis ikan untuk diolah jadi pendap, seperti ikan kakap, gemuru, terusan, atau kembung.


Artikel ini bersumber dari : www.tribunnews.com.

Baca Juga :   Tips Membuat Ikan Asap / Ikan Salai Khas Bengkulu, Rumah Salai Ini Mampu Produksi 1.000 Ekor Perhari
  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *