Sultan Preneur Action Ikut Serta Tauwwa di Mulo Festival

Diposting pada

BugisPos, Makassar — Setelah serangkaian pertemuan dalam program kegiatan Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan, akhirnya Sultan Preneur Action mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dalam menggiatkan kembali ekonomi kreatif melalui Festival Mulo ketiga di Gedung Mulo Makassar.

Mulo Festival yang dihelat tanggal 26-27 Agustus 2022 dihadiri 50 UKM lokal dan pembiayaan kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah. Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Jufri mengatakan, “Non budgeter, kisaran anggaran kegiatan ini 100 sampai 150 jutaan.

Ternyata ini membuktikan kepada kita, bahwa kita dapat bekerja, berbuat melakukan sesuatu yang memberikan makna bagi banyak orang tidak selalu karena kita di support oleh anggaran yang ada di dalam APBD.”

Mulo Festival Ketiga yang diadakan di gedung Mulo merupakan salah satu upaya untuk berkolaborasi dalam meningkatkan giat pariwisata di Sulawesi Selatan. Gedung Mulo yang didirikan pada tahun 1920 sebagai cagar budaya dipilih sebagai tempat untuk membangkitkan kembali para UKM setelah surut pasca pandemic Covid-19. “Tema Mulo festival ketiga kali ini yakni Colorful Fashion.

Tema ini telah diangkat jauh-jauh hari sebelum adanya fashion zebra cross Citayem yang viral, ini hanya kebetulan,” ujar Devo sebagai Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurut Devo, panitia telah menyediakan zebra cross yang berada di halaman depan Gedung Mulo, masyarakat yang ingin melakukan fashion show dapat memanfaatkan zebra cros tersebut dan tidak lagi melakukan di jalanan. Disamping itu kegiatan Mulo Festival ini diisi oleh bazaar, kuliner, pameran produk kriya, etnic music, talk show, workshop photography. Devo juga mengapresiasi keikutsertaan para UKM yakni Sultan Preneur Action, “kita ingin agar yang terlibat dalam kegiata Mulo Festival ketiga ini adalah dari kita, untuk kita, karena itu kami juga menggandeng Sultan Preneur Action mengambil bagian dalam kegiatan Mulo Festival agar UKM kita bangkit dari pandemi, kita ingin langsung saja, action!.

Baca Juga :   7 Kuliner Wajib Coba saat Wisata ke Likupang Sulawesi Utara

Kami menyediakan dua tenan untuk UKM Sultan Preneur Action”, ujar Devo dengan semangat.

Selain fashion, panitia juga menyediakan sejumlah tenan kuliner seperti tenan Sultan Preneur Action.

Tenan Sultan Preneur Action tersedia ada dua bagian yakni tenan kuliner dan tenan kreatif. Tenan kuliner menyediakan makanan khas lokal hasil racikan dari para UKM yang tergabung dalam Sultan Preneur Action. Makanan ini terasa nikmat dan menggugah selera. Menurut Ketua Sultan Preneur Action, M. Thahir mengatakan, bahwa tenan yang diberikan oleh panitia merupakan suatu penghargaan tersendiri kepada para UKM terkhusus UKM Sultan Preneur Action yang ingin bangkit dari pandemi Covid-19. “Kami berterima kasih Pak Kadis dan Pak Devo (Sekretaris Dinas) yang telah memfasilitasi kami dengan menyediakan dua tenan, ini merupakan hadiah di bulan kemerdekaan ini untuk bangkit kembali, kami berharap tetap berkolaborasi dengan dinas untuk mendukung kegiatan-kegiatan kreatif lainnya”.

Menurut Thahir, UKM yang tergabung dalam Sultan Preneur Action adalah para UKM terdampak Covid-19 dan terlibat dalam suatu pelatihan dalam menghadapi pandemi tersebut lewat suatu pelatihan yang dilakukan oleh PUPUK yang didanai oleh Uni Eropa melalui konsorsium yaitu HIVOS.

“Jadi Sultan Preneur Action ini adalah gabungan dari para UKM yang terdampak pandemi Covid-19, kami berkumpul dan berinisiatif agar kami dapat membentuk suatu perkumpulan ke depannya sehingga makin kuat dan tumbuh bersama.

Dengan adanya perhatian yang besar dari Dinas terkait menunjukkan adanya kecerahan para UKM untuk bangkit dari pandemi,” ujarnya.(Dg Sakking)


Artikel ini bersumber dari : bugispos.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *