Suvenir Pernikahan yang Sebenarnya Menyebalkan

Diposting pada

Selain pertanyaan-pertanyaan ngeselin seperti “Kapan nyusul?”, rupanya pernikahan selalu simpan narasi tertentu. Di pintu masuk gedung hajatan, sesudah tuliskan nama dan mencemplungkan bantuan, umumnya kamu akan ditawari cenderamata pernikahan oleh mbak-mbak penjaga buku tamu.

Pemberian cenderamata pernikahan sudah dilaksanakan semenjak era ke-16, yang mana pengantin membagi hadiah ke beberapa tamu sebagai tanda terima kasih. Awalnya, cenderamata pernikahan diawali di Eropa, yakni berbentuk kotak kecil yang berperan sebagai tempat simpan permen.

Saat ini, cenderamata pernikahan makin bermacam, bergantung pada rutinitas dan budaya masing-masing wilayah. Tyda itu saja, cenderamata dikuasai oleh ketertarikan pasangan atau topik pernikahan.

Sekalian hitung hari sampai kamu harus tiba ke kondangan seterusnya, coba kita baca dahulu: kurang lebih apa tipe cenderamata pernikahan yang, mengakui saja, menjengkelkan?

Gelas

Mungkin, nama komplet gelas-gelas yang jadi cenderamata ialah “Gelas Prasasti Cinta”. Mengapa begitu? Sederhana saja: karena gelas ini mendatangkan info komplet masalah ke-2 mempelai, terhitung contoh pengantin, nama, tanggal kenalan, tanggal jadian, tanggal lamaran, sampai tanggal nikahan. Tyda sedikit yang sesungguhnya punya niat menambah tanggal makan malam pertama atau first kiss.

Gantungan Kunci Kalender

Jelas, kunci-kunci di bumi ini perlu dikasih gantungan supaya nga mudah raib serta lebih cute untuk dipegang-pegang. Bermacam macam gantungan kunci juga datang sebagai cenderamata, tidak ketinggal juga gantungan kunci berupa kalender… yang hanya sebulan.

Minta maaf sekali, nih, tetapi apa tujuannya kita diminta kondangan tiap bulan supaya bisa kumpulkan sisa-sisa bulan dalam satu tahun? Atau, sesungguhnya gantungan kunci ini terbagi dalam 12 bulan yang dipisahkan dan kita harus cari 11 tamu lainnya supaya komplet jadi kalender satu tahun?

Baca Juga :   6 Taman Nasional di Indonesia yang Harus Kamu Datangi

Patung Mini Pengantin

Entah apa arah dari cenderamata seperti ini. Berupa patung mini atau boneka kecil sepasang pengantin dan nama dan tanggal pernikahan, apa kita diinginkan untuk bermain boneka-bonekaan, seperti mainkan Barbie dan Kevin?

Atau, jika kedua mempelai didatangkan pada sebuah buah patung kecil, apa kita harus melihatnya dan terus menerus ingat saat-saat kita kondangan ke pernikahan mereka?

Booth Foto

Ada yang mendatangkan booth ini dan sebuah cenderamata yang lain, tetapi ada juga yang jadikan peluang berpose ini sebagai alternatif cenderamata pernikahan.

Yang menjengkelkan dari booth photo ialah saat kita ingin photo sekalian berpenampilan optimal, tetapi malu karena dilihatin beberapa orang yang berbaris. Susahnya kembali, my lov, saat fotonya diciptakan, kertas photo juga rupanya telah disanggupi tulisan nama pengantin sangat besar, dan tanggal dan posisi pernikahan. Bahkan juga, seringkali, diperlengkapi juga dengan photo sang pengantin.

Tatakan Gelas

Sebagai suvenir, tatakan gelas yang biasa diberi ialah tatakan yang dibuat dari kain. Masing-masing tamu pasti bisa sebuah yang berwarna diambil random oleh sang mbak-mbak penjaga buku tamu.

Secara teori, tatakan gelas memang berguna. Tetapi, please, siapa sich yang gunakan tatakan gelas saat ini? Coba periksa cenderamata tatakan gelas yang kamu bisa di kondangan-kondangan awalnya: sudah dibuka belum? Nga kepakai, to?

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *