5 Tempat Wisata Sejarah di Solo yang Harus Didatangi

Diposting pada

Tempat Wisata Sejarah di Solo – Siapakah yang tidak pernah dengar nama Solo? Kota di Jateng yang bernama syah Surakarta ini terkenal di barisan wisatawan. Tidak cuma memiliki latar kisah yang kental, Solo mempunyai bentang alam yang cantik. Tidak aneh bila ada beberapa tempat Wisata di Solo yang menarik buat dikunjungi, diawali dari Wisata alam, budaya, kisah, religius, sampai modern.

Tempat Wisata Sejarah di Solo

Tempat Wisata Sejarah di Solo
Tempat Wisata Sejarah di Solo

Nah, ingin ketahui apa tempat Wisata di Solo yang perlu dikunjungi? Berikut daftar rekomendasi tempat Wisata di Solo yang perlu masuk lis perjalanan waktu berlibur di sana.

1. Keraton Surakarta

Keraton Surakarta Bila kalian ingin belajar berkenaan kisah Solo lebih detail, melawatlah ke Keraton Surakarta. Bangunan ini dibuat sama Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744 untuk menggantikan Keraton Kartasura yang hancur lebur karena peristiwa Gempar Pecinan tahun 1743 kemarin.

Hingga kini, bangunan ini masih dipakai sebagai rumah Sri Sunan sekaligus menjadi tempat Wisata yang paling banyak dikunjungi di Solo. Mengenai hal kompleks di Keraton Surakarta dibagi jadi: Alun-Alun Lor, Alun-Alun Kidul, Sasana Sumewa, Siti Hinggil Lor dan Kidul, Kemandungan Lor dan Kidul, Sri Manganti Lor dan Kidul, Kedaton, dan Kamagangan, yang masing-masing memiliki peran berbeda, salah satunya dipakai sebagai museum. Pada tempat Wisata di Solo ini, beberapa koleksi peninggalan kasunanan ditempatkan, misalkan gamelan, tiruan pusaka keraton, dan beberapa benda lainnya ialah pemberian dari beberapa raja Eropa.

2. Grojogan Sewu Tawangmangu

Grojogan Sewu Tawangmangu Salah satu tempat Wisata di Solo yang paling populer dan banyak diulas wisatawan adalah Grojogan Sewu Tawangmangu. Arah Wisata berwujud air terjun dengan tinggi 80 mtr. ini ada selain barat Gunung Lawu, atau sekitar 37 km dari pusat Kota Solo. Air terjun ini ialah yang tertinggi di wilayah Jateng, lho.

Baca Juga :   Wisata Kuliner Ikan Felaleo, Nasibmu Kini

Untuk ke status, wisatawan harus mendaki minimum 1.000 anak tangga. Dengan pemandangan kanan-kiri yang elok, perjalanan akan terasa lebih menyenangkan. Mitosnya, kalian tidak boleh datang ke sini dengan pasangan bila tidak ingin jalinan cinta kalian bubar di tengah jalan.

Waktu akhir pekan, tempat Wisata ini ramai didatangi wisatawan dari dalam dan luar kota. Supaya bisa menyaksikan keindahan alam di sekitar air terjun Tawangmangu, pengunjung akan dikenai ticket masuk pada harga kurang lebih Rp20.000 per-orang.

3. Taman Sriwedari

Taman Sriwedari Tempat Wisata kisah di Kota Solo yang kemudian Taman Sriwedari. Tempat Wisata di Solo ini ialah kompleks pertamanan yang ada di daerah Laweyan, Solo, dan sudah ada sejak jaman langkah pimpin Pakubuwana X. Terkecuali dipakai sebagai status diselenggarakannya penyeling teratur Malam Selikuran, Taman Sriwedari sempat dipakai sebagai status penyelenggaraan PON pada tahun 1948.

Pada tempat ini ada Gedung Wayang Orang Sriwedari (GWO) sebagai tempat pertunjukan wayang orang. Pada bagian dinding atas segi kanan dan kiri bangunan ada lukisan besar yang menceritakan epos Mahabharata bertopik “Kresno Duto”.

Taman Sriwedari telah menjadi pusat penyeling, seni, dan budaya masyarakat Solo dan sekitarnya. Jika punyai niat berkunjung ke sini, hadirlah sekitar jam 10.00 pagi sampai 22.00 malam. Harga tiketnya cukup murah, hanya sekitar Rp3.000 saja per-orang.

4. Museum Manusia Purba Sangiran

Museum Manusia Purba Sangiran Berada tidak ada pas di Kota Solo. Tapi, tempat Wisata ini menjadi satu antara arah yang perlu dikunjungi waktu kembali berada di Solo. Sama dengan namanya, Museum Manusia Purba Sangiran sebuah museum arkeologi yang ada di Desa Kalijambe, Sragen, Jateng.

Tempat Wisata sejarah-edukasi ini berada tidak jauh dari situs fosil purbakala Sangiran, yang sudah ditetapkan sama UNESCO sebagai salah satu warisan dunia. Dengan luas sekitar 56 km persegi, tempat ini bukanlah cuma dipakai sebagai arah Wisata, dan pusat penelitian sama arkeolog dari dalam dan luar negeri yang ingin mengenal kehidupan manusia untuk zaman prasejarah.

Baca Juga :   REKOMENDASI Wisata Jogja, Inilah 6 Spot Wajib Dikunjungi saat ke Kota Gudeg

Terkecuali fosil rahang bawah Pithecanthropus erectus, di sini ditemukan tapak tinggalan masa lalu yang umurnya 200.000 sampai dua juta tahun.

5. Tugu Lilin

Tugu Lilin Tempat Wisata di Solo seterusnya yang cocok menjadi tempat rileks waktu sore hari adalah Tugu Lilin. Bangunan yang dibuat untuk memperingati 25 tahun kelahiran Boedi Oetomo ini ada di Jalan Kebangkitan Nasional, Kota Solo. Figur lilin sengaja ditetapkan untuk mendeskripsikan semangat dan perjuangan bangsa Indonesia yang masih tetap berpijar dalam usaha merebut kemerdekaan.

Tempat Wisata di Solo ini betul-betul cocok jadi latar berfoto untuk Anda yang menyukai fotografi. Tidak cuma kondisi sekitar status yang sejuk dan berikan kesegaran mata, di sini kita dapat dalami kisah sekalian ingat beberapa jasa perjuangan untuk zaman dulu. Di dekat Tugu Lilin ada beberapa tempat Wisata kuliner yang lezat dan tidak boleh dilalui, salah satunya adalah Mi Ayam Pocong.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *