Terungkap, Ini Penyebab Angka Stunting di Daerah Tinggi

Diposting pada

Jumat, 30 September 2022 – 01:43 WIB

VIVA Lifestyle – Melihat progress tumbuh kembang anak yang sehat dengan asupan gizi yang lengkap sudah menjadi dambaan setiap orangtua. Pemenuhan gizi menjadi hal yang penting untuk bekal tumbuh kembang anak. Hal terburuk, jika gizi tak terpenuhi maka akan mengancam kondisi gagal tumbuh. 

Imaz, bocah berusia 2 tahun asal Pandeglang, Jawa Barat, merupakan salah satu balita dengan pemenuhan gizi yang tidak ideal. Di umurnya yang sudah menginjak 2 tahun, berat badan Imaz hanya 9,6 kilogram dengan tinggi badan 93,4 centimeter. Scroll untuk cerita lengkapnya

Mi dan kental manis menjadi salah satu alasan Imaz kekurangan gizi. Nina, ibu dari Imaz menceritakan alasan di balik konsumsi mi dan kental manis setiap harinya. 

“Saya memberikan mi instan dan kental manis ke anak saya karena hanya mengandalkan gaji dari suami sebesar Rp750.000 per bulannya. Itu pun tidak cukup buat sehari-hari,” Ujar Nina, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima VIVA, Kamis 29 September 2022. 

Ilustrasi susu kental manis.

Ilustrasi susu kental manis.

Photo :

  • Freepik/azerbaijan_stockers

Lebih lanjut Nina menjelaskan bahwa anaknya sangat gemar jajan ke warung membeli mi dan kental manis, daripada mengonsumsi makanan yang bergizi seperti sayur, daging, dan ayam. 

Salah satu kader Posyandu Desa Rawasari, Kabupaten Pandeglang bernama Ene, memaparkan jika saat pemantauan bulanan anak-anak di wilayah tersebut, berat badan Imaz sempat mengalami peningkatan. 

Artikel ini bersumber dari : www.viva.co.id.

Baca Juga :   Resep Soto Banten, Hidangan Berkuah Bening yang Gurih Halaman all
  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *