Tim Pengabdian Unmuh Babel Gandeng Masyarakat Dusun Pejem Lakukan Rehabilitas Kawasan Pesisir

Diposting pada

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Dosen Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung (Babel) melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema Pemberdayaan Masyarakat Dusun Pejem dalam Mengatasi Limbah Tambak Udang melalui Rehabilitasi Lingkungan Kawasan Wisata Wilayah Pesisir di Kabupaten Bangka Berbasis Eco-Digitourism di Dusun Pejem Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Minggu (25/9/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Gunung Pelawan, perangkat Desa Gunung Pelawan, Karang taruna Dusun Pejem, Masyarakat Dusun Pejem dan Babinsa.

Bentuk kegiatan pengabdian yang dilakukan Dosen Konservasi Sumberdaya Alam (KSDA), Fifin Fitriana dan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Winda Purnama Sari, dan Diana Pramesti, ini adalah penanaman 1.000 bibit mangrove, pembagian bibit cemara laut sebanyak 500 bibit dan Jambu mete sebanyak 700 bibit kepada masyarakat.

Baca juga: Sudah 3.949 Hewan Ternak di Bangka Belitung Sembuh dari PMK, 2 Sapi Sakit Disarankan Potong Paksa

Baca juga: Serunya Gabung di Komunitas Volkwagen Independen Pangkalpinang, Mobil Klasik Sulit Dilupakan

Sebelum kegiatan penanaman tim pengabdian memberikan edukasi kepada peserta terkait pentingnya rehabiltasi mangrove, manfaat mangrove, teknis penanaman dan pemeliharaan mangrove.

Selanjutnya Tim PkM, Kepala Desa Gunung Pelawan, perangkat Desa Gunung Pelawan, Karang taruna Dusun Pejem, Masyarakat Dusun Pejem dan Babinsa bersama-sama melakukan penanaman bibit mangrove di wilayah pesisir pantai Dusun Pejem.

Dosen Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung (Babel) melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Dusun Pejem Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Minggu (25/9/2022)
Dosen Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung (Babel) melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Dusun Pejem Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Minggu (25/9/2022) (Dok/Fifin)

Dosen Konservasi Sumberdaya Alam (KSDA), Fifin Fitriana mengatakan kegiatan penanaman ini bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan lingkungan akibat adanya aktivitas di sekitar pesisir Dusun Pejem.

“Hal ini terkait pembebasan lahan untuk tambak udang dengan jenis udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) dengan system teknologi budidaya intensif yang berpotensi besar membebani pencemaran bahan organik ke badan air dan merusak ekosistem pesisir,” ungkap Fifin.

Baca Juga :   Jokowi Puji Bangka Belitung, Wisatawan dan Pejabat di Intruksikan Untuk Wisata ke Babel dan Pemprov Dapat Tambahan Anggaran Rp.10,81 Miliyar

Baca juga: Indonesia Tolak Senjata Nuklir dalam Perang Rusia-Ukraina, Vladimir Putin Ingatkan Barat

Lebih lanjut, Fifin mengatakan PkM ini memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengatasi dan mengantisipasi permasalahan lingkungan yang terjadi.

“Selain itu untuk membantu Pemulihan sektor pariwaisata melalui Eco-Digitourism tim Pengabdian juga menyiapkan dan memberikan website kepada pihak  Desa Gunung Pelawan untuk mendukung pengembangan di sektor pariwisata di Dusun Pejem,” kata Fifin.

Kepala Desa Gunung Pelawan Thjiung Kim bersyukur adanya kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim dosen dari Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung ini.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ini kondisi ekosistem pesisir Dusun Pejem dapat diperbaiki dan kedepannya dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat,” kata Thjiung.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)


Artikel ini bersumber dari : bangka.tribunnews.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *