Tradisi Tolangga Meriahkan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Gorontalo

Diposting pada

Komunitas emak-emak atau biasa disebut the power of emak-emak turut memeriahkan perayaan Maulid Nabi atau Walima, di Kecamatan Tolagohula, Kabupaten Gorontalo. (Foto : Gean)

TNews, KOTA GORONTALO – Momentum perayaan  Maulid Nabi Muhammad SAW, diberbagai daerah di Indonesia biasanya selalu diperingati dan dirayakan oleh sebagian besar masyarakat menurut ciri khas dan tradisi dari tiap-tiap daerah. Pun demikian halnya juga di Gorontalo, tepatnya di Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. Sabtu (08/10/2022)

Komunitas emak-emak atau biasa disebut the power of emak-emak turut memeriahkan perayaan Maulid Nabi atau Walima, di Kecamatan Tolagohula, Kabupaten Gorontalo. Perayaan keagamaan yang sakral itu, dimeriahkan dengan pembuatan 71 Tolangga oleh Komunitas emak-emak yang diinisiasi langsung oleh Ibu Hj. Narmin Kadir, yang juga merupakan istri dari anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Bapak Usman Tahir Radjak. 71 Tolangga tersebut berisikan aneka ragam kue khas dari Gorontalo seperti Kue Kolombengi, Wapili dan lain sebagainya.

Sabagaimana dalam sela-sela kesempatannya saat dimintai keterangan ibu Hj. Narmin Kadir mengatakan bahwa, Momentum perayaan Maulid Nabi ini sebagai bentuk wujud mempertahankan budaya dan nilai-nilai tradisi masyarakat Gorontalo.

“Perayaan maulid Nabi atau Walima ini ialah sebagai wujud kongkrit daripada masyarakat menjaga kelestarian budaya dan nilai-nilai tradisi yang ada di Gorontalo” ucap Narmin.

Hal yang serupa juga turut dituturkan oleh Tokoh Masyarakat, Jeni Gobel bahwa, perayaan Maulid Nabi kali ini, sangat berkesan dan semangat kekeluargaan dalam bergotong royong masyarakat dapat kita rasakan dalam pembuatan kue dan juga Tolangga.

“Sangat berkesan sebab semangat kebersamaan dan kekeluargaan sangat jelas terlihat dari masyarakat yang bergotong royong dalam memeriahkan Maulid Nabi kali ini, dan budaya seperti ini harus dipertahankan sebab untuk menjaga kelestarian budaya dan nilai-nilai tradisi”, tutur jeni.

Lebih lanjut diakhir katanya, Jeni mengharapkan kesejahteraan panitia yang utama harus turut diperhatikan sebab merekalah kunci kelancaran dan suksesinya kegiatan ini dan kedepannya untuk persediaan Tolangga harus lebih banyak lagi.

Baca Juga :   Daftar SD Swasta Terbaik di Yogyakarta

“Harapannya yakni terutama itu kesejateraan teman-teman panitia yang paling utama harus menjadi perhatian, sebab merekalah yany memegang peranan paling penting demi sukesnya kegiatan ini, dan semoga kedepannya ketersediaan daripada Tolangga ini lebih banyak lagi, dan agar nantinya bisa lebih meriah dan mengundang antusias masyarakat,” tutupnya.

Reporter : Gean Bagit

Artikel ini bersumber dari : totabuan.news.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *