Wajib Coba! 5 Rekomendasi Makanan khas Samarinda dan Cara Membuatnya

Diposting pada

IntipSeleb Gaya Hidup – Berencana ingin mengunjungi Samarinda? Atau rindu ingin mencicipi makanan khas Samarinda yang bercita rasa khas dan nikmat? Rekomendasinya ada di bawah ini.

Alam Indonesia terkenal akan rempah dan kaya akan makanan daerahnya. Makanan khas Samarinda merupakan salah satu yang dicari-cari karena memiliki rasa khas Nusantara.

Siapa sangka di kota yang terbentang 717 km persegi ini, menyimpan keindahan dan makanan yang nikmat untuk dicicipi. Untuk kamu yang mau tahu apa saja makanan khas Samarinda dan cara membuatnya, terus simak sampai habis artikel di bawah ini ya!

1. Sambal Raja

cookpad

Foto : cookpad

Sambal Raja Adalah sambal yang konon hanya di sajikan oleh kerajaan Kutai Kartanegara. Pada zaman dahulu sambal raja ini hanya bisa dinikmati oleh kalangan raja- raja saja, namun sekarang siapapun bisa dengan mudah untuk mencicipi kelezatannya.

Nah, sambal raja ini terbuat dari beberapa jenis sayuran seperti terong, kacang panjang, bawang merah yang sudah diiris- iris dan juga akan disiram dengan bumbu yang sudah dihaluskan dan diberikan berupa irisan telur yang sudah direbus.

Bahan-bahan:

  • 1 buah terong, potong dadu
  • 10 lonjor kacang panjang, potong 2 cm
  • 10 siung bawang merah, belah 4

Bumbu Halus:

  • 10 buah cabe rawit
  • 10 buah cabe merah besar, buang biji
  • 1 bungkus terasi kecil
  • 2 buah jeruk limau
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok makan gula pasir

Cara Membuat:

  • Goreng kacang panjang, terong dan bawang merah sebentar dengan minyak panas. Tiriskan.
  • Ulek cabe rawit, cabe merah, terasi, garam dan gula pasir. Beri perasan jeruk limau. (Kulit jeruk jangan di buang, iris halus kulit jeruk)
  • Tumis sambal hingga harum, masukkan kacang panjang, terong dan bawang merah yang telah di goreng tadi. Aduk rata sebelum di angkat masukkan irisan kulit jeruk limau. Aduk rata, dan matikan api.
  • Sambal Raja Kutai siap disajikan
cookpad

Foto : cookpad

Sayur asem kutai menjadi sayur asam khas Samarinda yang berbeda dari sayur asam kebanyakan. Hal ini dikarenakan bahan utama dan bumbu yang digunakan juga berbeda dengan sayur asem lainnya.

Sayur asem khas Samarinda memiliki rasa yang sangat khas. Rasanya terbilang sangat segar dengan rasa ikan gabus yang dominan.

Bahan-bahan:

  • 2 potong kepala ikan sungai (bisa pakai nila)
  • 1 ikat kangkung
  • 1 buah ubi rambat
  • 3 mata asam jawa
  • 1 batang sereh geprek
  • 5 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 ruas jari lengkuas geprek
  • 1 ruas jari kunyit
  • 4 buah cabe setan
  • 2 buah cabe merah keriting
  • 3 buah tomat / belimbing wuluh
  • 1/4 sdt terasi
  • 500 ml air
  • secukupnya Garam, kaldu jamur dan gula
Baca Juga :   Nofita Rewah Optimis, Sulut Bisa Seperti Bali

Cara Membuat:

  • Siangi kangkung rendam air tuang 1 sendok makan garam biarkan beberapa saat, bilas tiriskan.
  • Kupas ubi cuci bersih potong-potong.
  • Potong bawang-bawangan dan kunyit.
  • Masukkan potongan bawang, kunyit, sereh, lengkuas, cabe utuh dan ubi, tuang air.
  • Rebus ubi hingga empuk, ambil cabe, ulek dengan terasi masukkan kembali kedalam sayur.
  • Masukkan kepala ikan, bubuhi garam, kaldu jamur bubuk dan gula, tes rasa.
  • Masukkan kangkung dan potongan tomat, tunggu beberapa saat.
  • Sayur asam Kutai sudah siap untuk disantap

3. Sate Payau

cookpad

Foto : cookpad

Salah saatu sate yang dimiliki oleh Indonesia adalah sate payau. Payau sendiri adalah bahasa daerah Samarinda yang artinya rusa.

Sate payau adalah makanan khas Samarinda yang dibuat dari bahan dasar daging rusa. Rasa dari sate payau terasa lebih empuk jika dibandingkan dengan daging ayam dan sapi sehingga menghasilkan sensasi unik saat disantap.

Berhubung rusa dilindungi, saat ini sate payau dibuat dengan bahan dasar daging bekicot yang punya tekstur tak jauh berbeda. Sate payau dibumbui dengan bumbu rempah khas Samarinda sebelum dibakar. Uniknya, setelah matang, sate ini tidak mudah basi bahkan hingga 2 hari.

Bahan-bahan:

  • 1 kg daging payau (rusa)
  • 10 siung bawang putih
  • 10 siung bawang merah
  • 1 sdm ketumbar bubuk
  • 1/4 potong buah nanas
  • sesuai selera Garam dan penyedap
  • Kecap manis

Cara Membuat:

  • Potong dan cuci bersih daging payau. Lalu lumuri dengan parutan buah nanas supaya daging tidak alot.
  • Setelah itu tusuk daging payau menggunakan tusuk sate.
  • Haluskan bumbu bawang merah, bawang putih, ketumbar.
  • Setelah halus tambahkan garam, penyedap rasa.
  • Balurkan semua bumbu halus ke daging payau tadi sampe merata.
  • Kemudian bakar sate jika sudah setengah matang baluri dengan kecap manis sampai merata. Lalu bakar lagi sampai matang.
  • Jika dirasa sudah kecoklatan dan matang siap untuk di sajikan.
  • Enak di makan pakai nasi hangat dan sambal kecap

4. Gence Ruan

cookpad

Foto : cookpad

Gence Ruan merupakan erupakan incaran para wisatawan yang berkunjung ke Samarinda. Bahan utama dari hidangan yang satu ini adalah ikan gabus.

Ikan gabus tersebut akan dibakar, namun sebelum dibakar ikan akan terlebih dahulu dilumuri dengan garam dan setelah dibakar ikan gabus akan disiram dengan bumbu khusus. Biasanya ada rasa pedas, asam dan manis yang cukup dominan.

Baca Juga :   Besok Kya-Kya Resmi Dibuka, Pemkot Surabaya Gandeng 58 UMKM

Sesuai dengan lidah orang Kalimantan Timur yang suka dengan aneka rasa tersebut, tentu makanan ini juga cocok bagi kamu pecinta masakan nusantara. Ikan gabus juga sangat banyak di daerah Kalimantan Timur sehingga banyak yang memanfaatkannya menjadi masakan yang sangat beragam.

Bahan-bahan:

  • 1 ekor ikan Ruan atau gabus
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok makan perasaan air jeruk nipis
  • 3 sendok makan kecap manis
  • 3 sendok makan minyak goreng

Bahan Gence atau bumbu siram:

  • 8 butir bawang merah, iris kasar
  • 1 buah tomat, potong dadu
  • 5 buah cabai rawit
  • 5 buah cabai keriting
  • 3 buah cabai merah besar
  • 1 sendok teh terasi bakar
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok makan gula
  • 1/4 sendok teh penyedap
  • 50 ml air

Cara Membuat:

  • Siapkan ikan Ruan atau Gabus yg telah di sisik dan di belah pinggung, cuci bersih, lalu taburi garam dan beri perasan air jeruk nipis, diamkan 15 menit
  • Panaskan panggangan lalu panggang ikan Ruan, setelah matang satu sisi balik ikan Ruan dan panggang sisi lainnya
  • Olesi sisi ikan Ruan dengan campuran kecap manis dan minyak goreng, panggang hingga matang, angkat dan sisihkan
  • Siapkan bahan Gence, ulek terlebih dahulu cabai, gula, garam,terasi, Penyedap setelah itu tambahkan irisan bawang merah dan tomat, ulek kasar
  • Panaskan wajan tumis gence hingga harum dan matang, tambahkan air lanjutkan memasak hingga air menyusut
  • Tata dalam wadah saji lalu siram dengan gence, siap dihidangkan

5. Ayam Cicane

cookpad

Foto : cookpad

Ayam cincane menjadi makanan khas Samarinda yang dimasak dengan bumbu khas sehingga rasanya jadi berbeda. Ayam cincane dibuat dari ayam kampung yang dibumbui dengan kemiri, jahe, lengkuas, serta rempah lainnya.

Sekilas bentuknya tidak jauh berbeda dengan kuliner ayam nusantara lainnya. Hanya saja saat lidah mencecap maka akan terasa kemiri, jahe dan lengkuas yang bikin nikmat.

Bahan-bahan:

  • 500 gr ayam
  • 1 sdt jeruk nipis
  • 200 ml santan kara
  • 200 ml air
  • 2 batang serei geprek
  • 1 ruas jahe geprek
  • 1 ruas lengkuas geprek (sy skip)
  • 1 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk (tambahan sy)
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula merah
  • 5 sdm minyak goreng

Bumbu Halus:

  • 6 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 10 buah cabe merah
  • 1 bungkus terasi

Cara Membuat:

  • Siapkan bahan. Bersihkan ayam dan beri perasan jeruk nipis dan garam. Haluskan bumbu.
  • Tumis bumbu halus sampai harum. Masukan bumbu lainnya, ayam dan santan.
  • Masak sampai airnya menyusut koreksi rasa
  • Panaskan panggangan teflon masukan ayam beserta bumbu halus setengahnya saja. Bakar sampai bumbu meresap. Olesi lagi sisa bumbunya. Kemudian panggang lagi ayamnya. Masak sampai matang
  • Siap disajikan

Artikel ini bersumber dari : www.intipseleb.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *