Wisata Papua: Mencicipi Ulat Sagu yang Jadi Kuliner Khas Papua, Berani?

Diposting pada

TRIBUN-PAPUA.COM – Wisata ke Papua agaknya tak lengkap jika tak mencicipi kuliner khasnya.

Satu di antara kuliner khas Papua adalah ulat sagu.

Ulat sagu banyak ditemukan di batang pohon sagu yang telah membusuk.

Dikutip dari Kompas.com, ulat sgu merupakan satu di antara sajian yang sudah ada sejak masa pra sejarah.

Baca juga: Wisata Papua: Ini 5 Kuliner Olahan Sagu Khas Papua

Ulat Sagu yang merupakan, salah satu santapan lokal khas masyarakat di Sentani Kabupaten Jayapura Papua Jumat (23/7/2021).
Ulat Sagu yang merupakan, salah satu santapan lokal khas masyarakat di Sentani Kabupaten Jayapura Papua Jumat (23/7/2021). (Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara)

Cita Rasa Ulat Sagu

Ulat Sagu berwarna putih dengan kepala berwarna gelap.

Ulat ini bertubuh gemuk dengan ukuran panjang tiga hingga empat centimeter.

Ulat sagu bertekstur agak kenyal.

Baca juga: Wisata Papua: Mencicipi Kuliner Keladi Tumbuk Khas Bumi Cenderawasih

Jika digigit akan keluar cairan dari perut hewan yang satu ini.

Ulat sagu memiliki rasa hambar dengan sedikit manis dan gurih.

Ulat sagu biasanya dikonsumsi dalam keadaan masih hidup atau dibakar terlebih dahulu.

Kandungan dalam Ulat Sagu

Dikutip dari Tribun-Papua.com, ulat sagu memang memiliki kandungan protein tetap sebagian besar adalah lemak.

Setiap 100 gram ulat sagu mengandung 181 kalori dengan 6,1 gram protein dan 13, 1 gram lemak. (*)


Artikel ini bersumber dari : papua.tribunnews.com.

Baca Juga :   Review Aston Bogor Hotel & Resort, Pas Buat Staycation Ramah Keluarga
  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *