Yuk! Ke Pantai Sri Mersing, Destinasi Wisata Nyaman Bersama Keluarga

Diposting pada

Internationalmedia.id.-Pantai berpasir putih menjadi daya tarik tersendiri dari objek wisata ini. Belum lagi ditambah area teduh tepi pantai yang ditumbuhi pohon pinus yang akan membuat wisatawan betah berlama-lama menikmati pantai ini.

Sedangkan untuk fasilitas dan aktivitas juga sudah lumayan lengkap. Seperti tersedia pondokan tepi pantai dan beberapa aktivitas permainan. Saat berkunjung ke Serdang Bedagai, rasanya masih kurang puas jika tak berkunjung ke berbagai destinasi wisata yang ada di Tanah Bertuah Negeri Beradat. 

Serdang Bedagai memiliki banyak objek wisata berupa pantai yang menarik dan sayang untuk dilewatkan. Salah satunya adalah Pantai Sri Mersing.

Pantai Sri Mersing adalah salah satu desnitasi wisata berupa pantai yang berada di Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. 

Pengunjung dari Kota Medan dapat melalui Rumah Makan Simpang Tiga untuk menuju lokasi. Tapi rute ini rawan akan kemacetan karena berbarengan dengan objek wisata bahari lainnya. 

Sehingga dianjurkan untuk menggunakan rute Jalan Lintas Sumatera Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan dan belok ke kiri saat menemukan Simpang Sei Buluh. Untuk akses jalannya cukup bagus. Jarak yang ditempuh sekitar 48 km atau sekitar 1 jam 30 menit perjalanan.

Dengan tiket masuk Rp10.000, Pantai Sri Mersing juga menyediakan fasilitas yang cukup lengkap. Seperti terdapat kamar mandi, tempat beribadah dan beberapa kafe serta tempat makan santapan laut. Pondok-pondok untuk bersantai, kapal-kapal kecil milik nelayan yang dapat disewakan dan wahana air. Pantai Sri Mersing merupakan pantai yang berada di Kecamatan Pantai Cermin. Pantai-pantai di sekitar pesisir Sumatera memang terkenal dengan air pantainya yang tak sejernih dan sebiru pantai pada umumnya. 

Baca Juga :   Destinasi Wisata di Lamongan: Wisata Bahari Lamongan dan Pantai Klayar

Namun Sri Mersing hadir sebagai pantai yang banyak diminati karena keasrian lingkungan dan kebersihannya dibandingkan dengan pantai lainnya.

Hal ini cukup menarik banyak minat wisatawan untuk berkunjung. Pengelola pantai benar-benar memanfaatkan beragam potensi yang dimiliki oleh pantai ini agar dapat menjadi tempat wisata yang mumpuni. 

Menghadirkan beragam permainan air seperti banana boat dan ban pelampung, kolam pemancingan ikan hingga penyewaan kapal-kapal nelayan untuk berkeliling membuat Pantai Sri Mersing menjadi tempat wisata yang tepat bagi keluarga.

Wisatawan yang berkunjung ke pantai ini tidak banyak yang berenang. Sebagian besar dari wisatawan yang datang hanya ingin bersantai atau mencicipi olahan ikan segar hasil tangkapan nelayan. 

Kala sore hari tiba, pengunjung dapat membeli ikan langsung dari para nelayan yang baru kembali. Jenis ikan yang dijual pun beragam dengan harga berkisar dari Rp 20.000 sampai Rp 50.000 perkilonya. Biasanya kegiatan ini  ramai pada akhir pekan, ungkap Ira Pengunjung Pantai.

Pantai ini sangat cocok untuk liburan bersama keluarga. Anak-anak dapat dengan leluasa bermain pasir di bibir pantai. Anggota keluarga yang lain dapat bersantai di pondok-pondok yang tersusun secara linear menghadap pantai. 

Selain itu dapat juga menghabiskan waktu dengan mencoba permainan air atau sekedar memancing di kolam yang tersedia, katanya lagi.

Pantai Sri Mersing juga menawarkan kepada para pengunjungnya beberapa spot foto. Pantai yang tergolong salah satu pantai yang luas memberikan ruang lebih banyak untuk pengunjung bermain di bibir pantai. Sehingga pantai ini memiliki daya tarik untuk pengujung berkunjung ke pantai ini.

Dan inilah mengapa pantai ini kerap menjadi tujuan liburan keluarga. Pasirnya yang putih ditambah dengan barisan pohon cemara di sekitarnya cukup memberikan kesan asri pada pantai ini. 

Baca Juga :   Suku Bangsa adalah Pembeda Suatu Golongan Sosial, Berikut Penjelasannya

Sepanjang pantai terdapat tiang-tiang penanda ketinggian air. Jika tiang tersebut masih terlihat maka pengunjung yang ingin bermain air atau berenang dapat bergerak cukup jauh dari bibir pantai. 

Namun ketika tiang tersebut tak terlihat, maka air sedang pasang dan pengunjung tidak diperkenankan untuk berenang atau bermain air terlalu jauh dari bibir pantai. (KAMI Sergai/Ida)


Artikel ini bersumber dari : www.internationalmedia.id.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari Travelling.Web.id di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *